Noncontadiction Principle in Personal Development

Oleh: Syahril Syam

Allah Mahaperkasa. Engkau tunduk pada-Nya bahkan tanpa disadari. Tapi akan jauh lebih baik untuk tunduk dengan sedikit pemahaman, daripada tanpa disadari - Da’ud ibnu Ibrahim al Shawni –

Jangan biarkan kenangan menjadikanmu berpuas diri. Apa yang engkau temukan selama pencarian adalah hadiah-Nya bagimu. Tapi saat hadiah-Nya engkau buka, jangan jadikan ia sebagai tujuan. - Da’ud ibnu Ibrahim al Shawni -

Pastikan bahwa bukan engkau yang mati, tapi hanya tubuhmu. Karena orang yang terlihat dari luar sebagai dirimu, adalah bukan dirimu. Jiwalah yang merupakan diri sejati, bukan bentuk fisik yang bisa ditunjuk dengan jari. - Cicero -

Pengetahuan non kontradiksi, pada akhirnya akan mengantarkan kita pada perubahan persepsi. Perubahan persepsi yang saya maksudkan adalah perubahan yang akan mengantarkan kita pada persepsi yang benar. Persepsi yang benar ini, pada akhirnya menuju pada pandangan dunia yang benar. Nah, pada pandangan dunia ini, segala persepsi kita sebenarnya berawal.

Dan untuk menggambarkan tentang perubahan persepsi, mari kita simak kisah yang dialami oleh Stephen R. Covey:

Suatu minggu pagi dalam kereta bawah tanah di New York. Orang-orang sedang duduk dengan tenang – sebagian sedang membaca surat kabar, sebagian sedang melamun, sebagian lagi beristirahat dengan mata terpejam. Suasananya tenang dan damai.

Lalu tiba-tiba, seorang pria dan anak-anaknya masuk ke dalam gerbong. Anak-anak tersebut begitu berisik dan ribut tak terkendali sehingga segera saja keseluruhan suasana berubah.

Pria tersebut duduk di sebelah saya dan memejamkan matanya, agaknya tidak peduli akan situasi saat itu. Anak-anaknya berteriak-teriak, melemparkan barang-barang, bahkan merenggut koran yang sedang dibaca orang. Sangat mengganggu. Namun, pria yang duduk di sebelah saya ini tidak berbuat apapun.

Sulit untuk tidak merasa jengkel. Saya tak mengerti ia dapat begitu tenang membiarkan anak-anaknya berlarian liar seperti itu dan tidak berbuat apapun untuk mencegah mereka, sama sekali tidak bertanggung jawab. Sangat terlihat bagaimana semua orang lain di dalam gerbong juga merasa terganggu.

Akhirnya, dengan rasa sabar dan pengekangan diri yang luar biasa, saya menoleh ke arahnya dan berkata, “Tuan, anak-anak Anda benar-benar mengganggu banyak orang. Dapatkah Anda mengendalikan mereka sedikit?”

Orang itu mengangkat dagunya seolah baru tersadar akan situasi di sekitarnya lalu berkata dengan sedih, “Oh, Anda benar. Saya kira saya harus berbuat sesuatu. Kami baru saja dari rumah sakit dimana ibu mereka meninggal satu jam yang lalu. Saya tidak tahu harus berpikir apa, dan saya kira mereka juga tidak tahu harus bagaimana menghadapinya.”

Dapat Anda bayangkan bagaimana perasaan saya saat itu? Paradigma saya berubah. Tiba-tiba saya melihat segalanya secara berbeda, dan karena saya melihat dengan cara berbeda, saya berpikir dengan cara berbeda, saya merasa dengan cara berbeda, saya berperilaku dengan cara berbeda. Kejengkelan saya seketika hilang. Saya tidak perlu lagi khawatir untuk mengendalikan sikap atau perilaku saya; hati saya dipenuhi dengan kedukaan yang dirasakan pria itu. Perasaan simpati dan kasihan mengalir dengan deras. “Istri Anda baru saja meninggal? Oh, saya turut berduka. Dapatkah Anda menceritakannya pada saya? Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu?” Segalanya berubah dalam seketika.

Anda lihat sendiri kan? Bagaimana Covey pada akhirnya merubah persepsinya. Walaupun dipicu oleh perasaan empati pada pria itu, yang jelas begitulah gambaran tentang perubahan persepsi. Dan perubahan ini sampai pada perubahan perilaku.

Dalam pandangan Covey, perubahan persepsi adalah bagaimana melihat pada lensa yang kita gunakan untuk melihat dunia, sekaligus pada dunia yang kita lihat, dan bahwa lensa itu sendiri membentuk cara kita menafsirkan dunia.

Pencarian Identitas Diri Biasanya, kita memandang dunia melalui suatu pola konsep yang kita warisi. Kadang, jendela-jendela itu buram, perlu dibersihkan: begitu rupa sampai-sampai nyaris yang kita lihat adalah jendela yang kita buat dan bukannya dunia luar. Selain itu, terkadang, setelah memeriksa dan merenungkannya dengan cermat, kita tersadar bahwa jika pengaturan jendela-jendela itu kita perbarui dan jendelanya kita bersihkan, kita memperoleh pemandangan yang lebih baik ke dunia nyata di kejauhan sana. Jelas kita syukuri bahwa para pendahulu kita telah membuat jendela-jendela yang memungkinkan kita melihat. Tanpa mereka itu, kita tentu masih terkurung dalam penjara pengalaman langsung kita atau dalam lingkaran kecil kita – sebagaimana para nenek-moyang mereka pada masa-masa sebelumnya. Akan tetapi, bukannya durhaka kalau kita kadang-kadang mempertanyakan apakah penglihatan kita tidak akan lebih baik kalau saja kita memperlebar jendela di sana-sini atau menggantinya dengan jendela-jendela baru yang bentuknya berbeda (Smith, 2004).

Seperti halnya Wilfred C. Smith, kita pun perlu merenungkan sejenak jendela kita. Bagaimana menemukan sebuah jendela yang tepat? Saya ingin mengutipkan kepada Anda pengalaman Jung, yang saya ambil dari makalah Jalaluddin Rakhmat, Psikologi dan Agama: Bersaudara atau Bermusuhan. Carl Gustav Jung, seorang pendiri mazhab psikologi analitis. Pada 1944, Jung menderita myocardial infraction, dan beberapa kali mengalami apa yang nanti dikenal sebagai near death experience, pengalaman menjelang kematian. Di ranjang rumah sakitnya, beberapa kali Jung mengalami penglihatan ruhaniah, spiritual vision. Jika selama ini ia berusaha menjelaskan pengalaman spiritual secara ilmiah agar diterima pada lingkungan akademis, kali ini Jung sudah tidak peduli lagi. Ia hanya ingin menyampaikan kebenaran. Akhirnya ia menerbitkan Seven Sermons of the Dead, Synchronicity: An Acausal Connecting Principle, Answer to Job, Mysterium Coniunctionis, Memories, Dreams, Reflections. Pada akhir hayatnya ketika Jung diwawancara BBC apakah ia berpikir bahwa Tuhan itu ada, Jung menjawab, “I don’t think, I know He exists.”

Pengalaman Jung di atas, mengingatkan saya akan prinsip niscaya lagi rasional. Anda lihat sendiri, Jung sangat yakin akan kehadiran Tuhan, walaupun mengalami kesulitan untuk menjelaskan secara ilmiah pengalaman spiritualnya. Biarpun begitu, paling tidak, Jung telah memiliki suatu jendela untuk melihat dunia ini.

Kembali pada prinsip niscaya lagi rasional. Dalam prinsip ini, kita kemudian akan mengenal dengan prinsip NONKONTRADIKSI. Prinsip nonkontradikisi adalah prinsip yang mengatakan bahwa kontradiksi itu mustahil. Jadi, penafian dan penetapan itu tidak mungkin berkompromi dalam setiap keadaan. Adanya sesuatu bertentangan secara mendasar dengan tidak adanya sesuatu itu, bukan dengan tidak adanya sesuatu yang lain. Yang dimaksudkan dengan pertentangan keduanya adalah bahwa keduanya itu tidak mungkin menyatu atau ada bersama-sama. Jadi, kalau Anda saat ini sedang membaca makalah saya, maka pada saat yang sama pula Anda tidak mungkin sedang memasak.

Prinsip nonkontradiksi ini, pada akhirnya akan melahirkan apa yang disebut dengan prinsip identitas. Anda tentu memiliki identitas yang hanya sama dengan identitas Anda sendiri, dan tidak mungkin sama dengan identitas saya. Dan karena identitas Anda berbeda dengan yang selain Anda, maka hal ini meniscayakan keberadaan yang lain selain Anda sendiri.

Jika kita menarik benang merah dari hal ini, maka pertanyaannya kemudian akan menjadi, apakah ada sesuatu yang memiliki identitas tersendiri yang berbeda dengan identitas alam semesta secara keseluruhan? Untuk menyederhanakan persoalan ini, mari kita simak cerita berikut ini: Alkisah tentang seorang ilmuwan yang membuat suatu sistem tertentu yang dilengkapi dengan panas, uap air, dan dengan segala syarat lain yang diperlukan dalam proses alami untuk melahirkan anak ayam dari telur. Di dalam sistem itu, ia letakkan telur agar menghasilkan ayam. Tetapi, ia tidak memperoleh hasil yang dikehendaki.

Lantas tahulah ia dari situ bahwa studinya terhadap kondisi-kondisi reproduksi alam itu tidak memadai. Ia kemudian melakukan eksperimen-eksperimen lain terhadap ayam ketika ayam itu mengerami telurnya. Setelah observasi-observasi dan tes-tes yang sangat cermat, ia menemukan bahwa ayam tersebut dalam saat-saat tertentu mengubah posisi telur dan membolak-balikkannya dari satu sisi ke sisi lain. Lantas, sekali lagi, ia melakukan eksperimen dalam sistem khususnya dengan memberlakukan proses yang dilakukan sang ayam tadi. Maka, eksperimen tersebut mendapat keberhasilan yang sedemikian.

Cerita ini menyimpulkan sebuah pertanyaan besar. Siapakah yang mengajarkan kepada ayam itu rahasia ini (cara menetaskan telur menjadi anak ayam) yang tersembunyi dari dari ilmuwan besar tersebut? Atau siapakah yang mengilhami ayam itu dengan aksi yang bijak tersebut, yang proses reproduksi tidak akan dapat berlangsung tanpa aksi itu?

Seperti yang telah dipaparkan, maka secara jelas prinsip nonkontradiksi meniscayakan adanya perbedaan diantara setiap identitas. Karena setiap identitas itu berbeda dan tidak memiliki kesamaan, maka hubungan yang dimungkinkan terjadi dapat disebut sebagai hubungan sebab akibat. Jadi, nonkontradiksi meniscayakan adanya hubungan sebab akibat.

Sebab dan akibat dalam bahasa Inggrisnya adalah cause dan effect. Dan ternyata, kata “cause” memiliki arti bukan hanya “sebab”, tapi juga “alasan”. Begitu pula dengan kata “effect”. Selain berarti “akibat”, juga berarti “pengaruh”. Sebagai contoh, matahari dan sinarnya. Matahari merupakan alasan akan keberadaan sinar. Dan sinar dari matahari adalah pengaruh yang ditimbulkan akan adanya matahari.

Alasan dan pengaruh ini bukan hanya berlaku pada benda, tapi juga pada sifat dan perbuatan, serta kemungkinan eksistensial. Mengetahui secara mendasar antara sebab dan akibat atau alasan dan pengaruh, akan memberikan pengaruh yang sangat besar pada pola pikir, kesadaran, dan perilaku kita. Jika Anda berniat makan untuk mempertahankan dan meningkatkan daya tahan tubuh, tentu gaya hidup/perilaku Anda akan berbeda, dibandingkan kalau Anda berniat makan untuk kenyang. Antara mempertahankan dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan kenyang disaat makan memiliki perbedaan mendasar.

Hubungan antara “alasan” dan “pengaruh” berkembang menjadi “mengapa” dan “bagaimana”. Pertanyaan “mengapa” inilah yang sesungguhnya menjadi tujuan, dan pertanyaan “bagaimana” adalah pengaruh, efek, atau konsekuensi dari sebuah tujuan yang ingin dicapai. Walaupun dalam kebanyakan manusia, justru “bagaimana/pengaruh” ini yang menjadi tujuan. Kenyang, pada kebanyakan manusia, menjadi tujuan untuk makan dan bukan untuk mempertahankan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jika kita kembali pada pertanyaan: siapa yang mengajar ayam, sehingga mampu untuk bereproduksi dengan benar (seperti pertanyaan di atas)?

Dalam buku Psikologi Agama, Jalaluddin Rakhmat menceritakan tentang Einstein. “Kita ingin tahu tidak saja bagaimana alam itu dalam seluruh prosesnya, tetapi kita juga ingin tahu mengapa alam ini begini dan tidak dalam bentuk lainnya,” kata Einstein, nama yang melambungkan raksasa ilmu pengetahuan. Ketika bergerak dari pertanyaan “bagaimana” ke pertanyaan “mengapa”, ia bergerak dari ilmu pengetahuan ke agama. Dalam tulisan ini, kita bergerak dari identitas alam ke identitas lain. Karena alam semesta adalah keseluruhan proses (pengaruh, konsekuensi), maka harus ada “alasan” dibalik ini semua. Dalam bahasa Bruno Guiderdoni – Direktur Riset Institut Astrofisika Paris – fitrah manusia mengarahkannya pada pengetahuan tentang identitas Allah. Hidupnya adalah pencarian terhadap identitas itu.

Akhirnya kita akan kembali bertanya, (setelah penelusuran yang panjang untuk mengetahui tujuan akhir atau “alasan” kita dalam melakukan segala sesuatu) bagaimana kita berbuat (dalam proses pengembangan diri kita)? Saya kembali akan mengutip tulisan Bruno Guiderdoni dalam makalahnya, Pencarian Identitas Tertinggi Dalam Islam.

Sesungguhnya Allah berfirman dalam Al-Quran, “Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku.” Menurut ajaran Islam, makna rahasia ibadah adalah upaya mengenal Allah. Menyembah Allah adalah mengetahui siapa Tuhan (Al-Rabb) dan siapa hamba (al-‘abd), siapa Yang Absolut dan siapa yang relatif, siapa Pencipta dan siapa ciptaan (dalam bahasa pembahasan kita, yang mana “alasan” dan yang mana “pengaruh”). Ibadah adalah upaya mengenal Dia yang memiliki hak penuh atas eksistensi dan sifat-sifat yang berlimpah, dan siapa yang sesungguhnya hanya memiliki sifat reseptivitas, kecenderungan (fitrah) untuk menerima eksistensi dan sifat-sifat. Ini merupakan pencarian pengetahuan – yang boleh disebut sebagai metafisika – tentang identitas Sang Pemberi dan sang penerima.

Amal ibadah mengantarkan kita pada ‘ubudiyyah, kesadaran penghambaan-spritual. Amal akan mengantarkan kita ke ujung jalan, yaitu ‘ubudah, kesadaran spiritual akan ketergantungan radikal hamba kepada Allah. Ini merupakan maqam para nabi dan wali. Dengan demikian, perlu kiranya kita pahami hadis terkenal yang sering-sering diulang-ulang para mistikus muslim: “Barang siapa mengenal dirinya (atau jiwanya), maka ia mengenal Tuhannya.” Ini bukan merupakan pernyataan bahwa jiwa identik dengan Tuhan. Tetapi, melalui pemilahan-intelektual dan intuisi-spiritual, ungkapan ini bermaksud untuk membangkitkan kesadaran intim tentang kepada siapakah kita akan kembali. Pengetahuan spiritual disebut pula oleh mistikus muslim sebagai tahqiq, verifikasi (pembenaran) atau realisasi (perwujudan). Pengetahuan ini akan menyingkap realitas yang sebelumnya tersembunyi dari kita, yaitu identitas Sang Penguasa. Pengetahuan ini membuat realitas itu menjadi nyata bagi kita, atau tepatnya, kitalah yang dibuat nyata oleh realitas itu.

Dengan mengetahui secara jelas “alasan” (tujuan) kita berbuat dan apa “pengaruhnya” (konsekuensi logis dari perbuatan) pada kita, akan memberikan sebuah kesadaran baru bagi kita. Ini akan menjadi jendela kita (dalam bahasa Smith) atau pandangan dunia (dalam bahasa Covey di atas). Dan hal ini tentunya akan memberikan pengaruh yang besar pada perilaku keseharian kita. Sebagai penutup saya ingin mengutip sebuah syair dari Jalaluddin Rumi:

Aku mati sebagai mineral dan menjadi sebatang tumbuhan, Aku mati sebagai tumbuhan dan menjadi seekor hewan. Aku mati sebagai seekor hewan dan menjadi seorang manusia. Lalu, apa lagi yang kutakutkan, karena aku tidak dapat disusutkan kematian? Suatu ketika bila aku mati sebagai manusia, aku akan menjadi malaikat, dan aku akan meninggalkan kemalaikatan, Karena Ketiadaan, ‘Adam, memanggil dengan suatu suara seperti organ: “Sesungguhnya setiap kita adalah milik-Nya, dan kepada-Nya kita kembali!” (Q.S. 2:151)

*) Syahril Syam adalah seorang konsultan, terapis, public speaker, dan seorang sahabat yang senantiasa membuka diri untuk berbagi dengan siapa pun. Ia memadukan kearifan hikmah (filsafat) timur dan kebijaksanaan kuno dari berbagai sumber dengan pengetahuan mutakhir dari dunia barat. Ia juga adalah penulis buku best seller The Secret of Attractor Factor. Teman-temannya sering memanggilnya sebagai Mind Programmer, dan dapat dihubungi melalui [email protected]

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Bukan) Bernalar, (Tapi) BerakalEdy Suhardono
(De)sain Masa DepanEdy Suhardono
(Mod)èl, Bukan (Mod)al PersonalEdy Suhardono
10 Kekuatan ManusiaAndrew Ho
10 KEMAMPUAN UNTUK SUKSES MENJALANKAN BISNIS DENGAN INTEGRITASAndrew Ho
10 Tips Meningkatkan Daya KreativitasAndrew Ho
Ada Apa Tahun 2012?Andrew Ho
ADD/ADHD Menurut Perspektif Cara Kerja Otak dan PikiranAdi W Gunawan
Agar Mimpi Menjadi NyataKolom Bersama
Agar Tak HilangAndrias Harefa
Aktivasi Diri Sesuai TalentaKolom Bersama
Alotnya Mengubah KeyakinanKolom Bersama
Altered State of Consciousness: WHAT and HOW?Adi W Gunawan
Amankah Jatah Bulanan Anda?Agoeng Widyatmoko
Anda Adalah MotivatorSyahril Syam
Anda Ingin Jadi Dewa? Belajarlah Bahasa Mandarin!Kolom Bersama
Anda pun BisaAndrias Harefa
Andrea Hirata: Menulis untuk MenggerakkanWawancara
Andrie Wongso: Kepercayaan DiriAndrie Wongso
Anggur Asam Harus DibuangAndrew Ho
Antara Perkawanan dan BisnisAgoeng Widyatmoko
Antara Perkawinan, Berwirausaha, dan MenulisEdy Zaqeus
Antara Perkawinan, Berwirausaha, dan MenulisEdy Zaqeus
Apa Sih Yoga Ketawa Itu?Emmy Liana Dewi
Apa yang Kau Cari?Kolom Bersama
Apakah Anda Jujur Terhadap Diri Anda Sendiri?Syahril Syam
Apakah Memaafkan Sama Dengan Melupakan?Adi W Gunawan
Arsitektur SurgaWandi S Brata
Arti KehidupanAndrie Wongso
Australia, Indonesia formalizing military diplomacyKolom Bersama
Ayo Jaga Stamina Semangat, Jangan LoyoAgung Praptapa
Bagaimana Agar Terhubung Secara Emosional Dengan Impian?Syahril Syam
Bahagia Dalam KeheninganAdi W Gunawan
Bahagia Menjadi Seorang GuruAndrew Ho
Bahaya “Berpikir” PositifAdi W Gunawan
Bakat vs UsahaAgung Praptapa
Balon MeletusKolom Bersama
Bangkit dari KeterpurukanAndrew Ho
Bangkit!!!Kolom Bersama
Bangkitkan Semangat Mencapai Kemakmuran Dengan VisiAndrew Ho
Bangkitlah Pemuda!Andrie Wongso
Bankir Cantik di KRL CiujungHer Suharyanto
Batik Semakin AsikKolom Bersama
Batu yang KusamAndrie Wongso
Bekicot…Oh, Bekicot…!Kolom Bersama
Belajar BersyukurAndrie Wongso
Belajar Dari Kung Fu PandaAndrew Ho
Belajar Dari PenerbitAgung Praptapa
Belajar dari Sejarah dan Pengalaman PahitAndrew Ho
BELAJAR MENANGGUNG RISIKO KEHIDUPAN DARI ANAK KECILAndrew Ho
Belajar Pada SemutKolom Bersama
Belajar Perubahan dari Paul S OtelliniKolom Bersama
Belajarlah untuk SelamanyaAndrew Ho
Beli GINCU dapat APEL?Kolom Bersama
Benarkah Impian Itu Penting?Syahril Syam
Bencana Asap di Riau: Dari Hot Spot Menjadi HotlineEmmy Liana Dewi
BERANI MENYUARAKAN KEBENARANAndrew Ho
Berani Saja Tidak CukupAgoeng Widyatmoko
Berani untuk MemulaiKolom Bersama
Berburu Berita yang Menggerakkan PasarHer Suharyanto
Berdoalah!Syahril Syam
Berhentilah Jadi GelasKolom Bersama
Berikan Cintamu Kepada orang TuaAndrew Ho
BERITA + DATA = KAYAHer Suharyanto
Berkencan dengan GagasanAndrias Harefa
Berkompetisi Yuk!Agoeng Widyatmoko
Bersyukur dan BahagiaAndrie Wongso
Bertamasya dengan Menulis dan MembacaKolom Bersama
Bertanya Pada KeheninganAdi W Gunawan
Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan DiriAndrew Ho
Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan DiriKolom Bersama
BERTINDAKAndrias Harefa
BERTUMBUH HINGGA TANPA BATASAndrew Ho
Berubah Untuk Meraih KeberuntunganAndrew Ho
BESTAndrias Harefa
Bibit ManggaAndrie Wongso
Bila Selalu Berpikir Positif, Hal-hal yang Negatif MenyingkirKolom Bersama
Bisakah Hipnoterapis Menerapi Keluarganya Sendiri?Adi W Gunawan
BodohAndrias Harefa
BOOK COACHING: MENJADI PENDAMPING PENULISEdy Zaqeus
Book Coaching: Menjadi Pendamping PenulisEdy Zaqeus
Break Your limitKolom Bersama
Budaya KekerasanKolom Bersama
Bulatkan Tekad dan TawakkalKolom Bersama
CARA BAHAGIAAndrias Harefa
CARA GAMPANG MENULIS BUKU BEST SELLEREdy Zaqeus
Cara Mudah Berbicara Dengan Part atau Bagian DiriAdi W Gunawan
Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat KitaEmmy Liana Dewi
CARA MUDAH MENJALANI KEHIDUPANAndrew Ho
CARNEGIE-BUFFETTAndrias Harefa
Cerdas, Cerlang (yang) PedasEdy Suhardono
Ciptakan Kehidupan Ideal dengan KepedulianAndrew Ho
Cita-Cita yang TertundaAndrie Wongso
Climb Farther than the Eye Can SeeWandi S Brata
Control, Alt, DeleteKolom Bersama
Creative DestructionWandi S Brata
Ctrl + ZKolom Bersama
Dare to Say “NO”Agung Praptapa
DBLAAndrias Harefa
DEMAM INVESTASI DINAR IRAKHer Suharyanto
DEMAM INVESTASI DINAR IRAK (2)Her Suharyanto
Dewi Lestari (Dee): Tulisan Saya Harus MencerdaskanWawancara
Di mana Pintu Sukses?Kolom Bersama
Dibalik Kesuksesan dan Kebahagiaan Hidup Pria dan WanitaAndrew Ho
Dibutuhkan Segera! Peta SuksesKolom Bersama
Dicari: Sekolah yang Mengajarkan Teknik Mengelola StressEmmy Liana Dewi
Dimanakah Anda Bergaul?Syahril Syam
Direct vs Indirect SuggestionAdi W Gunawan
Direct vs Indirect SuggestionAdi W Gunawan
Disengsarakan Spekulan Minyak?Her Suharyanto
Doa Dan UsahaAndrie Wongso
Doa dan UsahaAndrie Wongso
Don’t Judge a Book by It’s CoverKolom Bersama
Dua Belas AlasanAndrias Harefa
DUA PEMANCING YANG HEBATAndrew Ho
Elevator RusakWandi S Brata
Eni Kusuma: Belajar adalah Hak Saya!Wawancara
Episode Picisan Aksi BuayaRab A Broto
Essay untuk Pejabat Trias PolitikaKolom Bersama
EXPERIENTIAL MARKETING TUKANG OJEKHer Suharyanto
Experiential Marketing Tukang OjekHer Suharyanto
Facebookmania: Buah dari Impian BesarAgung Praptapa
Fakta Sosial di Sekitar KitaSurya Rachmannuh
Faktor “R”Andrias Harefa
Filosofi Modal NolAgoeng Widyatmoko
Filosofi SungaiKolom Bersama
FINANCIAL ENGINEERING TUKANG OJEKHer Suharyanto
Financial Engineering Tukang OjekHer Suharyanto
Fokus Pada TemaEni Kusuma
Fondasi Kokoh Tak Sekadar KuatAgoeng Widyatmoko
Forgiveness Is The True HealerAdi W Gunawan
FUTURE TRADING, LEVERAGE FACTOR… AH, APA LAGI…Her Suharyanto
Gagasan yang Meyakinkan Dalam TulisanEni Kusuma
Gak mau Antri? Apa Kata Dunia?Kolom Bersama
Gempa GT Lalu Apa?Rab A Broto
Habitus Orang KayaAndrias Harefa
Hadapi dengan SenyumanKolom Bersama
Hasil Riset Tentang Uang: Menggembirakan atau Menyakitkan?Agung Praptapa
Hati MelayaniAndrias Harefa
Hati yang Mau MelayaniSurya Rachmannuh
Hati-Hati: Produk Kedelai Belum Tentu MenyehatkanEmmy Liana Dewi
HCS, MSDAndrias Harefa
Hidup Begitu BerhargaAndrew Ho
Hidup dan Bekerja dengan Penuh KesadaranSyahril Syam
Hidup Menyenangkan dengan SyukurAndrew Ho
Hidup Sederhana Sangat MenguntungkanAndrew Ho
How Jokeable Are You?Wandi S Brata
Hubungan Antara Kekuatan Pikiran dan LoASyahril Syam
Hubungan ‘Makanan’ Dengan Keselarasan Tubuh Dan Jiwa (Ayurveda Bagian 3)Emmy Liana Dewi
Hypno-Birthing, Melahirkan Dengan Mudah, Nyaman, dan MenyenangkanAdi W Gunawan
Hypnotic Dream RestructuringAdi W Gunawan
Ibarat Tubuh yang TerberkatiKolom Bersama
Independen? Ya, Menulis!Eni Kusuma
Inspiring PeopleKolom Bersama
Integrasi Ekonomi: Belajar dari Uni EropaHer Suharyanto
INVESTASI REKSADANA DENGAN STRATEGI “YOYO”Her Suharyanto
Ironi Jor-joran Bursa Ketua DPDRab A Broto
Jadilah Bagian dari SolusiWandi S Brata
Jangan Kebanyakan Mimpi…!Agoeng Widyatmoko
JANGAN MENUNDA, MUNGKIN TAK ADA KESEMPATAN KEDUAAndrew Ho
Jangan MenyerahSurya Rachmannuh
Jangan Percayai Informasi!Agoeng Widyatmoko
JANGAN PERNAH TERLALU BERHARAP!Andrew Ho
JANGAN-JANGAN POSITIVE THINKING-LAH SUMBER MASALAHNYARab A Broto
JANGAN-JANGAN POSITIVE THINKINGLAH SUMBER MASALAHNYA (2)Rab A Broto
JELANG HARGA MINYAK 200 DOLLAR AS PER BAREL: ANCAMAN MASIH MENGINTAIRab A Broto
Jennie S. Bev: Segala Sesuatu Itu Mudah, Tergantung Mindset AndaWawancara
Jika Kami Bangga, Apa yang Kamu Banggakan?Kolom Bersama
Jika Takut Melangkah, Melompat Saja Jangan BerpikirKolom Bersama
JUNGKIR BALIK MORALITAS UANRab A Broto
Junjung yang Tinggi, Tanam yang Dalam (Local Wisdom 3)Agung Praptapa
K+T=HAndrias Harefa
Kabar Baik: Anda Dapat Mengubah Dunia!Kolom Bersama
Kaca Jendela yang KotorAndrew Ho
Kacang Harus Melupakan KulitnyaKolom Bersama
KatroAndrias Harefa
KaverAndrias Harefa
Kearifan Pemimpin Sejati (Local Wisdom 4)Agung Praptapa
Kebahagiaan Ada di HatiAndrew Ho
Kebaikan Seseorang Kadang Terlihat Setelah Ia WafatKolom Bersama
Kebermaknaan HidupAdi W Gunawan
KebiasaanKolom Bersama
Kebiasaan Optimis Dalam BelajarSyahril Syam
KEBIASAAN OPTIMIS DALAM BELAJARSyahril Syam
Kebiasaan PesimisSyahril Syam
KEGIGIHANAndrew Ho
Kehidupan Baru Dimulai Umur 40 TahunAndrew Ho
Kekuatan Angka +1Andrew Ho
Kekuatan dari MinatEni Kusuma
Kekuatan dari Sifat Hati-hatiEni Kusuma
Kekuatan Kata-kata PositifKolom Bersama
Kekuatan Keberanian Mengambil RisikoAndrie Wongso
Kekuatan Meraih Hidup IdealAndrew Ho
Kekuatan NetworkingAndrew Ho
Kemerdekaan Dalam Memilih ResponSyahril Syam
Kemudahan Itu Ada Setelah Kesulitan atau Bersama Kesulitan?Kolom Bersama
Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua)Emmy Liana Dewi
Kenapa Menulis?Eni Kusuma
Kenapa Mesti Berdoa dan Beragama?Syahril Syam
Kendal(i) Atas Kendal(a) DiriEdy Suhardono
Kepemimpinan HorizontalKolom Bersama
KepentinganKolom Bersama
Kepepet Itu PentingAndrias Harefa
Kepercayaan DiriAndrie Wongso
Keramahan si Tukang ParkirKolom Bersama
Kerja Ikhlas = Kerja Bodoh?Kolom Bersama
Kerja Kreatif, Siapa Bisa?Andrias Harefa
Kerja PemimpinAndrias Harefa
KesadaranKolom Bersama
Kesalahan Ketika Anda Ingin Memulai BisnisKolom Bersama
Keseimbangan HidupAndrie Wongso
Ketakpedulian Terhadap Sekitar = Ketakpedulian Terhadap Diri SendiriSyahril Syam
Ketergesaan Memperlambat HasilKolom Bersama
Ketetapan HatiAndrie Wongso
Ketika Kita Mencintai …Emmy Liana Dewi
Ketika Putus Asa Dalam MenulisEni Kusuma
Keunggulan Utama AndaKolom Bersama
Keuntungan dari Kompetisi Sepakbola Dunia di JermanAndrew Ho
Keyakinan Itu BerjenjangKolom Bersama
Kiat Menang DebatWandi S Brata
KITA DISENGSARAKAN SPEKULAN MINYAK?Her Suharyanto
Kok, Takut Berbuat Salah?Syahril Syam
KontituenAndrias Harefa
Kunci Sukses = Kunci SehatKolom Bersama
Kunci Sukses Theodore RooseveltWandi S Brata
Latihan 1.500 KaliAndrew Ho
Latihan Mental yang MenyembuhkanSyahril Syam
Learn, Unlearn, Relearn!Wandi S Brata
LebayAndrias Harefa
Life Is Wonderful – “Berani Menyuarakan Kebenaran”Andrew Ho
Lima Kekuatan untuk Optimalisasi Pengembangan Potensi DiriAdi W Gunawan
Local Wisdom: Membentengi Diri dari Aji MumpungAgung Praptapa
Local Wisdom: Sing Jembar Segarane, Luaskan LautanmuAgung Praptapa
LOGIKA DAN KEBAHAGIAANSyahril Syam
Love and GratitudeKolom Bersama
Lupakan Semua Teori Manajemen!Agoeng Widyatmoko
Maafkan DirikuSyahril Syam
Machiavelli dan Lakon Cicak vs BuayaRab A Broto
Makin CerdasAndrias Harefa
Malu Ah Sama Monyet!Kolom Bersama
Managing Performance: Becik Ketitik, Ala Ketara (Local Wisdom 7)Agung Praptapa
Manajemen SDM Kusut Institusi GayusRab A Broto
Manajer SDM yang EfektifKolom Bersama
Manfaat Akar Bit Merah Bagi KesehatanEmmy Liana Dewi
Manfaat dan Bahaya Past Life RegressionAdi W Gunawan
Manfaat dan Bahaya Past Life RegressionKolom Bersama
Mangkuk BerlubangAndrie Wongso
Manisan KeramahanAndrew Ho
Manusia GuruAndrias Harefa
Masa Depan Ada di Masa LaluAdi W Gunawan
Masih Maukah Kita Berbuat Buruk?Kolom Bersama
MatahatiWandi S Brata
Meditasi:Timur Bertemu BaratAdi W Gunawan
Melaksanakan, Tidak Sekadar Mengetahui dan MengertiAndrew Ho
Melaksanakan, Tidak Sekadar Mengetahui dan MengertiAndrias Harefa
Melakukan Hipnoterapi Pada AnakAdi W Gunawan
Melawan Arus KeberhasilanKolom Bersama
Melepaskan Sakit HatiAndrew Ho
Melihat KeluarbiasaanAndrias Harefa
Melihat Kemajuan dan Kelemahan DubaiAndrew Ho
Memahami Fenomena Kesurupan Dari Sudut Ilmu HipnoterapiAdi W Gunawan
Memahami Jenis Dan Fungsi Filter MentalAdi W Gunawan
Memahami Keunikan DiriKolom Bersama
Memahami Level Hipnosis Dan ManfaatnyaAdi W Gunawan
Memahami Penyakit PsikosomatisAdi W Gunawan
Memanfaatkan Momen TerbaikKolom Bersama
Memanfaatkan Waktu Dengan Tepat Mencegah PenyesalanAndrew Ho
Membaca itu PentingAndrew Ho
Membangun Budaya PositifAndrew Ho
Membangun IntegritasAndrias Harefa
Membangun KarismaAndrew Ho
Membangun Kepercayaan DiriSyahril Syam
Membangun Spirit KeberhasilanAndrias Harefa
Membebaskan DiriKolom Bersama
Membeli KebahagiaanKolom Bersama
MEMBERI HADIAH DI HARI ISTIMEWAAndrew Ho
Membiasakan Hidup Bersih dan DisiplinAndrew Ho
Membuka Kunci Kekuatan Perbaikan DiriAndrew Ho
Memecahkan RekorAndrias Harefa
Memenangkan Perjuangan HidupAndrew Ho
Memengaruhi OrangAndrias Harefa
MEMETIK MANFAAT DARI KEKURANGAN DAN KEMALANGANAndrew Ho
Memilih untuk Berpikir PositifSurya Rachmannuh
Memperbarui Tujuan PembelajaranKolom Bersama
Menabur Benih KebahagiaanKolom Bersama
Menanam BambuKolom Bersama
MENANGGUK UNTUNG DARI BERITA BURUKHer Suharyanto
Mencintai AnakKolom Bersama
Mendaki Gunung LempuyangAndrew Ho
Menderita Sakit (Bisa) Disebabkan dari Berpikir NegatifKolom Bersama
Mendongeng di KelasEmmy Liana Dewi
Menebar Kebaikan, Menuai KesuksesanKolom Bersama
Menentukan Tujuan HidupAndrew Ho
MENERBITKAN BUKU SENDIRI, MENGAPA TIDAK?Her Suharyanto
Menerima dan Mengubah Kegagalan Menjadi Peluang EmasAndrew Ho
Menerobos Belenggu AsumsiWandi S Brata
Mengalami dan Memahami Kondisi MeditasiAdi W Gunawan
Menganjurkan untuk BertindakEni Kusuma
Mengapa Harus Meningkatkan Standar Prestasi?Andrew Ho
Mengapa Harus Menunggu?Andrie Wongso
MENGAPA LIBURAN PERLUAndrew Ho
Mengapa LoA Tidak Bekerja?Kolom Bersama
Mengapa Orang Kaya Semakin Kaya dan Orang Miskin Semakin Miskin?Andrew Ho
Mengasah Jiwa EntrepreneurKolom Bersama
Mengatasi Masalah HidupKolom Bersama
MENGEJAR IMPIANAndrew Ho
Mengejar KebanggaanAndrew Ho
Mengembangkan Budaya Saling MendukungKolom Bersama
Mengenal Suara Hati Yang SesungguhnyaAdi W Gunawan
Menghargai (Nilai) DiriEdy Suhardono
Menghidupkan PatriotismeAndrie Wongso
MENGINTIP PROGRAM AWAL SPPHer Suharyanto
Menguasai Pasar dan Survive dalam PersainganAndrie Wongso
Mengukur PotensiAndrias Harefa
Mengunjungi Kampung Halaman Almarhum AyahAndrew Ho
Menikmati KehidupanAndrew Ho
Meningkatkan Rasa SyukurAndrew Ho
Menjadi Diri Anda SendiriKolom Bersama
Menjadi Lebih Tanpa Berlebihan (Local Wisdom 5)Agung Praptapa
Menjadi Orang Sukses dan BerartiAndrew Ho
MENJADI PEMASAR SUKSES DENGAN 3PAndrew Ho
Menjadi Pemenang Sejati (Local Wisdom 9)Agung Praptapa
Menjadi PemimpinAndrias Harefa
MENJADI PEMIMPIN SEJATIAndrew Ho
Menjadi Pribadi ChampionSurya Rachmannuh
Menjaga HarapanAndrew Ho
Menjauhi DendamAndrie Wongso
Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan BerwirausahaAndrew Ho
Mental Block Terbesar dalam HidupSyahril Syam
Mental Block … Oh… Mental BlockAdi W Gunawan
Menulis Adalah Kesenangan SayaKolom Bersama
Menulis Bikin CantikAndrias Harefa
Menulis Buku Best Seller di SekolahEmmy Liana Dewi
Menulis Buku Best Seller Itu GampangEdy Zaqeus
Menulis Buku Best-SellerAndrias Harefa
Menulis Buku Best-SellerAndrias Harefa
Menulis Itu Gampang?Kolom Bersama
Menulis Itu MenyembuhkanAndrias Harefa
Menulis Itu Pekerjaan TanganAndrias Harefa
Menulis Itu SehatAgung Praptapa
Menulis untuk MenyembuhkanAndrias Harefa
Menumbuhkan Jiwa KewirausahaanAndrew Ho
Menungangi TragikaWandi S Brata
Menunggangi IroniWandi S Brata
Menunggangi KontradiksiWandi S Brata
Menunggangi ParadoksWandi S Brata
Menyiapkan “Warisan”Andrias Harefa
MENYIKAPI ERA DAN KEBUTUHAN INFORMASIAndrew Ho
Merasa Bisa atau Bisa Merasa? (Local Wisdom 8)Agung Praptapa
Meretas Belenggu “Hypnotizability”Adi W Gunawan
Meta Model: The Power of NOWSyahril Syam
Michael Jackson dalam KenanganAndrew Ho
Miskin Tapi BahagiaAndrias Harefa
Mitos Mitos KepemimpinanKolom Bersama
Momen = (Mo)tivasi (Men)jadiEdy Suhardono
MomentumSyahril Syam
Mundur Terus Pantang MajuWandi S Brata
Mungkinkah Menguasai Hipnoterapi Hanya Dalam Waktu 1 Hari?Adi W Gunawan
Musuh Terutama dari Sikap yang Baik adalah Sikap TERBAIK Kita.Surya Rachmannuh
My Love is My Best FriendKolom Bersama
Naluri Penyembuhan Diri Dalam Menanggulangi StressEmmy Liana Dewi
Nguwongke: Memanusiakan ManusiaAgung Praptapa
Nikmatnya Jadi Pengangguran [Entrepreneur]Kolom Bersama
Nilai KehidupanAndrie Wongso
No Magic, Only BasicAndrew Ho
Noncontadiction Principle in Personal DevelopmentSyahril Syam
Nyaman Menuruti Kata HatiEni Kusuma
Orang PintarAndrias Harefa
Orang yang TepatAndrias Harefa
Orgasmic WritingAndrias Harefa
ORIAndrias Harefa
Otak dan PerilakuSyahril Syam
Pangeran BungkukAndrie Wongso
PAY IT FORWARDAndrew Ho
Pè-Ès-CéEdy Suhardono
Pegagan: Herbal Awet Muda dan Panjang UmurEmmy Liana Dewi
Pelajaran BersyukurAndrias Harefa
Pelatihan Sukses vs Peran TuhanKolom Bersama
Pemimpin BaruAndrias Harefa
Pemimpin dan (Pre)sedenEdy Suhardono
Pendek versus PanjangKolom Bersama
Pengembangan SDM IndonesiaSurya Rachmannuh
PENSIUN MUDA DAN WAKTUAndrew Ho
Perang dengan Kemiskinan MentalAndrie Wongso
PERENCANAAN KEUANGAN, MEMBANGUN SIKAP KIKIR?Her Suharyanto
PERHATIKANLAH!Syahril Syam
Perjalanan KehidupanKolom Bersama
Perjuangan HidupAndrie Wongso
Perlombaan Maraton Kelinci dengan Kura-kuraKolom Bersama
Perlunya Perencanaan HidupAndrew Ho
PERSIAPAN MENGHADAPI TANTANGAN KEHIDUPANAndrew Ho
Persiapkan Diri AndaSurya Rachmannuh
Personal Branding Melalui BukuEdy Zaqeus
Pertemukan Saja Saya dengan NerakaKolom Bersama
Pesan IbuAndrie Wongso
Pesan untuk Anak-AnakkuAndrew Ho
Pestanya Langsung BubarSurya Rachmannuh
Peta yang SalahAndrias Harefa
Pilih Kaya atau Bahagia?Kolom Bersama
PILIH MENULIS ATAU MATI?Edy Zaqeus
POTENSI DAN MANFAAT SELF-PUBLISHINGEdy Zaqeus
Pranayama: Nafas Untuk Kedamaian dan KesehatanEmmy Liana Dewi
PrasangkaAndrie Wongso
Prinsip Ayurveda untuk Meningkatkan Kualitas KehidupanEmmy Liana Dewi
Profesionalisme SejatiAndrie Wongso
Program Buku Sekolah Elektrik: Orangtua Siswa Masih Akan Membayar MahalRab A Broto
Proses Menuju Sukses SejatiSurya Rachmannuh
Psikosomatis, Apaan Tuh?Kolom Bersama
Puasa dan Tiga Dimensi Hidup BangsaKolom Bersama
PUTUS ASAAndrew Ho
Qiutters Can WinAdi W Gunawan
Rahasia Anti Frustasi: “Semeleh”Agung Praptapa
Rahasia Dalam Memikat PembacaEni Kusuma
Rahasia Masuk ke Level Deep HypnosisAdi W Gunawan
Rahasia Melakukan Stage HypnosisAdi W Gunawan
Rahasia Pensiun Muda, Kaya Raya, Dan BahagiaAdi W Gunawan
Rahasia Pensiun Muda, Kaya Raya, Dan BahagiaAgoeng Widyatmoko
Rahasianya adalah “PILIHAN” Anda !Kolom Bersama
Religious Aspects of HypnosisAdi W Gunawan
Resep NHAndrias Harefa
Resep SayaAndrias Harefa
Respons PembedaAndrias Harefa
Rumah Tangga Berantakan Karena PLRAdi W Gunawan
Rumput Tetangga Selalu Kelihatan Lebih HijauKolom Bersama
Saat Berada di Puncak KesuksesanAndrie Wongso
Safir Senduk: Sepuluh Kiat Sukses Penulis Best SellerWawancara
Sakit Gigi dan Sakit HatiKolom Bersama
Salah DefinisiAndrias Harefa
Salah Itu SulitAndrias Harefa
Saya Mau BerubahAndrie Wongso
Scientific EEG HypnotherapyAdi W Gunawan
Scientific MeditationAdi W Gunawan
Screen MemoryAdi W Gunawan
Sebelum Menulis, So What?Eni Kusuma
Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternama, Sandra BullockAndrew Ho
Sebuah Inspirasi Tentang ImpianAndrew Ho
Secangkir Teh dan Makna HidupSyahril Syam
Sekilas Tentang Phelps, Sang Pemecah Rekor Renang di Olimpiade Beijing 2008Andrew Ho
Seleksi Profesional, Kabinet ProfesionalRab A Broto
Semangat Idul Fitri, Semangat MemaafkanKolom Bersama
Semangat ToleransiAndrew Ho
Semangkuk BaksoAndrie Wongso
Seni BernegosiasiAndrew Ho
SENSITIF TERHADAP PERUBAHAN DAN MANAJEMEN PERUBAHANAndrew Ho
Sertifikasi TrainerAndrias Harefa
Sesuatu Kelihatan Sulit Sebelum DikerjakanAndrew Ho
Setiap Insan adalah SpesialAndrie Wongso
SGMAndrias Harefa
Share and be Happy – Berbagi dan BerbahagialahAndrie Wongso
Siapa Bilang Kerja Ikhlas Bukan Investasi?Kolom Bersama
Siapa Takut Menjadi Penulis Buku Bestseller?Kolom Bersama
SIIAAPAndrias Harefa
Sindrom Kepemimpinan: HotepapopuAndrew Ho
Sing Micoro Moncer, Fondasi Pembicara AndalWandi S Brata
SODOKAN KARAMBOL PENURUNAN SUKU BUNGAHer Suharyanto
Solid Team WorkSurya Rachmannuh
Solusi Cerdas Buku MahalKolom Bersama
Strategi Bisnis dari SWOT ke TOWSAndrew Ho
Strategi Dalam Waktu PergolakanAndrew Ho
Sudah Lupa Tuh …Kolom Bersama
SuksesKolom Bersama
Sukses Dengan Bertindak CepatEni Kusuma
Sukses dengan Pelayanan dan “Public Relations” yang BaikEni Kusuma
Sukses Dengan rekomendasiEni Kusuma
Sukses Menulis Karena Marah dan DendamAgung Praptapa
Supaya Pede Berbicara di Depan UmumAgung Praptapa
Supercharging Your SuggestionsAdi W Gunawan
Superfood: Seabreg Khasiat dari Buah GojiEmmy Liana Dewi
Tak Menulis Apa-ApaAndrias Harefa
Tak Sulit Mewujudkan Cinta Kasih Kita ke dalam Tindakan NyataAndrew Ho
Teknik Pengambilan Keputusan Bisnis Bagi Orang dengan Otak KiriKolom Bersama
Teknik Relaksasi: Genggam Jari untuk Keseimbangan EmosiEmmy Liana Dewi
Tekun, Pasti BerhasilEni Kusuma
Temukan Makna Kehidupan di Balik KekecewaanSyahril Syam
Tentang Cinta Dalam Kehidupan KitaAndrew Ho
Teori Jendela dan CerminAndrew Ho
Teori Tungku MentalAdi W Gunawan
TEROR EKONOMI – INDIKATOR PALSU IHSGHer Suharyanto
Teror Ekonomi – Indikator Palsu IHSGHer Suharyanto
Tetap Optimis dan Eksis di Masa KrisisAndrew Ho
The Bucket ListAndrew Ho
THE FORENSIK OF FORGIVENESS, Part OneKolom Bersama
The PARIS Formula untuk Sukses AndaAgung Praptapa
The Power of Action: Melawan Rintangan, Menaklukan Hambatan (Local Wisdom 6)Agung Praptapa
The Power of KepepetAgoeng Widyatmoko
The Power of PassionAgung Praptapa
The Power of “Ojo Dumeh”Agung Praptapa
The Symptom is The SolutionAdi W Gunawan
Tidak Menunda Berbuat BaikAndrew Ho
Tidak Menunda Berbuat BaikAndrew Ho
Tips AnyaAndrias Harefa
Titik KulminasiKolom Bersama
TJS: MYTAndrias Harefa
Trainer Level 5Andrias Harefa
Trainer Rp 7 MAndrias Harefa
Trans(aksi) vs Inter(aksi)Edy Suhardono
Tulisan yang MenggugahEni Kusuma
Uji Sugestibilitas : Perlukah?Adi W Gunawan
Untung Ada Orang GilaWandi S Brata
Waking HypnosisAdi W Gunawan


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.198.165.74
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia