Kenangan Emak Tik

Seorang ibu tak mungkin meninggalkan anaknya, tapi seorang anak pasti akan meninggalkan ibunya bahkan ada yang tak menghiraukan nasib ibunya.

Ketika melihat sosok Emak Ijah di telivisi aku lantas teringat dengan sosok Emak Tik. entah kenapa, ingatan ini muncul kembali padahal sudah hampir 6 bulan ini ia pamit untuk hidup di desa. mungkin, yang tak dapat terlupakan olehku adalah kecerewetannya ketika memararahiku serta nasibnya Emak Tik. Berbeda dengan cerita emak ijah di telivisi yang begitu indah karena cita-cita beliau untuk naik haji dan bagaimana perjuangan anaknya Si Abbas yang begitu mulia berkerja keras untuk mewujudkan impian ibunya emak ijah, itu hanya sekilas cerita emak ijah di telivisi yang begitu indah akan cita-citanya dan begitu mulia pengorbanan anaknya akan tetapi, berbeda dengan cerita emak tik di dunia nyata, kenangan itu muncul kembali ketika awal emak tik datang ke rumahku, Nampak terlihat jelas dari kejauhan sosoknya, wanita tua dengan badan yang tak mampu berjalan dengan tegak karena faktor dimakan usia, jalannyapun sudah tertatih-tatih begitu perlahan menghampiri rumahku yang berada di pojok paling pojok gang, awalnya aku tak habis pikir kenapa emak tik datang ke rumahku padahal ia bukan keluarga atau saudara kandung dari ibu atau ayahku, namun kami dengan senang hati menyambut kedatangannya, karena Nabi Muhammad SAW pernah berkata “muliakanlah tamumu dan anggap tamumu itu adalah sumber dari rezekimu.”

Kami sambut emak tik dengan perasaan yang senang gembira, beliau datang tanpa mengucapkan salam dan lantas langsung duduk dilantai teras rumah kami, sekejap aku langsung ambilkan air putih untuk beliau, karena aku lihat emak tik nampak kelelahan wajahnya sudah dipenuhi dengan cucuran air keringat, bajunya basah seperti habis terguyur oleh air hujan dan nampak jelas ketika ia duduk dilantai kaki-kaki tuanya itu diluruskan dan lantas dipijat dengan kedua tangannya yang terlihat sudah lesu dan sudah nampak dipenuhi dengan gerutan urat pohon dan telihat sangat lemah tak ada tenaganya lagi. lantas kuberikan air putih tersebut, “mak, ini airnya diminum dulu,” kataku. dengan cepat tanpa ada kata sedikitpun untuk menjawab perkataanku ia lantas meminumnya, gleeeeg… gleeg suara orang yang sedang kehausan itu terasa dari bunyinya. Kami sempat terdiam sebentar membisu keheranan melihat emak tik, tak lama setelah ia menghabiskan minumannya tersebut emak tik langsung meneteskan air mata. tak tega rasanya aku melihat seorang wanita tua menangis, ayah dan ibuku hanya bisa mengucapkan “uda emak, ada apa? istighfar dulu,” tangisannya yang jatuh tadipun mulai berhenti dan dilanjutkan dengan kata-kata mulia kalimat “Astaghfirullahal’adzim” dan beliau mulai menjawab pertanyaan ayah dan ibuku,
“sebelumnya, terima kasih ya duk, sudah mengambilkan emak tik minum” senyumnya padaku
“Gini loh Nan, kalau boleh, emak mau tinggal disini?” jawab emak tik ke Ayahku
Ayahku sempat bingung dan berfikir panjang untuk menjawabnya, disela-sela ayahku berfikir ibuku mengajukan suatu pertanyaan
“loh emak, emak kan masih ada ratih, swarsih, suheri dan darsono itu kan anak emak, kenapa kok mau ikut kami mak?.” Tanya ibuku
Memang itu yang sempat difikirkan oleh ayahku karena masalahnya emak tik ini masih punya 4 orang anak, dan anak-anaknya tergolong kedalaman golongan yang berkasta “buke”, kasta buke adalah kasta tertinggi di jepang untuk golongan anggota militer, PNS, serta pemimpin di sebuah perusahaan.
“Yo ras, piye arek-arek wes ora gelem ngurusi mak’e kabeh?.” jawab emak tik
{ yo ras, gimana anak-anaku sudah ngak mau ngurusin aku?” }
Karena kasihan dan ayahku ingat bahwa dulu emak tik sangat baik sama keluarga kami akhirnya ayahku menyuruh beliau untuk tinggal disini
“Ya sudah lah mak tinggal aja disini, kami ngak keberatan kok tapi makan seadanya yo mak?.” Jawab ayahku
“Alhamdulillah terima kasih ya nan, ucapan awal yang diucapkan emak tik kepada ayahku,

Siangpun berganti malam, tidak seperti malam-malam sebelumnya malam ini rumahku terasa ramai, biasanya aku hanya tinggal berempat: aku, ayahku, ibuku dan nenekku, sekarang bertambah satu orang lagi yang masuk ke dalam keluarga kami yaitu emak tik, malam ini dipenuhi dengan cerita emak tik, acara telivisi yang biasanya kami tonton bersama, kami matikan dan ganti kami mendengar cerita emak tik. Dalam hatiku aku berkata, “acara telivisi itu ngak seru hanya fiktif belaka, tapi yang ini baru seru kisah nyata.” Kami dengarkan cerita emak tik dengan seksama “gini nan, awalnya aku kan ikut ratih, kamu tau sendiri kan ratih itu seorang guru di SMPN di Surabaya terus suaminya sugik itu kan juga kepala sekolah di SMP juga, tapi kelakuannya nan sama sekali ngak melambangkan kalau dia itu seorang guru, maknya dibiarkan terlantar aku ngak pernah di suruh untuk makan” terang emak tik pada kami
“Lah makan kok tunggu disuruh sih emak?.” “Yo ikut neng swarseh ae kenapa?” Tanyaku
“Iya minke, emak sudah ikut neng swarseh sebelumnya tapi sama emak juga ngak pernah diperhatikan padahal dia yang buat emak kayak gini, rumah emak dijual padahal rumah itu dibuat sama cak darsono sampai emak ngak berani ikut cak darsono, cak darsono marah ama emak”.

Cerita itu terus berlanjut, tak terasa satu tahun berlalu emak tik Nampak nyaman hidup di keluarga kami walaupun makan seadanya, hidup seadanya. Namun berbeda pagi ini selepas sholat idul fitri wajah emak tik dipenuhi dengan kegelisahan serta kegundahan, wajahnya murung matanya mulai sembab dan air matanya tak terbendung, tangisan itu mulai pecah. aku tau kenapa beliau menangis, beliau menangis karena mengharapkan kedatangan ke empat anaknya.. Sayang. 2 hari, 3 hari bahkan 1 minggu berlalu semenjak hari idul fitri tersebut, anaknya tak kunjung ada yang datang untuk sungkem, sekedar minta maaf kepada emaknya, setiap pagi selama 7 hari itu emak tik selalu menunggu anaknya untuk datang, pintu rumahku dibuka ia menunggu di depan pintu duduk di kursi coklat kesayangannya, uang hasil zakat mall masjid, pemberian ayahku disimpan baik-baik katanya, untuk cucuku nanti. Aku tak tega melihatnya, lantas aku bergegas mengambil handphone aku cek di phonebook kucari nama cak suheri, cak suheri adalah anak keempat dari emak tik beliau hanya berkerja sebagai satpam di salah satu bank di daerah Surabaya timur, akhirnya kunekatkan diriku ku telepon beliau tut… tut… tut nada pangilan terus berbunyi tanpa ada yang menjawab, aku terus berusaha tut… tut… tut… masih tetap tanpa jawaban. aku mulai putus asa, dan aku berkata ini yang terakhir ya allah semoga engkau ridhoi segala usahaku tut… tuttt akhirnya ada jawaban
“Assalamualaikum wr.wb halo cak suheri?.” sapaku dengan nada tergesa-gesa
“Walaikum salam wr.wb ya betul, sapa ya?.” Jawab cak suheri
“Ini aku cak minke, cak sampean ngak ke rumah ta?. Ngak lihat emak ta!.” Tanyaku
“Oh iya minke, besok minggu cak suheri kesana, salam buat emak ya,”
“Ya cak, jangan lupa janji loh cak assalamualaikum” salam terakhirku
“Ya pasti minke, cak suheri pasti kesana, Walaikumsalam”
Begitu singkatnya pembicaraanku dengan cak suheri, aku tau beliau sedang sibuk tapi aku harap beliau dapat menepati janji untuk datang dihari minggu, aku tak sanggup melihat mak tik menangis, bergegas ku beritahu berita gembira ini kepada emak tik.
“Mak.. emak aku punya kabar gembira buat emak..” seruku
“Kabar apa minke.” Sahut emak tik
“Besok hari minggu cak suheri akan datang dengan anak-anaknya” jawabku
Tetesan air mata itupun kembali pecah namun hari ini tetasan air mata itu adalah tetesan air mata bahagia dari emak tik, akupun ikut senang nenek, ayah dan ibukku berharap semoga cak suheri memang menepati janjinya untuk datang, malam ini emak tik tidur begitu cepat, nampaknya ia ingin hari minggu itu terasa cepat ia tak sabar ingin bertemu dengan anak serta cucu-cucunya.

Akhirnya hari minggu yang ditunggu-tunggu datang juga, namun pagi itu alam tak bersahabat dengan kami mendung terlihat jelas membentang di atas cakrawala dunia, hujanpun mulai berjatuhan melepas keramaian sang mentari. Mentaripun Nampak luyu, lesu dan bertanya pada takdir sungguh tega kau tutupi aku dengan awan hitammu, hujan kali ini terlihat lebat dan lama, hujanpun berhenti kala senja akan tiba, kami sekeluarga mulai putus asa tak mungkin sang fajar akan datang dikala rembulan sudah Nampak di pelupuk mata, namun kami terus berharap, namun rasa putus asa itu tak mampu ditutupi, kami mulai menutup pintu rumah kami karena suara indah sang pencipta mulai terdengar, wajah emak tik yang semula riang dan berani menatap mentari pagi, kini kembali lesu dan tak berani menampakkan batang hidungnya pada sang rembulan, namun ketika kami mulai kecewa, terdengar suara lirih salam di depan teras rumah kami..
“assalamualaikum” ucapan salam dengan nada lirih
“Walaikumsalam wr.wb.” jawabku
Kubuka pintu depan rumahku dan kulihat sosok pria bertopi berbadan tegak namun kurus sama sepertiku melihatku, aku tak mengenali siapa dia!! Aku panggil semua orang seisi rumah dan kala emak tik berada pas di depanku pria ini membuka topinya dan ternyata sang fajar datang memberanikan dirinya untuk menantang rembulan, sontak emak tik menangis dan memeluk cak suheri rasa kangen dan kaget serta rasa senangnya jadi satu tangisan kegembiraan itu kembali pecah namun kali ini lebih keras, Alhamdulillah ucap ayah, ibu dan nenekku.. Pembicaraan 2 jam berlangsung cepat dan cak suheri lantas bergegas untuk pulang karena sudah malam

Malam ini Nampak emak tik bisa tidur dengan pulas dan tenang tak ada yang menganjal di hatinya, pagipun tak menatap sinis dirinya, sekarang tiap 2 minggu sekali cak suheri pasti datang dan menjenguk emak tik..

Hampir 2 tahun emak tik hidup bersama kami, kami kira beliau sudah tak sungkan lagi hidup dengan kami walaupun kami bukan keluarganya, namun tidak pagi itu aku masih ingat tanggal 23 februari itu adalah tangisan terakhir emak tik di rumahku, pagi itu ia menangis tersedu-sedu tak ada sebab musababnya, Aku tanya ia tak menjawab, aku binggung aku marahi semua orang yang ada di rumah mungkin ia tersinggung dengan perkataan ayah, ibu atau nenekku, namun tak ada yang membuat ia tersinggung, lantas mak tik mulai bersuara
“aku sebetulnya ngak enak berada disini terlalu lama, kalian bukan keluargaku bukan anakku juga bukan cucuku” aku mau pulang aja ke kampung minke”.
“Sudah lah mak ngak apa-apa? aku sudah menganggap emak adalah nenekku sendiri” kataku
“Ngak minke, sekarang kamu telepon cak suheri, suruh kesini atau cak darsono suruh kesini? Emak mau pulang ke desa saja minke?” jawab emak tik
Aku sudah pasrah dan tak mampu lagi mencegah emak tik, karena emak tik adalah orang yang keras kepala dan cerewet, wajar mungkin karena sudah tua dan faktor usialah yang membuat sifat itu terbentuk.

Bergegas kuambil handphoneku kucoba hubungi cak suheri tapi tak ada jawaban, seperti biasa begitu susah menghubungi cak suheri. maklum, sebagai seorang satpam tak akan ada waktu untuk menerima telepon. akhirnya kuputuskan untuk menelepon cak darsono, sebenarnya aku takut untuk menlopon cak darsono, mungkin karena cak darsono adalah bos di salah satu perusahaan kontraktor terkenal di jakarta sehingga membuat aku sungkan untuk bicara dan menelpon beliau, tapi karena melihat wajah mak tik yang memang terlihat sudah kukuh untuk meninggalkan keluarga ini aku beranikan diriku kuhubungi cak darsono, berbeda dengan cak suheri ketika aku menelpon cak darsono begitu cepat cak darsono mengangkat teleponku langsung saja tanpa basa basi ku mulai percakapan dengan cak darsono, aku ceritakan semua tentang mak tik mulai awal mak tik datang ke rumah sampai mak tik minta tinggal di desa, lantas cak darsono menjelaskan padaku; “aku bukannya ngak mau ngurusi emak minkey tapi, cak darsono masih ngak terima ketika emak seenaknya saja menjual rumah yang cacak buat khusus buat emak itu, tapi cacak sudah paham kok dan sudah mencoba ikhlas, ya entar cak darsono kesana..

Dua hari berselang cak darsono datang dari jakarta ke rumah dan mak tik sudah bersiap-siap untuk berangkat ke desa katanya. “mau ikut keponakannya di desa”, “eeehm, aku hanya bisa mendoakan mak, semoga keponakkan mak tik orangnya baik dan mau mengerti emak ya mak”, akhirnya mak tik pamit kepada ayah, ibu,dan nenekku minta maaf dan berterima kasih karena sudah diterima di keluarga ini, dan terakhir mak tik berpamitan padaku secara khusus mak hanya bisa mendoakan kamu minke semoga kamu jadi anak yang berbakti pada orang tuamu ya jangan sia-siakan ibumu dan ayahmu dan jadi anak yang berguna untuk keluarga, bangsa dan negaramu
Salam terakhir, doa terakhir dan lambaian tangan terakhir dari emak tik, air mataku tak terbendung, air mataku jatuh dan saat ini aku hanya bisa mengenangnya, dan sampai hari inipun tak ada kabar dari mak tik..

“Seburuk apapun ibumu jangan pernah kau telantarkan beliau”

Surabaya – Bojonegoro
Juli, 2013

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )


Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.167.44.32
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia