nomor1.com
  Home | Multi-Post | Web Hosting | Brainwave | Inspiration Ref: iklanda321  
 
Kumpulan Cerita Inspirasi & Motivasi

    Aku Ingin Mama Kembali

    Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka, merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya. Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China . Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da. Mengikuti kisahnya di televisi, membuat saya ingin menuliskan cerita ini untuk melihat semangatnya yang luar biasa. Bagi saya Zhang Da sangat istimewa dan luar biasa karena ia termasuk 10 orang yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar manusia. Atau lebih tepatnya ia adalah yang terbaik diantara 140 juta manusia. Tetapi jika kita melihat apa yang dilakukannya dimulai ketika ia berumur 10 tahun dan terus dia lakukan sampai sekarang (ia berumur 15 tahun), dan satu-satunya anak diantara 10 orang yang luar biasa tersebut maka saya bisa katakan bahwa Zhang Da yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar penduduk China.

    Pada waktu tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah. Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya. Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.. Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat

    Zhang Da Merawat Papanya yang Sakit.

    Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggung jawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggung jawabnya sehari-hari.

    Zhang Da menyuntik sendiri papanya.

    Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi/suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.

    Aku Mau Mama Kembali.

    Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, Pembawa Acara bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “Aku Mau Mama Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap. Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

    Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yang istimewa untuk menjalani ujian di dunia. Sehebat apapun ujian yang dihadapi pasti ada jalan keluarnya…ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Allah tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya. Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan…. bangkitlah!!! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yang telah berusaha sekuat kemampuannya.





    KIRIM/POST KE WALL ANDA ATAU TEMAN-TEMAN:

    Untuk memilih beberapa teman sekaligus, tekan tombol CTRL
    sambil menekan tombol kanan mouse.
    Jumlah yang dipilih:
    0 orang.

 


FREE LOGIN
Via Facebook

Kunjungan Terkini:
Arif Handriono Kusum
SILVER
Fadhlan Alan An-Naza
SILVER
Rosendra Widyatmoko
SILVER
Early Wardoyo
SILVER
Benny Manurunung
SILVER
Deni Yanto
www.sandrawisata.co.
EMERALD
Azlan Chibi-Chibi Co
SILVER
Warjo Yunus
waryun109
GOLD
Yan Abdullah
GOLDEN GATE
GOLD
Aep Saepuloh
SILVER
Fenti Youarenita
SILVER
LhAm SHie
SILVER
Nanang Nanzt
SILVER
Erlan Oktriandi
Website / Blog
GOLD
Catatan Si Naca
SILVER
Gomes Marthen
Blog
GOLD
Taufik Hidayat
pisangkipas.wordpres
PLATINUM
Rica Damayanti
SILVER
Mora Tumanggor P
' PENABUR UANG.COM '
GOLD
Moxx Herlambang
www.nomor1.com/moxh9
EMERALD
Av Ve
Website replika prib
TRIPLE DIAMOND
Edy Franjaya
Blog/Website Anda
GOLD
Jani Setiawan
SILVER
Ratih Mukti
SILVER
Lina Emerald Berry
SILVER
Anwarudin Spdi
SILVER
Ritma Ratri
http://5bintang.biz/
DIAMOND
Julandri Simanjuntak
SILVER
Mbah Juan
mbahjua333
GOLD
Deni Begenk
SILVER
Arieef Akp
SILVER
Samsul Maarif
http://www.fx7pro.co
EMERALD
Yonas Muanley Yonas
Blog/Website Anda
GOLD
Hans Syah
SILVER
Abdul Karim
http://www.nomor1.co
GOLD
Eric Sun
SILVER
Yuniardi Permana Jsi
JSS Tripler
GOLD
Wool Ailurofilia El-
SILVER
Srengenge Cahyane Bu
SILVER
Cii Randy
SILVER
Fenny Septiani Artis
SILVER
Asepyudi Abi RidhaSa
SILVER
Mannen Simanjuntak
Blog/Website Anda
GOLD
Asnawi Dahlan
http://www.nomor1.co
DIAMOND
Faidza Ahmad Faudzi
BlogEfauzi.blogspot.
GOLD
Bujangkelana Aan
nomor1.com/bujaa5689
GOLD
Aloisius Rabata Tabu
SILVER
Anchy Ibrahim
SILVER
Sihite Gusni Rani Lm
SILVER
Mastut Özil
SILVER
Wie Jayanto Tri
jabonjawa.com
GOLD
Hendri Dunant Cobain
http://henc1524.blog
GOLD
Indra Yuana Yan
nomor1.com/indrya401
GOLD
Rizki Febrian
SILVER
Wong Sarungan
SILVER
Vivi Suzanty
SILVER
Indraswarie Amelia
SILVER
Yantu Yasa
yantyas983
GOLD
Sun Sun Munggaran
SILVER
Lenny Kristina
SILVER
Dede Nurul Furqon
SILVER
Didik Dika Cell
Blog/Website Anda
GOLD
Agus Sholeh
http://www.agush4291
GOLD
Herriyanto Tjiang
SILVER
Imam Juansyah
nomor1.com/imajua842
GOLD
John Al Tanjunge
Blog/www.nomor 1.com
GOLD
عدي بخاري ت
http://www.adibukhar
GOLD
KiKi Brh
Kikibr
PLATINUM
Anna Wijaya
SILVER
Nahidlul Afkar
Blog/Website Anda
GOLD
Rachmat Hidayat Hata
SILVER
Kimberly Dewata Bali
SILVER
Irwan Prasetia Notre
SILVER
Diwan Sasa
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Syamsul Arif Mazza
KOPI BCA
DIAMOND
Subur Wijaya Rafael
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
MeeLa V AzLah
Jamila Mustika
GOLD
Yohan Wenas
Website / Blog
GOLD
Maria Pahlewi Suryan
nomor1.com/marisur38
PLATINUM
Budi Rahardjo
SILVER
Nurus Yussamat
SILVER
Yogi Indra
SILVER
Neno Soedibjo
SILVER
Addy Gayo
www.nomor1.com/addga
PLATINUM
Abah Tito Chicarito
SILVER
Dasa Nugraha
Blog/Website Anda
GOLD
Supriatna Apep
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Quake Vienz
SILVER
Sulaeman Apandi
SILVER
Alex Eka Putra
Blog/Website Anda
GOLD
Novi Even
SILVER
Amos Neolaka
Blog/Website Anda
GOLD
Edy Rakhmad
SILVER
Eman Felani
GREAT SUCCES
DIAMOND
Dhea Febryanni
SILVER
Ahmad Henriu Deadi
Blog//www.nomor1.com
EMERALD
Herri Kong
SILVER
Shodikin Qiqin Luphe
SILVER
David Pangestu
SILVER
Salam Sukses
Rahasia Website Pemu
PLATINUM
Askari Sinatra
nomor1.com/askarsin2
GOLD
Nurazmina Wahdiyani
Blog/Website Anda
GOLD
Visit-Me Zaenulcom
ad3cash
DIAMOND
Ahmad Yasin
SILVER
Hery Intinkrezpect
SILVER
Yusto Kurniawan
SILVER
Azwar Asyek
Blog/Website Anda
PLATINUM
Raisyaina Syarefah
Blog/Website Anda
GOLD
Atien Lubis
SILVER
Bahoraja Kingdom
SILVER
Amee Lee
SILVER
Arl Be Perfect
Snack Super Kaya
GOLD
Tanti Saraswati II
SILVER
Candi Andrian
SILVER
Akbar Zaulloises
SILVER
Ookie Simatupang
SILVER
Ferry Sulistio
SILVER
Syahrial Anak Medan
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Ronny Martin
SILVER
Bob Ardian
Blog/Website Anda
DIAMOND
Kambing Hitam
SILVER
Alghaunjary Guvano
SILVER
Agus Katemoul S Hadi
SILVER
Iil Smoc Bertobat
SILVER
Elc Ramot Cha-amo
SILVER
V'Line Phen
SILVER
Josaphat Pandiangan
SILVER
Asy Syifa
SILVER
Karyanto Hubu
Blog/Website Anda
PLATINUM
Lusy Noviani Lo
SILVER
Yahya Kurniawan Suzu
SILVER
Denie Bule
Blog/Website Anda
GOLD
Iwan Khristanto
SILVER
Zen Wenkzie Menkze
Blog/Website Anda
GOLD
Hadi Widjaya
aryozbiz.web.id
GOLD
Aris Munandar
SILVER
Jon Bengal
SILVER
Fadly Tambengi
SILVER
Rully Salahudin
SILVER
Itonk Brata
SILVER
Aditya Nugroho
SILVER
Dinar Renata
SILVER
Nita Trisiana Pranot
SILVER
Sri Dewi Nur Atiqoh
Blog/Website Anda
EMERALD
Natalia Titiheru
Blog/Website Anda
GOLD
Hans Kalangit
Blog/Website Anda
EMERALD
Hendri B Saputra
SILVER
Abdul Aziz
SILVER
Agnes Kewa Daton
SILVER
 
© www.Nomor1.com - email: admin@nomor1.com   Terms of Use   Privacy Policy