May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)

Pagi yang cerah, puluhan sepeda motor berjejer, berbaris rapi di depan PT MCS, sebuah pabrik perakitan komputer yang konon terbesar di jawa timur, puluhan satpam pabrik berkumpul, berbaur dengan para buruh, namun tidak ada permusuhan atau suasana tegang, semua tampak kompak, ceria dan semangat. “Siap bos, bendera wis siap juga”, tukas nyong, salah satu buruh pabrik tersebut’. Sebuah bendera besar warna biru dengan huruf kapital besar warna putih bertuliskan “Serikat Pekerja Seluruh Indonesia”, selaras dengan kaos warna putih dengan tulisan yang sama, yang dikenakan oleh seluruh buruh yang berkumpul di depan pabrik tersebut, “Ok, sudah siap semua rek? bendera ne’ di pegang Nyong sama Selamet, sing kenceng rek kalo pegang bendera”, perintah cak Wakid, salah satu supervisor di pabrik yang terkenal cukup vokal, dia juga sering di percaya oleh para buruh untuk memimpin demo dan merupakan ketua serikat buruh di pabrik MCS. “Mayday.. mayday”, “Hidup buruh.. hidup buruh”, teriak para buruh tersebut dengan lantang dan penuh semangat, “Ayo rek, berangkat”, Ucap cak Wakid dengan lantang dan penuh semangat, memberi komando kepada sekitar lima puluhan buruh pabrik, hari ini tanggal 5 mei mereka berangkat untuk bergabung dengan ribuan buruh lain untuk mewakili jutaan rekan-rekan buruh lainnya, menyuarakan semua aspirasi, mengajukan tuntutan memperjuangkan nasib mereka, juga nasib jutaan buruh di negeri ini, bersama-sama mereka menuju pusat kota tempat para birokrat, penguasa dan para wakil rakyat berada.

Dua tahun yang lalu.
Nyong berangkat dari temanggung kota kelahirannya dengan harapan besar, dia berangkat ke Surabaya atas ajakan temannya untuk bekerja di salah satu pabrik perakitan komputer yang katanya terbesar di wilayah Indonesia timur, harapan, kebanggaan, mimpi, cita-cita dan semua jalan indah seolah terhampar di depan mata imajinasi nyong, bagaimana emaknya, adik-adiknya, seluruh sanak saudara di kampung semua sangat bangga Nyong bisa bekerja di kota, “Kapan kamu bisa kerja?”, tanya HRD pabrik kepada Nyong, “Segera bu, saya siap kerja kapan saja”, jawab nyong dengan senyum lebar, sumringah, matanya pun berbinar-binar, dia pun langsung menemui temannya atas kabar gembira tersebut, segera dia juga langsung menelpon ke kampung halamannya tentang kabar gembira tersebut, terang keluraga di kampung sangat gembira mendengar kabar tentang Nyong.

Malam sebelum hari petama kerja Nyong sulit memejamkan mata, sebagai orang yang baru datang ke kota, dia tentu senang bukan main bayangan dan rencana-rencana Indah berlintasan di pikirannya, apalagi perusahaan tersebut menurut sang Nona HRD, memang perusahaan perakitan komputer terbesar di jawa timur, “Pasti kesejahteraan karyawan akan sangat terjamin,” batin Nyong sangat senang, dia pun berusaha memejamkan mata karena besok pagi harus berangkat bekerja. Tapi itu dulu Nyong. Tatapan kosong Nyong, menatap kertas warna merah yang di genggamnya, Nyong mendapat SP 2 dari perusahaan plus Nota ganti rugi 9 juta rupiah karena dia di tuduh menghilangkan 2 buah laptop. Semua harapan Nyong hilang, sirna, lenyap tersapu arogansi para petinggi. Nyong bingung, sedih dan marah Nyong sudah berusaha melawan dengan mendatangi manajer dan HRD, dia berusaha menjelaskan dan mencari penjelasan, bagaimana mungkin dia yang sama sekali tidak tahu sebab dan duduk persoalan atas hilangnya dua laptop tersebut bisa di sangkut pautkan dengan masalah tersebut. “Berdasarkan keterangan dari pihak audit, maka kamu harus bertanggung jawab atas hilangnya dua laptop ini, kau sudah menyalahi prosedur”, kata-kata ketus dari sang manajer masih terngiang di telinga Nyong, “prosedur? Prosedur yang mana? dasar biadab, keparat!!”, Nyong pantas geram karena selama ini dia tidak pernah tahu bagaimana bentuk dan poin-poin dalam prosedur tersebut, bahkan menurutnya pabrik dimana dia bekerja sekarang ini tidak pernah punya standard prosedur baku, semua selalu di tentukan secara sepihak oleh para atasan, apakah benar pabrik ini yang terbesar di jawa timur, dia pun mengadu ke serikat buruh pimpinan cak Wakid, tapi percuma. Pada akhirnya Nyong harus rela gaji UMR nya yang tidak pernah naik itu di potong untuk ganti rugi laptop yang hilang plus kehilangan uang bonus yang jumlahnya tak seberapa itu karena SP 2 yang ia terima, Maaf Nyong tapi inilah realitas kita para buruh, ini kota besar Nyong, para kapitalis itu takkan rela kalian para buruh sejahtera. take it or leave it!!

Lima tahun lalu
Selamet yang lulusan STM gembira bukan main, dia langsung di terima kerja di pabrik tepat dia magang sebelumnya, di pabrik perakitan komputer terbesar di jawa timur, mimpinya selama ini untuk meringankan beban orang tuanya tampaknya akan segera terwujud, yeahh, Selamet benar-benar merasa sangat senang dan bersyukur, keluarga selamet juga tak kalah senangnya dengan kabar ini. Dua tahun kemudian Selamet meminang gadis incarannya, mereka menikah dengan perayaan yang sederhana, beberapa bulan kemudian istri Selamet hamil, tapi sayang, malang tak dapat di tolak, istri Selamet mengalami keguguran, menurut diagnosis dokter istri Selamet mengalami kelelahan sehingga berpengaruh terhadap kandungan, seharusnya istri Selamet tidak boleh bekerja terlalu keras, tapi tampaknya kedua pasangan tersebut tidak punya pilihan lain, gaji Selamet yang sudah bekerja di perusahaan tersebut selama lima tahun tidak pernah naik, terpaksa sang istri membantu bekerja dengan mengajar di beberapa tempat bimbingan belajar dan sekolah swasta, sekedar untuk mencukupi kebutuhan mereka berdua. Yang membuat Slamet sangat kecewa adalah kenyataan bahwa perusahaan tempat dia bekerja tidak memberikan bantuan kesehatan yang layak pada saat istrinya sedang dalam kondisi kritis, pasca keguguran, untunglah istri Selamet bisa sehat kembali.

Sebenarnya Selamet sudah berusaha keras untuk meminta bantuan kepada perusahaan, lagipula masa kerja Selamet sudah lebih dari 3 tahun, seharusnya dia layak mendapatkan banyak tunjangan dari perusahaan, tapi nihil, hanya sedikit dana yang keluar dan sangat tidak sebanding besarnya biaya yang harus dikeluarkan Selamet, hilang sudah harapan Selamet dan istrinya untuk meminang seorang anak, buah cinta kasih mereka selama ini. “Sabar ya dik, mungkin ini ujian dari Allah untuk kita, kamu yang tabah ya”. hibur Selamet pada istrinya tiap malam, karena istrinya tampaknya masih sangat sedih dan terpukul. Maaf Met tapi inilah realitas kita para buruh, ini kota besar Met, para kapitalis itu takkan rela kalian para buruh sejahtera. take it or leave it!!

Sebelas tahun yang lalu.
Mas Dody baru saja datang dari kalimantan, ketika dia masih berumur 28 tahun, dia bertemu dengan Kevin anak kho Salim seorang pedagang toko komputer di kawasan Demak Surabaya, mereka bertemu ketika mas Dody masih menjadi sales di salah satu toko komputer yang ada di hitech Mall, saat itu mas Dody sering mengantar spare part komputer ke toko milik Kho Salim, karena tetarik dengan kinerja Mas Dody Kho Salim menawarkan lowongan kerja pada Mas Dody dan mas Dody pun menerima tawaran kerja Kho Salim. “Baik Kho, Terima kasih tawarannya, saya mau kerja sama Kho Salim’ lagian gajinya juga lebih lumayan dibanding tempat kerja ku yang sekarang”, ucap mas Dody waktu itu.

Setelah itu Kevin anak Kho Salim meneruskan usaha toko komputer itu, bersama mas Dody merek berdua bekerja keras, sangat sangat keras, dan hebatnya mereka berdua berhasil mengembangkan toko komputer warisan Kho salim, dari sebuah toko komputer kecil biasa menjadi main dealer sebuah vendor komputer besar, sampai akhirnya berkembang menjadi sebuah pabrik perakitan komputer terbesar di Jawa timur. “Kita berhasil Dody, aku berhasil mengembangkan usaha papa”. Kata Kevin dengan bangga pada mas Dody, saat pembangunan pabrik komputer milik Kevin baru saja selesai, “Ya ko, kayaknya bisnis ko Kevin bakal lebih sukses lagi, selamat ko”, kata mas Dody pada Kevin waktu itu, tentu saja dalam hati mas Dody perkataan selamat itu di sertai sebuah harapan besar terhadap massa depan karir dan kesehjahteraan nya. Akan tetapi harapan tinggal harapan, bukannya kenaikan karir atau perbaikan kesehjahteraan yang di dapat, karena yang mendapatkan itu semua adalah para sanak, saudara dan teman-teman para petinggi dan pemilik pabrik yang masih terhitung satu ras dengan mereka. Lalu kemana mas Dody?, mas Dody justru terbaring lemah di rumahnya karena sebuah kecelakaan lalu lintas ketika sedang mengantar barang dari pabrik ke sebuah dealer komputer, dan kakinya terpaksa di amputassi karena terluka parah, sayang pihak pabrik hanya memberikan bantuan seadanya, dan masa depan mas Dody dan keluarga semakin tidak menenentu karena PHK sepihak, mas Dody di tuduh lalai dalam mengemudi oleh pihak pabrik sehingga menyebabkan kerugian material bagi pabrik, sehingga dia di SP3 sekaligus PHK, dengan pesangon seadanya plus bantuan kesehatan untuk perawatan mas Dody yang juga seadanya. Kenyataan yang benar-benar sulit di terima bagi mas Dody mengingat perjuangannya dulu ketika awal kali membangun dan membesarkan pabrik ini bersama Kevin si anak pemilik pabrik. Semua dedikasi, kerja keras dan loyalitas Mas Dody selama ini tampaknya sia-sia, musnah di telan waktu, keangkuhan dan ketidak pedulian kelewat batas ideologi kapitalisme. Maaf mas Dody tapi inilah realitas kita para buruh, ini kota besar mas, para kapitalis itu takkan rela kalian para buruh sejahtera.

Tujuh tahun yang lalu
Ketika sudah hampir putus asa mencari kerja ke sana kemari, cak Wakid benar-benar bersyukur ketika mendapat tawaran kerja dari teman lamanya, “wis gini aja Kid, kamu buaten lamaran, nanti biar lamaran mu aku masukkan ke pabrik tempat aku kerja”, kata mas Dody waktu itu, yah mas Dody memang sahabat lama cak Wakid, karena mereka pernah satu SMA. Cak Wakid benar-benar sangat bersyukur dan sangat berterima kasih kepada mas Dody, karena akhirnya cak Wakid bisa di terima kerja di pabrik tersebut.

“dik Allhamdulillah, aku dapat pekerjaan”, cak Wakid dengan gembira mengabarkan kepada istrinya, “yang benar mas?”, tanya istri cak Wakid setengah terkejut, “iya dik, kebetulan aku bertemu teman lamaku, dan dia bantu aku untuk ngelamar kerja di pabrik tempat dia kerja, dan aku keterima kerja di sana”. “Syukurlah mas, Alhamdullillah ya mas”. Istri cak Wakid luar biasa senang sekaligus lega mendengar kabar ini.

Namun seiring berjalannya waktu nampaknya Cak wakid pun mulai sadar dengan realita yg ada di sekitarnya, satu persatu dia mendengar dan melihat kesulitan dan ketidakadilan yang di terima rekan-rekan sesama buruh di pabrik tempatnya bekerja, sebenarnya secara ekonomi cak Wakid cukup bersukur meskipun menerima upah yang minim tapi dia dan keluarganya cukup tertolong karena usaha warung nasi sederhana milik istrinya cukup laris. Sampai akhirnya dia mengetahui kondisi mas Dody, sahabatnya yang banyak membantunya, membuat cak Wakid tidak bisa tinggal diam lagi, “sudahlah kid, kamu jangan emosi gitu, wong aku sing sakit lha koq kamu sing ngamuk, santai ae, aku ikhlas kid”, “tapi Mas, ini gak bisa dibiarkan”. Protes cak Wakid, “Kid, ini memang sudah cobaan dari Allah, aku ikhlas, santai, sing penting kamu harus bisa kompak sama teman-teman yang lain, saling bantu dan saling melindungi, tapi tetep profesional”, mas Dody tersenyum sambil memegang erat tangan cak Wakid. “Ingat Wakid, Allah selalu bersama orang yang sabar”. Sejak saat itulah Cak Wakid bersama dengan para buruh senior lain berjuang untuk mendirikan organisasi serikat buruh di pabrik untuk memperjuangkan nasib mereka, perjuangan yang tidak mudah mengingat pihak manajemen pabrik sangat menentang keras berdirinya serikat buruh di lingkungan pabrik. Cak Wakid pun terpilih menjadi ketua organisasi buruh dan dia bertekad untuk berusaha sekuat tenaga memperjuangkan nasib ribuan buruh di pabrik tersebut. Maaf Cak Wakid tapi apa sampeyan mampu memperjuangkan nasib kita? karena inilah realitas kita para buruh, ini kota besar Cak, apakah para kapitalis itu rela kita para buruh sejahtera?

Tahun ini
Hari ini, tepat tanggal 5 mei, mereka semua berkonvoi, bersama-sama, beramai-ramai, tidak hanya dengan sesama rekan satu pabrik, tapi juga dengan rekan-rekan dari pabrik-pabrik lainnya, mereka menuju ke pusat kota, yang juga merupakan ibukota propinsi ini, menuju ke tempat para birokrat dan wakil rakyat yang terhormat, berusaha bersama-sama memperjuangkan nasib mereka dan nasib jutaan buruh lainnya di negeri ini, “Demi keluarga kita, demi masa depan kita, kita harus terus berjuang, hidup buruhh!!”, Cak Wakid berteriak dengan lantang memberi semangat kepada seluruh rekan-rekannya. Di dalam benak cak Wakid, tertanam kuat memori tentang mas Dodi yang telah meninggal tiga bulan yang lalu. Tanpa terasa air mata meleleh ke pipi cak Wakid, “Doakan aku mas, aku akan terus berjuang demi teman-teman kita, doakan aku”. tekad cak Wakid dalam hati. Selamat berjuang cak Wakid, selamat berjuang teman-teman, karena kalian tidak hanya membawa harapan kalian seorang, tapi juga nasib jutaan buruh di negeri ini. Perjuangan ini mungkin tidak akan pernah mengenal kata berakhir, jadi teruslah berjuang sampai mereka mendengarkan JERITAN NASIB KITA!!!

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )


Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]or1&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.167.202.184
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia