nomor1.com
  Home | Multi-Post | Web Hosting | Brainwave | Inspiration Ref: iklanda321  
 
Kumpulan Cerita Inspirasi & Motivasi

    Asal Usul Danau Toba

    Pada zaman dahulu di suatu desa di Sumatera Utara hiduplah seorang petani bernama Toba yang menyendiri di sebuah lembah yang landai dan subur. Petani itu mengerjakan lahan pertaniannya untuk keperluan hidupnya.

    Selain mengerjakan ladangnya, kadang-kadang lelaki itu pergi memancing ke sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Setiap kali dia memancing, mudah saja ikan didapatnya karena di sungai yang jernih itu memang banyak sekali ikan. Ikan hasil pancingannya dia masak untuk dimakan.

    Pada suatu sore, setelah pulang dari ladang lelaki itu langsung pergi ke sungai untuk memancing. Tetapi sudah cukup lama ia memancing tak seekor iakan pun didapatnya. Kejadian yang seperti itu,tidak pernah dialami sebelumnya. Sebab biasanya ikan di sungai itu mudah saja dia pancing. Karena sudah terlalu lama tak ada yang memakan umpan pancingnya, dia jadi kesal dan memutuskan untuk berhenti saja memancing. Tetapi ketika dia hendak menarik pancingnya, tiba-tiba pancing itu disambar ikan yang langsung menarik pancing itu jauh ketengah sungai. Hatinya yang tadi sudah kesal berubah menjadi gembira, Karena dia tahu bahwa ikan yang menyambar pancingnya itu adalah ikan yang besar.

    Setelah beberapa lama dia biarkan pancingnya ditarik ke sana kemari, barulah pancing itu disentakkannya, dan tampaklah seekor ikan besar tergantung dan menggelepar-gelepar di ujung tali pancingnya. Dengan cepat ikan itu ditariknya ke darat supaya tidak lepas. Sambil tersenyum gembira mata pancingnya dia lepas dari mulut ikan itu. Pada saat dia sedang melepaskan mata pancing itu, ikan tersebut memandangnya dengan penuh arti. Kemudian, setelah ikan itu diletakkannya ke satu tempat dia pun masuk ke dalam sungai untuk mandi. Perasaannya gembira sekali karena belum pernah dia mendapat ikan sebesar itu. Dia tersenyum sambil membayangkan betapa enaknya nanti daging ikan itu kalau sudah dipanggang. Ketika meninggalkan sungai untuk pulang kerumahnya hari sudah mulai senja.

    Setibanya di rumah, lelaki itu langsung membawa ikan besar hasil pancingannya itu ke dapur. Ketika dia hendak menyalakan api untuk memanggang ikan itu, ternyata kayu bakar di dapur rumahnya sudah habis. Dia segera keluar untuk mengambil kayu bakar dari bawah kolong rumahnya. Kemudian, sambil membawa beberapa potong kayu bakar dia naik kembali ke atas rumah dan langsung menuju dapur.

    Pada saat lelaki itu tiba di dapur, dia terkejut sekali karena ikan besar itu sudah tidak ada lagi. Tetapi di tempat ikan itu tadi diletakkan tampak terhampar beberapa keping uang emas. Karena terkejut dan heran mengalami keadaan yang aneh itu, dia meninggalkan dapur dan masuk kekamar.

    Ketika lelaki itu membuka pintu kamar, tiba-tiba darahnya tersirap karena didalam kamar itu berdiri seorang perempuan dengan rambut yang panjang terurai. Perempuan itu sedang menyisir rambutnya sambil berdiri menghadap cermin yang tergantung pada dinding kamar. Sesaat kemudian perempuan itu tiba-tiba membalikkan badannya dan memandang lelaki itu yang tegak kebingungan di mulut pintu kamar. Lelaki itu menjadi sangat terpesona karena wajah perempuan yang berdiri dihadapannya luar biasa cantiknya. Dia belum pernah melihat wanita secantik itu meskipun dahulu dia sudah jauh mengembara ke berbagai negeri.

    Karena hari sudah malam, perempuan itu minta agar lampu dinyalakan. Setelah lelaki itu menyalakan lampu, dia diajak perempuan itu menemaninya kedapur karena dia hendak memasak nasi untuk mereka. Sambil menunggu nasi masak, diceritakan oleh perempuan itu bahwa dia adalah penjelmaan dari ikan besar yang tadi didapat lelaki itu ketika memancing di sungai. Kemudian dijelaskannya pula bahwa beberapa keping uang emas yang terletak di dapur itu adalah penjelmaan sisiknya. Setelah beberapa minggu perempuan itu menyatakan bersedia menerima lamarannya dengan syarat lelaki itu harus bersumpah bahwa seumur hidupnya dia tidak akan pernah mengungkit asal usul istrinya myang menjelma dari ikan. Setelah lelaki itu bersumpah demikian, kawinlah mereka.

    Setahun kemudian, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang mereka beri nama Samosir. Anak itu sngat dimanjakan ibunya yang mengakibatkan anak itu bertabiat kurang baik dan pemalas.

    Setelah cukup besar, anak itu disuruh ibunya mengantar nasi setiap hari untuk ayahnya yang bekerja di ladang. Namun, sering dia menolak mengerjakan tugas itu sehingga terpaksa ibunya yang mengantarkan nasi ke ladang.

    Suatu hari, anak itu disuruh ibunya lagi mengantarkan nasi ke ladang untuk ayahnya. Mulanya dia menolak. Akan tetapi, karena terus dipaksa ibunya, dengan kesl pergilah ia mengantarkan nasi itu. Di tengah jalan, sebagian besar nasi dan lauk pauknya dia makan. Setibanya diladang, sisa nasi itu yang hanya tinggal sedikit dia berikan kepada ayahnya. Saat menerimanya, si ayah sudah merasa sangat lapar karena nasinya terlambat sekali diantarkan. Oleh karena itu, maka si ayah jadi sangat marah ketika melihat nasi yang diberikan kepadanya adalah sisa-sisa. Amarahnya makin bertambah ketika anaknya mengaku bahwa dia yang memakan sebagian besar dari nasinya itu. Kesabaran si ayah jadi hilang dan dia pukul anaknya sambil mengatakan: “Anak kurang ajar. Tidak tahu diuntung. Betul-betul kau anak keturunan perempuan yang berasal dari ikan!”

    Sambil menangis, anak itu berlari pulang menemui ibunya di rumah. Kepada ibunya dia mengadukan bahwa dia dipukuli ayahnya. Semua kata-kata cercaan yang diucapkan ayahnya kepadanya di ceritakan pula. Mendengar cerita anaknya itu, si ibu sedih sekali, terutama karena suaminya sudah melanggar sumpahnya dengan kata-kata cercaan yang dia ucapkan kepada anaknya itu. Si ibu menyuruh anaknya agar segera pergi mendaki bukit yang terletak tidak begitu jauh dari rumah mereka dan memanjat pohon kayu tertinggi yang terdapat di puncak bukit itu. Tanpa bertanya lagi, si anak segera melakukan perintah ibunya itu. Dia berlari-lari menuju ke bukit tersebut dan mendakinya.

    Ketika tampak oleh sang ibu anaknya sudah hampir sampai ke puncak pohon kayu yang dipanjatnya di atas bukit , dia pun berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari rumah mereka itu. Ketika dia tiba di tepi sungai itu kilat menyambar disertai bunyi guruh yang megelegar. Sesaat kemudian dia melompat ke dalam sungai dan tiba-tiba berubah menjadi seekor ikan besar. Pada saat yang sama, sungai itu pun banjir besar dan turun pula hujan yang sangat lebat. Beberapa waktu kemudian, air sungai itu sudah meluap kemana-mana dan tergenanglah lembah tempat sungai itu mengalir. Pak Toba tak bisa menyelamatkan dirinya, ia mati tenggelam oleh genangan air. Lama-kelamaan, genangan air itu semakin luas dan berubah menjadi danau yang sangat besar yang di kemudian hari dinamakan orang Danau Toba. Sedang Pulau kecil di tengah-tengahnya diberi nama Pulau Samosir.





    KIRIM/POST KE WALL ANDA ATAU TEMAN-TEMAN:

    Untuk memilih beberapa teman sekaligus, tekan tombol CTRL
    sambil menekan tombol kanan mouse.
    Jumlah yang dipilih:
    0 orang.

 


FREE LOGIN
Via Facebook

Kunjungan Terkini:
Taufik Hidayat
pisangkipas.wordpres
PLATINUM
Faidza Ahmad Faudzi
BlogEfauzi.blogspot.
GOLD
Rosita Goh
SILVER
Benny Manurunung
SILVER
Deni Yanto
www.sandrawisata.co.
EMERALD
Azlan Chibi-Chibi Co
SILVER
Warjo Yunus
waryun109
GOLD
Yan Abdullah
GOLDEN GATE
GOLD
Andi Wong
SILVER
Muhammad Iqbal
SILVER
Suciana Umminya Haid
SILVER
Erlan Oktriandi
Website / Blog
GOLD
Machmud Kino Pakaya
SILVER
Gomes Marthen
Blog
GOLD
Mora Tumanggor P
' PENABUR UANG.COM '
GOLD

SILVER
Moxx Herlambang
www.nomor1.com/moxh9
EMERALD
Av Ve
Website replika prib
TRIPLE DIAMOND
Evi Simamora
SILVER
Bang Yos Hpa
SILVER
Erwin Dwi Putra
SILVER
Robert Sefte Pirdina
SILVER
Edy Franjaya
Blog/Website Anda
GOLD
Bunda Ikram
SILVER
Maz Kelik
SILVER
Ritma Ratri
http://5bintang.biz/
DIAMOND
Neneng Susilawati
SILVER
Nomi Dranova
SILVER
Lisa Prihatin
SILVER
Mbah Juan
mbahjua333
GOLD
Sinyo Mad
SILVER
Anwar Susanto Ang
SILVER
Yossy Aringga
SILVER
Samsul Maarif
http://www.fx7pro.co
EMERALD
Yonas Muanley Yonas
Blog/Website Anda
GOLD
Abdul Karim
http://www.nomor1.co
GOLD
Novan Bagus Firmansy
SILVER
Noer Fiedha
SILVER
Yuniardi Permana Jsi
JSS Tripler
GOLD
Yunita Rachmawati Ni
SILVER
Febriani Tweentyanna
SILVER
Philemon Ginting
SILVER
Tomi Kurniawan
SILVER
Klara Elia Queenizme
SILVER
Welda Uitia
SILVER
Roesdi Rusdi
SILVER
Darma Harefa
SILVER
Fenny Septiani Artis
SILVER
Asepyudi Abi RidhaSa
SILVER
Aulia Rahman
SILVER
Mannen Simanjuntak
Blog/Website Anda
GOLD
Roby Darmawan
SILVER
Asnawi Dahlan
http://www.nomor1.co
DIAMOND
Nessa Novarisa
SILVER
Arman Batubara
SILVER
Sounia Salim
SILVER
Cucum Yanwar
SILVER
Bujangkelana Aan
nomor1.com/bujaa5689
GOLD
Firmano Numero Uno
SILVER
Andris Masengi
SILVER
Herry Johanes
SILVER
Dharma Siebodax Gelo
SILVER
Rudy Elvino Eps V
SILVER
Siau Ling
SILVER
Wie Jayanto Tri
jabonjawa.com
GOLD
Caca Okoygeboy
SILVER
Andrea Mayrani
SILVER
Wahyu Soulselly
SILVER
Hendri Dunant Cobain
http://henc1524.blog
GOLD
Fannie Kieztiyantie
SILVER
Indra Yuana Yan
nomor1.com/indrya401
GOLD
Iin Solihin
SILVER
Benni Eka Poetra Ful
SILVER
Dody Fc
SILVER
Ulfah Igun
SILVER
Putera Maestro
SILVER
ResFathi Gerom's
SILVER
Moehith Masykoer
SILVER
Yantu Yasa
yantyas983
GOLD
Art Dennier
SILVER
Syurman Jaya Zega
SILVER
Didik Dika Cell
Blog/Website Anda
GOLD
Agus Sholeh
http://www.agush4291
GOLD
Imam Juansyah
nomor1.com/imajua842
GOLD
Anggit Widodo
SILVER
Indah Nian
SILVER
Zudan Ari Fin
SILVER
Eka Maniezz
SILVER
John Al Tanjunge
Blog/www.nomor 1.com
GOLD
عدي بخاري ت
http://www.adibukhar
GOLD
Edi Supeno
SILVER
KiKi Brh
Kikibr
PLATINUM
Shafa Najw
SILVER
Anna Wijaya
SILVER
Nahidlul Afkar
Blog/Website Anda
GOLD
Muh. Latief Zudan Ar
SILVER
Conan Edogawa Park
SILVER
Fatwa Al Clever Nasu
SILVER
Agung Nugroho
SILVER
Carolina Herawati
SILVER
Diwan Sasa
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Syamsul Arif Mazza
KOPI BCA
DIAMOND
Subur Wijaya Rafael
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Febrina Laura Sinaga
SILVER
Musmujiono Muji
SILVER
MeeLa V AzLah
Jamila Mustika
GOLD
Yohan Wenas
Website / Blog
GOLD
Eliezer Ferry Kurnia
SILVER
Maria Pahlewi Suryan
nomor1.com/marisur38
PLATINUM
Addy Gayo
www.nomor1.com/addga
PLATINUM
Aris Nick Evan
SILVER
Adinda Khalid
SILVER
Zhunie Widyani
SILVER
Dasa Nugraha
Blog/Website Anda
GOLD
Supriatna Apep
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Mohican Darling
SILVER
Doni Haryono
SILVER
Alex Eka Putra
Blog/Website Anda
GOLD
Novi Even
SILVER
Amos Neolaka
Blog/Website Anda
GOLD
Lastri Yanti Sinaga
SILVER
Eman Felani
GREAT SUCCES
DIAMOND
Ahmad Henriu Deadi
Blog//www.nomor1.com
EMERALD
Salam Sukses
Rahasia Website Pemu
PLATINUM
Askari Sinatra
nomor1.com/askarsin2
GOLD
Nurazmina Wahdiyani
Blog/Website Anda
GOLD
Visit-Me Zaenulcom
ad3cash
DIAMOND
Ryan Oka Gepe
SILVER
Benhard Roy Calvyn M
SILVER
Azwar Asyek
Blog/Website Anda
PLATINUM
Raisyaina Syarefah
Blog/Website Anda
GOLD
Alann JJ
SILVER
Arl Be Perfect
Snack Super Kaya
GOLD
Tanti Saraswati II
SILVER
Zhona Lumban Toruan
SILVER
Shasha OSreng
SILVER
Tiant Anto
SILVER
Liber Sibarani
SILVER
Syahrial Anak Medan
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Suherman Ujang
SILVER
AA's Roni
SILVER
Bob Ardian
Blog/Website Anda
DIAMOND
Satusatulima Apee
SILVER
Nando Ndut
SILVER
Karyanto Hubu
Blog/Website Anda
PLATINUM
Denie Bule
Blog/Website Anda
GOLD
Iwan Khristanto
SILVER
Zen Wenkzie Menkze
Blog/Website Anda
GOLD
Antoniocassono Cilac
SILVER
Wisata Rohani Umat
SILVER
Hadi Widjaya
aryozbiz.web.id
GOLD
Aris Munandar
SILVER
Naz Mah
SILVER
Darmadji Barca Bitun
SILVER
Sandiego Shandy Shad
SILVER
Rully Salahudin
SILVER
Julius Budi Hartono
SILVER
Riyya L. Setiawan
SILVER
Sri Dewi Nur Atiqoh
Blog/Website Anda
EMERALD
Tondi Sagita
SILVER
Tommy Rizki
SILVER
Jonaris Caniago
SILVER
Natalia Titiheru
Blog/Website Anda
GOLD
Hans Kalangit
Blog/Website Anda
EMERALD
 
© www.Nomor1.com - email: admin@nomor1.com   Terms of Use   Privacy Policy