Menghitung Hari

“1.043”
Tidak terasa, sudah hamper 3 tahun aku terus seperti ini. Setiap pagi kerjaannya hanya merobek kalender yang aku buat khusus dengan angka yang aku tulis manual hingga ribuan. Tapi sampai hari ke-1.043 ini juga, masih belum ada perubahan untukku.

Drrtt…drrtt…drrtt…
“Jangan lupa minum obat non :)”
Pesan dari Rion itu selalu menghiasi layar inboxku setiap pagi. Seolah dia adalah alarm.
—-*—-
“Ra…” tak kuasa ku menahan air mata. Kuterduduk lemas di bangku tepi danau, tepat dibawah rimbunan dahan pohon yang melindungiku dari rintik air hujan pagi itu.

Drrtt…drrtt…drrtt…
“Non, udah ya, jangan nangis lagi”
Entah dari mana Rion tahu kalau saat ini aku sedang menangis. Aku heran dengannya, kenapa dia selalu tahu apa yang sedang aku lakukan, dimana, bersama siapa dan dalam keadaan apapun. Aku selalu berfikir, apakah dia ada disekitarku? Tapi sudah pernah aku cari, bahkan sering, tetapi tidak ada siapapun di sekitarku.
Dengan mata terpejam, aku berdoa.
“Tuhan, beri aku kekuatan.”
Tak lupa aku menghanyutkan bunga mawar merah itu di danau. Kemudian berlalu dibawah payung di tengah rintik hujan yang bersenandung.
————-

“1.074”
Sudah sebulan ini aku tidak berkunjung ke danau. Rasanya kangen sekali. Tapi, tubuh ini begitu lemah.
“Obatnya udah diminum kan? Jangan sampai kelupaan ya :)”
Seulas senyum simpul tercipta dibibirku tiap pagi ketika aku membaca pesan singkat itu dari Rion. Padahal, hingga saat ini aku belum pernah membalas pesannya sekalipun sejak 2 tahun kita kenal. Tapi dia sudah tahu alasannya dan dia menerima itu semua dengan ikhlas.
“21 hari lagi” gumamku lirih.
Setetes air mata jatuh tepat diatas foto itu. Segera kubersihkan dan kusimpan kembali.
—-*—-
“Sayang, coba deh baju yang ini” sambil menenteng sebuah dress warna putih.
“Iya ma” dengan lemas aku menjawab.
“Ini pasti cocok deh buat kamu. Coba ya?” dengan senyuman manisnya, mama mengisyaratkan untuk aku mencobanya.
Setelah aku keluar dari ruang ganti…
“Ya ampun, Senja. Kamu cantik sekali nak” mama melihatku bak seseorang yang terhipnotis dengan pesonanya yang terkagum-kagum tiada henti. Sampai-sampai, seisi ruangan itupun menoleh kearahku dan berkata hal yang sama.
“Anak ibu cantik sekali. Cocok sekali dengan dress itu” komentar ibu-ibu yang berada tidak jauh dari tempat mama duduk.
“Udah, itu aja, ok nak ?” kembali dengan isyarat bahwa mama sangat setuju dengan apa yang aku pakai saat ini.
Drrtt…drrtt…drrtt…
“Pasti kamu cantik banget :)”
Seolah dia benar-benar dekat denganku saat ini. Atau memang dia punya indra keenam, aku juga tidak tahu pasti. Yang jelas, dia tahu segalanya tentangku.
————-

“1.088”
Tidak terasa, di kalender sudah memasuki hari ke 1.088. Waktu seolah berjalan begitu cepat, tanpa mau tahu dengan apapun kondisiku. Aku berharap bisa menghentikan waktu, agar aku bisa menikmati seharian penuh hariku tanpa ada seorangpun yang mengganggu.
—-*—-
Sambil menghanyutkan bunga mawar itu, aku bergumam…
“Apa ini jalan yang terbaik? Tunjukkan padaku.”
Drrtt…drrtt…drrtt…
“Aku tau kamu disana saat ini”
Sekan ada yang mendorongku untuk…
“Iya, aku disini” send…
“Akhirnya…
Kau membalas pesanku, Senja :’) ”
—-*—-
Ketika aku akan beranjak meninggalkan danau, tiba-tiba…
Drrtt…drrtt…drrtt…
“Seminggu lagi…
Seminggu lagi kita akan bertemu, Senja.
Dan, 4 hari lagi, aku akan pulang ke Indonesia.
Aku sudah urus semuanya.
Tunggu aku di Jogja”
Seketika, rasanya tubuhku begitu lemas hingga akhirnya aku terjatuh di rerumputan. Aku tidak tahu apa yang saat ini sedang aku rasakan dan apa yang tadi sempat membuatku akhirnya membalas pesan Rion. Semua ini sangat membingungkanku.
“Maafin aku…aku benar-benar gak tau harus berbuat apa” dengan isakan aku berusaha berucap.
———–

“1.092”
Tepat H-3 dari tanggal 9 September 2009.
Drrtt…drrtt…drrtt…
“Aku udah sampai di Jogja detik ini”
Pesan singkat itu membuatku semakin merasa bersalah. Entah bagaimana perasaanku saat ini, semuanya bercampur aduk menjadi satu.
Malam harinya, Rion mengirimkan sebuah foto. Foto dia bersama kedua orang tuanya saat berada di Bangkok, Thailand. Seutas senyum kembali hadir di bibirku.
“A…”
Drrtt…drrtt…drrtt…
“Semoga tidurmu nyenyak malam mini ?”
————–

“1.093”
H-2. Semakin dekat.

Drrtt…drrtt…drrtt…
“Aku harap kamu bisa”
Setetes air mata itu jatuh tepat di layar ponselku.
—-*—-
Aku hanya bisa merenung. Hal yang selalu aku lakukan setiap sore di taman belakang sambil menikmati suasana senja yang menghantarkan sang surya kembali ke peraduannya. Begitu indah. Tidak sepertiku, Senja yang selalu dihiasi dengan awan mendung disetiap suasananya. Yang tak jarang untuk meneteskan airnya.
—-*—-
Drrtt…drrtt…drrtt…
Ketika ku buka, ternyata sebuah foto yang dikirim Rion. Foto itu membuatku seolah menghentikan nafasku sejenak. Foto sepasang merpati putih dan …
Kembali, tak ada kuasa untuk menahannya.
—————

“1.094”
Sudah H-1. Itu tandanya…
Drrtt…drrtt…drrtt…
“Aku harap kamu ikhlas.
Senja…”
Aku berusaha menahannya, aku tidak mau kembali menjatuhkannya.
—-*—-
“Senja, turun nak” suara mama memanggilku.
Ternyata semua orang sudah menungguku dibawah. Bak seorang putri raja, aku berjalan dengan didampingi papa juga mama. Nenek dan kakek serta yang lain sudah bersiap di halaman belakang.
Acara ‘Siraman’ ini merupakan acara sakral adat orang Jawa. Karena, jika diurutkan, aku masih menuruni garis iyut yang dulunya adalah seorang darah biru yang besar didalam Keraton di Jogja sebagai seorang Patih.
—-*—-
Setelah semua acara selesai, aku kembali ke kamar untuk beristirahat. Saat membuka pintu kamar, suasana didalam seolah berubah seketika. Banyak bunga disana-sini. Terutama diatas tempat tidurku. Entah ini maksudnya apa, tapi aku tidak berkomentar apapun.

“Ini adalah malam terakhirku.
Entah apa yang akan terjadi esok, akupun tak tau.
Dengan perasaanku sendiri saja, aku masih bingung.
Aku juga tak tau, apa ini adalah jalan yang terbaik.”

Drrtt…drrtt…drrtt…
Sebuah foto yang sungguh mengejutkanku. Membuatku benar-benar tak bisa menahannya malam ini. Hingga aku sadar, bahwa air mata itu sudah menggenang diatas diaryku.
Setelah sekian lama kupandangi foto itu, akhirnya aku sadar. Bahwa, inilah takdirku. Inilah jalanku. Aku menyesal, sungguh menyesal. Setelah sekian lama aku sia-siakan, kini aku sadar bahwa inilah kenyataan. Jalan hidup yang harus aku jalani, bukan jalan yang hanya bisa aku pandangi.
“Aku ikhlas” send…
———-

“1.095”
Inilah saatnya. Tepat pada hari ke-1.095 di tanggal 9 September 2009 ini, semuanya akan berubah.
“Aku sudah ikhlas” gumamku dalam hati.

Drrtt…drrtt…drrtt…
“Aku sayang dan cinta kamu, Senja” dengan foto Rion yang sedang berdiri ditengah hamparan lilin yang membentuk hati dan taburan bunga mawar ditengahnya sambil membawa serangkaian bunga mawar yang sungguh indah.
Aku merasa begitu terkesan. Entah kenapa, rasa itu tiba-tiba hadir kembali. Jantung yang selama ini seolah berhenti untuk berdetak, kini dia berdetak kembali. Kupeluk ponselku dengan sebuah harapan.
“Semoga ini yang terakhir”
—-*—-
Ditengah perjalanan, kami dikagetkan dengan sebuah kabar yang mengejutkan.
Aku berjalan dengan lemas diantara lorong-lorong itu. Sambil tetap menggenggam ponsel itu ditangan dan mengangkat tinggi-tinggi dressku, berusaha melangkah lebih cepat. Semua mata tertuju padaku disetiap pavilion, tapi aku tak menghiraukannya.
Tepat diruangan 909, aku melihat seseorang yang begitu aku kenal sedang terbujur dengan berlumuran darah segar. Tak kuasa menahan tangis, aku menerobos masuk.
“Rion, ini aku, Senja. Aku disini” dengan nada terisak aku tetap berusaha untuk berucap.
“Sen…ja…ka…mu…can…tik…seka…li…deng…an…gaun…i…tu…” ucapnya terbata.
“Aku disini Rion. Aku udah ikhlas. Semua ini buat kamu. Maafin aku…”
Tiba-tiba dia membuka genggamannya dan mengeluarkan isi dari kotak kecil itu. Sambil meraih tanganku, dia berkata…
“ini…buk…ti…bah…wa…a…ku…sang…gup…” cincin cantik itu akhirnya melingkar di jari manisku.
“a…ku…ba…ha…gi…a…a…ku…ikh…lasss…”
“Iya…iya Rion, aku juga bahagia dan ikhlas. Kamu bertahan ya, demi aku”
“se…ma…yam…kan…a…ku…di…sam…ping…raaaaaaa…diiiitttttttt…”
Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttt…
Tanda di layar monitor berubah menjadi garis lurus horizontal. Dokter segera mengambil alat untuk membantu memompa jantungnya agar dapat berdetak kembali. Sedangkan aku, sudah tak kuasa menahan beban tubuhku sendiri. Aku semakin tak kuasa ketika dokter berpaling dan menggelengkan kepalanya dengan raut wajah yang sangat menyesal.
“Kenapa? Kenapa? Kenapa ini terjadi lagi? Kenapa!!!”
“udah nak, sabar. udah” mama berusaha menenagkanku walau dalam keadaan yang terisak.
*Dalam ingatanku, semuanya seakan saling berkejaran. Mengingat kejadian 3 tahun silam. Ketika pernikahanku akan digelar, Radit calon suamiku dan aku juga mengalami kecelakaan saat akan menuju gedung. Radit menderita luka yang sangat serius dibagian kepalanya, sedangkan aku hanya luka ringan dan cedera pada kepala. Pada akhirnya, Raditpun tak bisa diselamatkan.
Itulah alasan kenapa aku menutup hati hingga saat ini. Aku berusaha untuk setia pada Radit. Karena dialah cinta pertamaku. Tetapi semua berubah ketika waktu memasuki H-3 dari hari pernikahanku dengan Rion. Tapi kenapa, saat aku sudah sanggup, semuanya terulang kembali?
Akhirnya aku dibantu berdiri sama mama juga papa. Aku melihat sesosok laki-laki yang begitu tegar, setia dan ikhlas telah terbujur kaku dengan jas putihnya yang berlumuran darah sudah tak bernyawa lagi. Semua ini seolah tamparan kedua untukku. Penyesalan terdalam yang aku rasakan setelah kejadian 3 tahun yang lalu.
—-*—-
Dengan masih berpakaian gaun putih yang berlumuran darah Rion, aku menghadiri pemakaman yang dilakukan hari itu juga. Rasanya sungguh berat, sangat terpukul melihatnya terakhir kali dan sedekat ini dengan kondisi yang sangat tidak aku harapkan. Tapi kembali lagi, inilah takdir.
Bagiku, dunia ini begitu kejam. Bagaimana tidak, Dia telah mengambil dua orang yang sangat aku sayang, dengan cara yang sama.
“Rion, aku sangat menyesal. Aku menyesal udah sia-siain kamu selama ini. Aku masih berusaha untuk mengikhlaskan yang lalu. Dan sekarang aku udah bisa, aku udah ikhlas Rion. Tapi kenapa? Kenapa saat aku udah benar-benar sanggup, kamu pergi ninggalin aku? Kenapa kamu pergi…” tak sanggup lagi mulutku berkata-kata.
—-*—-
Saat ku tersadar, aku sudah berada dikamar. Ternyata waktu itu aku tak sadarkan diri di makan. Semua panik. Mereka takut terjadi sesuatu denganku. Terutama mama dan papa.
“Senja, kamu gak apa-apa nak?” Tanya papa.
“Kamu perlu ke rumah sakit, nak?” lanjut mama.
Aku hanya bisa menggelengkan kepala dan langsung beringsut di pelukan mama. Air mataku sudah tak terbendung lagi. Semuanya aku luapkan dalam pelukan mma.
“Yang sabar ya nduk. Sing ikhlas. Kamu harus kuat. Mama tau, mama ngerti. Kamu berdoa ya buat Rion” kata mama.
————

Setelah seminggu atau 7 hari kami mengadakan acara selamatan untuk kepergian Rion, akhirnya aku membuat sebuah keputusan yang terbaik dan terberat untukku.
“Ma…aku ijin ke makam dulu ya”
“Biar ditemenin sama Rani ya nak”
“Gak usah ma, Senja sendirian aja. Senja baik-baik aja kok” tersenyum dan meyakinkan mama.
“Ok kalau gitu, tapi hati-hati ya”
“Iya ma”
—-*—-
“Raditya Airlangga. Ini buat kamu. Diary terakhirku, setangkai bunga mawar dan foto kita. Aku sangat berterimakasih sama kamu atas semuanya. Semua yang udah kita lewati bersama dan semua hal yang membuatku banyak belajar dari kamu. Terimakasih. Dan, sampai jumpa. Aku harus pergi. Aku sayang kamu, Radit” sambil mencium nisan Radit.
“Rion Dewangga Putra. Ini foto sepasang merpati putih dan sepasang cincin yang kamu kasih ke aku. Foto kamu dengan jas putih itu di depan kursi pelaminan serta foto kamu ditengah hiasan lilin itu. Makasih buat semuanya. Makasih udah mau begitu setia nunggu aku buat buka hati. Makasih atas penantianmu selama ini. Dan maaf, karena aku udah sia-siain kamu. Aku sangat menyesal. Tapi akhirnya aku sadar, kamu udah ngajarin aku banyak hal. Untuk ikhlas dan bisa kuat menghadapi apapun yang terjadi. Membuatku mengerti akan arti dari melepaskan, sekalipun itu sangat sulit. Dan sekarang aku udah bisa lakukan itu buat kamu juga Radit. Makasih Rion. Dan ini persembahan terakhirku (sambil menunjukkan cincin yg aku pakai), cincin ini akan terus aku pakai, selamanya.” Sambil mencium nisan Rion.
“Selamat tinggal Radit. Selamat tinggal Rion. Aku akan meninggalkan Indonesia dan menetap di Amerika untuk menjalani kehidupanku yang baru. Dan aku janji, akan selalu mengenang kalian serta mendoakan kalian walau dari jauh.”
Perjalananku tidak berhenti hanya sampai disini. Karena, roda kehidupan akan terus berputar. Masih banyak hari yang harus aku lewati. Dan mulai detik ini, aku janji tidak akan menghitung hari lagi.

- TAMAT -

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.198.147.221
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia