Untuk Sahabat

Jam menunjukkan pukul 2 siang. Ponselku bordering, ada pesan masuk dari Vivi.
“Chita, udah lama nunggu ya? Lima menit lagi aku nyampe, macet nih,”
“Tenang aja Vi, aku lagi nggak buru-buru kok, aku tunggu di meja biasa ya,”

Aku memandang ke luar café. Ada banyak orang yang hilir mudik memasuki pusat perbelanjaan terbesar di kotaku. Mulai dari anak-anak, remaja, anak kuliahan sampai nenek-nenek dengan pengasuhnya lalu lalang di depan café dimana aku menghabiskan satu jam terakhirku. Ya, satu jam untuk menunggu Vivi.

Semalam gadis itu meneleponku, menangis. Dia tak banyak bercerita, hanya menginginkan aku menemuinya di café favorit kita. Aku setuju. Dan hari ini aku meninggalkan kelas dan kampusku. Untung saja aku tak ada jadwal mengajar. Urusan dengan mahasiswaku juga sudah aku cancel. Sore ini benar-benar aku luangkan untuk wanita berparas ayu ini.

Vivi tergopoh menghampiriku. Wajahnya yang cantik di usianya yang memasuki seperempat abad sangat kukenal. Wajah ayu khas puteri keraton dipadukan dengan kulit putih khas peranakan Eropa. Perfect!
“Maaf banget Chita, aku telatnya kebangetan. Ada deadline desain yang harus segera aku selesaikan. Mana macet pula,”
Aku tersenyum. Menyuruhnya memesan sesuatu sebelum obrolan kami berlanjut ke tahap yang lebih serius. Ya, ini hanya perkiraanku terkait dengan kejadian semalam. Tangisan Vivi.
“Jadi, apa kabar Bayu?” ia bertanya kepadaku.
“Baik sekali. Pagi tadi Ia baru terbang ke Zurrich, ada konferensi internasional disana. Yah, mungkin untuk 2 minggu ke depan aku bakal kangen wajah innocent-nya,”
“Hmm… Bayu memang selalu sibuk. Anak-anak gimana?”
“Kakak aku titipkan ke ibu mertua, mumpung liburan. Apalagi ibu berharap banget bisa membawanya liburan ke Mentawai,”
“Si kecil?”
“Kau lupa ya, seminggu terakhir ibuku sedang liburan di Jakarta. Jadi, sekarang aku bisa tenang menemuimu,”
Vivi tertawa renyah. Entah kenapa, sejak pertama aku mengenalnya di bangku kuliah, aku suka sekali tawanya yang khas. Enak didengar dan bisa menimbulkan tawa juga.
“Gimana kabar Ario?” tanyaku basa basi. Ario pacar Vivi, seorang anak band. Dan entah kenapa, ia selalu bangga dengan profesi pacarnya yang masih serabutan ini.
Kulihat Vivi menggeleng. Wajahnya yang sumringah berubah mendung. Nah kan? Aku menemukan titik temunya. Pasti ini ada kaitannya dengan tangis Vivi di telepon kemarin.
Aku mengusap bahunya demi menunjukkan empatiku. Tangisannya bertambah kencang. Kali ini aku relakan ia memelukku erat. Dan mulailah cerita tentangnya mengalir.

“Jadi Vivi putus sama Ario?” tanya Bayu. Malam ini dia mengajakku dinner. Jangan bayangkan sebuah restaurant atau café mewah. Dinner kami malam ini adalah nasi goreng kaki lima di pinggiran Palmerah. Ini lebih romantis bagiku, dimana Bayu terlihat lebih santai dan enak untuk diajak ngobrol.
“Ya, cuma gara-gara Vivi minta nikah,” jawabku.
Dua nasi goreng seafood tersedia di depan kami. Suamiku ini suka sekali dengan cumi-cumi. Secepat kilat ia memasukan sendok pertamanya dengan penuh antusias.
“Hati-hati, masih panas,”
Ia hanya mengeluarkan senyumnya seperti biasa.
“Jadi Vivi pengin nikah?” tanyanya.
Aku mengangguk.
“Harus sama Ario?”
“Penginnya sih gitu. Tapi sepertinya ia sadar, Ario masih kayak anak kecil, orientasi dia pacaran bukan ke jenjang pernikahan. Ya apalagi alasan anak muda pacaran saat ini? nafsu, trend dan kebanggan,”
Bayu mengangguk-angguk menyetujui pendapatku.
“Aku ingin membantu Vivi,”
“Dengan?”
“Mencarikannya suami yang baik,”
Bayu menatapku. Heran mungkin dengan pernyataanku tadi.
“Tak semudah itu menemukan jodoh, sayang,”
“Aku tahu, tahu banget malah. Semasa kuliah dulu, kalau ikut kajian tentang menikah yang dibahas pasti ini. Jodoh itu representative diri kita. seberapa baik kualitas kamu, maka jodohmu akan mengikuti, maka perbaiki diri dulu, gitu kan?”
Bayu, lagi-lagi tersenyum kepadaku.
“Wiih, hapal banget sih, pasti dulu ikut kajian di masjid kampusnya nggak pernah absen ya?”
“Yee.. kayak kamu nggak aja,”
Bayu tertawa mendengar pembelaanku.
“Aku punya rekomendasi untuk Vivi,” tiba-tiba suamiku ini berubah serius.
“Jadi, ada karyawan baru di kantorku. Usianya ya, sebaya dengan kamu dan Vivi, 25 tahun. Baru menyelesaikan studi S2 di Belanda. Yah, aku pikir karena Vivi juga keturunan Belanda, mereka nantinya bakal nyambung. Hanya saja…,” Bayu tak meneruskan kalimatnya.
“Kenapa?”
“Ya, kau tahulah, ia cucu imam masjid di Jogja. Agamanya baik. Ahlaknya nggak usah diragukan lagi. Orientasinya mengenal lawan jenis juga bukan untuk pacaran, tapi dijadikan istri. Aku yakin, jika benar-benar mereka jadian, Vivi mungkin akan shock saat bertanya berapa mantan dia? Ya, karena yang aku tahu selama 25 tahun ini dia belum pernah pacaran,”
“Dan aku yakin Vivi bakalan malu bila suruh menjawab. Mantannya lebih dari lima jari,”
Kamu berdua tertawa. Tapi, dalam hatiku aku ingin sekali Vivi menemukan jodoh terbaiknya. Tentu saja, dia harus memperbaiki kualitas dirinya terlebih dahulu.

“Kau tak pernah merasa kepanasan ya Ta?” tanya Vivi di suatu siang saat Jakarta menunjukkan keganasannya.
“Maksudmu?”
“Ya dengan pakaian kamu yang tertutup itu, dengan hijabmu,”
Aku tinggalkan sejenak ponselku. Kupandangi sahabatku itu.
“Kamu memang belum mengerti Vi, karena kamu belum mencobanya sendiri. Mungkin, bagi kamu, atau orang-orang lain yang masih nyaman dengan mode seperti itu akan aneh melihatku dan wanita-wanita lain yang berhijab. Apa ya nggak kepanasan? Apa ya rambutku nggak ketombean karena tertutup? Apa ya nggak ribet dengan baju yang longgar? Jawabannya: tidak! Dengar Vi, jika kamu sudah mendapat hidayah-Nya kamu nggak akan merasakan itu semua. Berjilbab itu bikin panas? Aduh itu benar-benar salah. Justru karena berhijab raga dan pikiran jadi adem karena kepala tertutup, jadi sinar matahari nggak langsung kena kulit kepala. Yang katanya ketombean juga salah. Nggak usah takut rambutmu yang cantik bakalan rusak. Terus pakaian longgar ini, kamu ingat nggak Vi? Saat kamu digoda mas-mas tukang parkir gara-gara kamu pakai hot pants dan singlet doang ke mall? Kamu marah-marah kan karena ngerasa nggak dihargain, dilecehkan. Nah, dengan pakaian seperti ini, nggak mungkin laki-laki menggoda kita. meskipun kadang masih ada, tapi godaan mereka nggak akan seekstrim saat menggoda wanita-wanita yang terbuka auratnya. Kata Bayu sih, laki-laki lebih hormat dengan wanita yang berhijab. Jadi aku sama sekali nggak menyesal untuk berhijab,”
Vivi terdiam. Matanya yang bulat cantik menatapku. Aku yakin ada gejolak batin yang sedang ia alami. Ya, akhir-akhir ini ia memang menunjukkan keingin tahuan dengan islam, dengan muslimah dan hijabnya. Semenjak itu pakaian yang ia kenakan mulai diatur. Tak lagi seenak jidatnya. Rok mini, hot pants, atau jeans ketat senada warna kulit favoritnya perlahan ia tinggalkan. Kali ini aku lebih sering melihat Vivi dengan rok di bawah lututnya.
“Tapi ta, Pekerjaanku menuntut semua ini,”
“Dunia malam, whine, vodka dan free s*x maksudmu?”
Vivi mengangguk.
“Itu tergantung diri kamu Vi,”
“Tapi ini semua bagian dari pergaulan Ta, labeling! Mereka pasti bakal ninggalin aku karena menganggap aku kuno, kudet dan cupu,” Vivi kembali dengan wajah kusutnya.
“Mulailah dengan hal yang kecil Vi. Perlahan kamu tinggalkan rokok dan minuman keras. Mungkin jika tak ingin teman-temanmu shock dengan perubahanmu, lakukan perubahan sedikit demi sedikit, agar mereka juga bisa menerima perubahanmu dengan baik. Doktermu juga sudah bilang kalau kamu sebaiknya mengurangi rokok dan alkoho; bukan?”
Kulihat Vivi mengangguk.
“Jika itu semua belum membantu, kamu bisa cari pekerjaan lain yang lebih berkah. Ingat, Allah maha kaya,”
Vivi memandangku, lama.
“Doakan hidayah segera menjemputku ya Ta, aku yakin sekali ini semua takkan mudah,”
Kami berpelukan. Aku tak percaya jika sore itu terakhir kalinya aku menemui Vivi secara langsung. Selepas sore itu Vivi hijrah dari Jakarta ke Jogja, tempat kakeknya tinggal. Karena intensitas kesibukan kami yang sama-sama tak bisa ditoleransi, perlahan aku mulai melupakan keinginannya untuk berhijab.

“Ummi kok cantik banget, emang mau kemana?” tanya Bias menggelayut manja di pinggangku.
“Mama mau ke lamaran teman abi, kakak sama eyang ya di rumah,”
Bias mengangguk. Si kecil itu berlari menghampiri ibuku yang tengah menggendong Nabilah, anak keduaku.
“Sudah siap?” tanya Bayu. Ia terlihat gagah dengan baju batik yang baru aku beli seminggu yang lalu.
“Jadi akhirnya Rafi menikah juga,”
“Iya, julukan lajang berkualitas tinggi sekarang sepertinya beralih ke Rama, staff magang yang masih kuliah semester akhir itu,”
“Abi tahu calon istrinya?”
Bayu menggeleng.
“Yang jelas ia pasti seorang muslimah,” tambahnya, yakin sekali.
“Aku jadi ingat Vivi, apa kabar ya dia sekarang? Apakah dia sudah berhijab?”
Bayu memandangku. Ia menggenggam tanganku erat.
“Vivi pasti baik-baik saja,”
Suasana rumah orang nomor dua di kantor suamiku itu sangat ramai. Orang-orang dengan bahasa jawa medok khas Jogja bercampur baur dengan gaya khas ibukota. Agak susah menemui Rafi di situasi seramai ini. hingga akhirnya Bayu bisa menemukan sosok kharismatik itu. Ya, baru kali ini aku bertemu Rafi secara langsung. Sebelumnya hanya mendengar dari cerita Bayu. Ternyata ia lebih ganteng dariapada yang Bayu bilang.
“Kapan berangkat ke rumah calon mempelai?” tanyaku.
“Ya ini mau berangkat, tinggal menunggu kalian berdua,”

Iring-iringan mobil melaju membelah malam Jakarta. Setelah satu jam perjalanan akhrinya kita sampai di perumahan elit yang sangat kukenal.
“Wah memoriku tentang Vivi tambah kuat nih, jangan-jangan yang jadi calonnya Rafi tetangga Vivi,” celotehku. Bayu hanya tertawa. Hingga akhirnya aku menyadari iring-iringan mobil ini berhenti di sebuah rumah yang amat sangat aku kenal.
“Kita nggak salah rumah kan?” tanyaku pada Bayu. Suamiku nan ganteng itu menggeleng.
“Ini rumah calon Rafi, memangnya kenapa? Rumah Vivi dimana?”
Aku seperti mengalami déjà vu. Dulu aku sering membayangkan berada di posisi ini, datang ke prosesi lamaran Vivi. Dan sekarang aku berada di depan rumahnya. Tapi benarkah yang dilamar Rafi adalah Vivi? Atau malah kakaknya? Tapi tak mungkin, kak Sonia kan sudah menikah dengan pria bule dua bulan yang lalu.

Aku dan Bayu masuk ke dalam rumah untuk menyaksikan prosesi lamaran tersebut. Dan benar saja, aku mendengar nama Vivi disebutkan sebagai calon istri Rafi. Ervina Damayanti Derreck. Ya, dia nama sahabatku. Gadis jawa nan ayu yang selalu menemaniku dari semester pertama kuliah sampai saat ini. hatiku dag dig dug saat gordyn dari kamar utama tersibak. Pertanyaan-pertanyaan usil mulai muncul, kok bisa Vivi? Apa selera Rafi berubah? Vivi kan nggak berhijab? Kok mereka bisa kenal?.
“Ummi, lihat siapa yang muncul,” Bayu menyadarkan lamunanku.
Ya Allah, aku tak percaya. Seorang gadis cantik keluar dari kamar utama. Tubuhnya yang tinggi semampai amat kukenal. Ya, dialah Vivi. Yang membuatku bahagia adalah penampilannya jauh lebih cantik daripada saat terakhir aku melihatnya. Vivi sudah memakai jilbab. Ia keluar diantar ibunya yang juga sudah berhijab! Subhanallah. Tak henti-hentinya aku mengucap syukur. Ingin rasanya aku memeluknya, tapi aku tahan sampai acara lamaran ini berakhir. Tanpa terasa air mata haru keluar dari sudut mataku.
“Wichita, kamu pasti tak percaya ya?” tanya Vivi. Akhirnya kami berdua bisa ngobrol juga. Tentu saja setelah prosesi lamaran berakhir.
“Jadi selama ini kamu menghilang?”
“Aku belajar banyak dari kamu Ta, makasih ya. Aku pulang ke Jogja karena kebetulan waktu itu kakekku sakit. Kamu tahu kan, aku jarang sekali mau ke Jogja mengunjungi saudara-saudara ibu. Tapi, karena waktu itu ibu sedang berada di Belanda, aku disuruh menengok kakek. Dan benar saja, disana aku menemukan kedamaian, kehangatan yang selama ini aku rindukan. Dari kakek aku banyak belajar tentang Islam. Dari saudara-saudara perempuan ibu aku diajari untuk berhijab. Alhamdulillah hidayah itu datang Ta. Akhirnya aku memutuskan untuk berhijab dan meninggalkan pekerjaanku di Jakarta. Karena yang benar saja, mereka tidak mengizinkanku bekerja dengan hijab. Maka aku ingat-ingat lagi pesan dari kamu, jika kita menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kita, bahkan berkali lipat. Aku putuskan untuk bergabung menjadi relawan di panti asuhan islam di Jogja. Itu juga sebagai wujudku untuk memperbaiki diri dari aku yang dulu, aku yang rusak. Ya aku memang tak selamanya lepas dari dunia desain. Aku masih mendesain baju, tapi kali ini khusus untuk gamis-gamis cantik dan jilbab. Hingga akhirnya Allah mempertemukanku dengan mas Rafi. Dia ternyata pribadi yang baik dan menyenangkan. Tak ada alasan bagiku untuk menolaknya saat ia datang kepada ayah dan ibu untuk melamarku,”
Seketika aku memeluk sahabatku yang hebat ini.
“You did it well Vi, may Allah always beside you. Believe me, He will teach you, keep istiqomah dan jadilah istri yang baik,”
“Terima kasih, sepertinya kalau masalah rumah tangga aku akan banyak bertanya kepadamu Ta,”
Aku tertawa. Terimakasih Allah untuk memberikan hidayah terbesarmu bagi sahabatku ini. aku yakin, seribu persen yakin jika Engkau pasti akan membimbingnya. Kuatkan dia, dan juga muslimah-muslimah lain untuk tetap istiqomah di jalan-Mu. Godaan di dunia ini sesungguhnya lebih berat daripada yang kita kira.

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )


Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.81.8.73
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia