nomor1.com
  Home | Multi-Post | Web Hosting | Brainwave | Inspiration Ref: iklanda321  
 
Kumpulan Cerita Inspirasi & Motivasi

    Asal Usul Hari Cengbeng

    Cheng Beng, Hari Penghormatan Leluhur

    Setiap tanggal 4 atau 5 April, menurut tradisi Tionghoa, adalah hari Cheng Beng (Mandarin: Qingming). Di mana menurut tradisi Tionghoa, orang akan beramai-ramai pergi ke tempat pemakaman orang tua atau para leluhurnya untuk melakukan upacara penghormatan. Biasanya upacara penghormatan ini dilakukan dengan berbagai jenis, misalnya saja membersihkan kuburan, menebarkan kertas sampai dengan membakar kertas yang sering dikenal dengan Gincua (mandarin: Yinzhi=kertas perak).

    Cheng beng adalah salah satu dari 24 Jieqi yang ditentukan berdasarkan posisi bumi terhadap matahari. Pada Kalender Gregorian AWAL (bukan akhir!) Cheng beng jatuh pada tanggal 5 April atau 4 April. Bila kita artikan kata Cheng beng, maka Cheng berarti cerah dan Beng artinya terang sehingga bila digabungkan maka Chengbeng berarti terang dan cerah.

    Saat Chengbeng ideal untuk berziarah dan membersihkan makam karena cuaca yang bagus (cuaca cerah, langit terang). Apalagi pada jaman dahulu lokasi pemakaman cukup jauh dari tempat pemukiman. Bahkan bila ada orang yang tinggal jauh dari kampung halamannya, mereka akan berusaha untuk pulang ke kampung halamannya, khusus untuk melakukan upacara penghormatan para luluhur.

    Sejarah Cheng Beng

    Sejarah Cheng beng dimulai sejak dulu kala dan sulit dilacak kapan dimulainya.

    Pada dinasti Zhou, awalnya tradisi ini merupakan suatu upacara yang berhubungan dengan musim dan pertanian serta pertanda berakhirnya hawa dingin (bukan cuaca) dan dimulainya hawa panas. Ada sebuah syair yang menggambarkan bagaimana cheng beng itu yaitu: "Sehari sebelum cheng beng tidak ada api" atau yang sering disebut Hanshijie (han: dingin, shi: makanan, jie: perayaan/festival).

    Hanshijie adalah hari untuk memperingati Jie Zitui yang tewas terbakar di gunung Mianshan. Jin Wengong (raja muda negara Jin pada periode Chunqiu akhir dinasti Zhou) memerintahkan rakyat untuk tidak menyalakan api pada hari tewasnya Jie Zitui. Semua makanan dimakan dalam kondisi dingin, sehingga disebut perayaan makanan dingin.

    Chengbeng lebih tepat jika dikatakan terjadi pada tengah musim semi.

    Pertengahan musim semi (Chunfen) sendiri jatuh pada tanggal 21 Maret, sedangkan awal musim panas (Lixia) jatuh pada tanggal 6 Mei. Sejak jaman dahulu hari cheng beng ini adalah hari untuk menghormati leluhur. Pada dinasti Tang, hari cheng beng ditetapkan sebagai hari wajib untuk para pejabat untuk menghormati para leluhur yang telah meninggal, dengan mengimplementasikannya berupa membersihkan kuburan para leluhur, sembahyang dan lain-lain.

    Di dinasti Tang ini, implementasi hari cheng beng hampir sama dengan kegiatan sekarang, misalnya seperti membakar uang-uangan, menggantung lembaran kertas pada pohon Liu, sembayang dan membersihkan kuburan. Yang hilang adalah menggantung lembaran kertas, yang sebagai gantinya lembaran kertas itu ditaruh di atas kuburan. Kebiasaan lainnya adalah bermain layang-layang, makan telur, melukis telur dan mengukir kulit telur.

    Permainan layang-layang dilakukan pada saat Chengbeng karena selain cuaca yang cerah dan langit yang terang, kondisi angin sangat ideal untuk bermain layang-layang. Sedangkan pohon Liu dihubungkan dengan Jie Zitui, karena Jie Zitui tewas terbakar di bawah pohon liu. Pada dinasti Song (960-1279) dimulai kebiasaan menggantungkan gambar burung walet yang terbuat tepung dan buah pohon liu di depan pintu. Gambar ini disebut burung walet Zitui.

    Kebiasaan orang-orang Tionghoa yang menaruh untaian kertas panjang di kuburan dan menaruh kertas di atas batu nisan itu dimulai sejak dinasti Ming. Menurut cerita rakyat yang beredar, kebiasaan seperti itu atas suruhan Zhu Yuanzhang, kaisar pendiri dinasti Ming, untuk mencari kuburan ayahnya. Dikarenakan tidak tahu letaknya, ia menyuruh seluruh rakyat untuk menaruh kertas di batu nisan leluhurnya. Rakyatpun mematuhi perintah tersebut, lalu ia mencari kuburan ayahnya yang batu nisannya tidak ada kertas dan ia menemukannya.

    Kenapa pada hari cheng beng itu harus membersihkan kuburan?

    Itu berkaitan dengan tumbuhnya semak belukar yang dikawatirkan akar-akarnya akan merusak tanah kuburan tersebut. Juga binatang-binatang akan bersarang di semak tersebut sehingga dapat merusak kuburan itu juga. Dikarenakan saat itu cuaca mulai menghangat, maka hari itu dianggap hari yang cocok untuk membersihkan kuburan. Selain cerita di atas, ada pula tradisi dimana jika orang yang merantau itu ketika pulang pada saat cheng beng, orang itu akan mengambil tanah tempat lahirnya dan menaruh di kantong merah. Ketika orang tersebut tiba lagi di tanah tempat ia merantau, ia akan menorehkan tanah tersebut ke alas kakinya sebagai perlambang bahwa ia tetap menginjak tanah leluhurnya

    Versi Lain Asal Usul Hari Ceng Beng:

    Pada masa musim semi dan gugur, demi menghindari penindasan Pangeran Pu Conger terpaksa mengasingkan diri ke luar negeri. Dalam pelariannya di sebuah tempat yang tidak berpenghuni, karena penat dan lapar menderanya, sehingga tidak mampu lagi berdiri. Para pengawalnya berusaha mencari makanan, namun, meski telah cukup lama berusaha tidak menemukan makanan sedikit pun.

    Tepat di saat semuanya dalam kecemasan, pengawal Jie Zitui menuju ke tempat yang sepi, dan dari pahanya sendiri memotong sepotong daging, memasak semangkok sup daging. Makanan ini secara berangsur-angsur telah memulihkan tenaga Conger, ketika pangeran mengetahui daging itu adalah daging sayatan Jie Zitui sendiri, ia menitikkan air mata, sangat terharu.

    Sembilan belas tahun kemudian, Conger menjadi raja, yakni raja Pu Wengong di masa lampau. Setelah naik tahta Wengong memberi hadiah kepada pejabat yang ikut mengasingkan diri bersamanya waktu itu, hanya Jie Zitui satu-satunya yang dilupakan olehnya. Banyak yang mengeluhkan perlakuan yang tidak adil bagi Jie Zitui, banyak yang menasihatinya agar menghadap raja meminta hadiah.

    Sebaliknya Jie Zitui paling memandang rendah orang-orang yang meminta jasa dan hadiah. Ia berkemas-kemas, dan secara diam-diam pergi ke Mian Shan (gunung Mian) dan menetap di sana.

    Mengetahui hal itu, kemudian Pu Wengong merasa malu bukan main, lalu ia membawa orang mengundang Jie Zitui. Namun, Jie Zitui bersama ibunya telah meninggalkan rumahnya pergi ke gunung Mian. Gunung Mian cukup tinggi dan perjalanan ke sana sulit di tempuh, dipenuhi dengan pepohonan. Untuk mencari dua orang di gunung tidaklah semudah bicara, ada yang menyarankan untuk membakar gunung Mian dari tiga sisi, supaya bisa memaksa Jie zitui ke luar dari gunung. Saran ini pun dianggap paling memungkinkan dilakukan.

    Kobaran api membakar segenap gunung Mian, namun, tidak ditemukan juga bayangan Jie Zitui. Setelah api padam, orang-orang baru mendapati, ternyata Jie Zitui yang menggendong ibunya sudah meninggal dalam posisi duduk di bawah sebuah pohon willow tua. Melihat keadaan itu, Pu Wengong menangis tersedu-sedu menyesali tindakannya. Ketika mengenakan pakaian pada jenazah dan dimaksukkan ke dalam peti mati, dari dalam lubang pohon ditemukan secarik surat terakhir yang ditulis dengan darah yang bertuliskan: "Menyayat daging untuk dipersembahkan kepada raja dengan segenap kesetiaan, semoga paduka selalu sentosa." Demi memperingati Jie Zitui, Raja Pu Wengong memerintahkan menetapkan hari itu sebagai hari berpuasa.

    Pada tahun kedua, ketika Pu Wengong memimpin serombongan menteri mendaki gunung untuk mengadakan upacara peringatan pada Jie Zitui, ia mendapati pohon Willow tua yang telah mati itu hidup kembali. Lalu, pohon Willow tua itu diberi nama "Willow Sentosa", sekaligus memberi petunjuk di seluruh negeri, dan menjadikan hari terakhir berpuasa sebagai hari Ceng Beng atau hari ziarah ke makam, yang kemudian diperingati oleh warga Tiongkok dan orang-orang etnis Tionghoa di seluruh negeri.





    KIRIM/POST KE WALL ANDA ATAU TEMAN-TEMAN:

    Untuk memilih beberapa teman sekaligus, tekan tombol CTRL
    sambil menekan tombol kanan mouse.
    Jumlah yang dipilih:
    0 orang.

 


FREE LOGIN
Via Facebook

Kunjungan Terkini:
Taufik Hidayat
pisangkipas.wordpres
PLATINUM
Faidza Ahmad Faudzi
BlogEfauzi.blogspot.
GOLD
Rosita Goh
SILVER
Benny Manurunung
SILVER
Deni Yanto
www.sandrawisata.co.
EMERALD
Azlan Chibi-Chibi Co
SILVER
Warjo Yunus
waryun109
GOLD
Yan Abdullah
GOLDEN GATE
GOLD
Andi Wong
SILVER
Muhammad Iqbal
SILVER
Suciana Umminya Haid
SILVER
Erlan Oktriandi
Website / Blog
GOLD
Machmud Kino Pakaya
SILVER
Gomes Marthen
Blog
GOLD
Mora Tumanggor P
' PENABUR UANG.COM '
GOLD

SILVER
Moxx Herlambang
www.nomor1.com/moxh9
EMERALD
Av Ve
Website replika prib
TRIPLE DIAMOND
Evi Simamora
SILVER
Bang Yos Hpa
SILVER
Erwin Dwi Putra
SILVER
Robert Sefte Pirdina
SILVER
Edy Franjaya
Blog/Website Anda
GOLD
Bunda Ikram
SILVER
Maz Kelik
SILVER
Ritma Ratri
http://5bintang.biz/
DIAMOND
Neneng Susilawati
SILVER
Nomi Dranova
SILVER
Lisa Prihatin
SILVER
Mbah Juan
mbahjua333
GOLD
Sinyo Mad
SILVER
Anwar Susanto Ang
SILVER
Yossy Aringga
SILVER
Samsul Maarif
http://www.fx7pro.co
EMERALD
Yonas Muanley Yonas
Blog/Website Anda
GOLD
Abdul Karim
http://www.nomor1.co
GOLD
Novan Bagus Firmansy
SILVER
Noer Fiedha
SILVER
Yuniardi Permana Jsi
JSS Tripler
GOLD
Yunita Rachmawati Ni
SILVER
Febriani Tweentyanna
SILVER
Philemon Ginting
SILVER
Tomi Kurniawan
SILVER
Klara Elia Queenizme
SILVER
Welda Uitia
SILVER
Roesdi Rusdi
SILVER
Darma Harefa
SILVER
Fenny Septiani Artis
SILVER
Asepyudi Abi RidhaSa
SILVER
Aulia Rahman
SILVER
Mannen Simanjuntak
Blog/Website Anda
GOLD
Roby Darmawan
SILVER
Asnawi Dahlan
http://www.nomor1.co
DIAMOND
Nessa Novarisa
SILVER
Arman Batubara
SILVER
Sounia Salim
SILVER
Cucum Yanwar
SILVER
Bujangkelana Aan
nomor1.com/bujaa5689
GOLD
Firmano Numero Uno
SILVER
Andris Masengi
SILVER
Herry Johanes
SILVER
Dharma Siebodax Gelo
SILVER
Rudy Elvino Eps V
SILVER
Siau Ling
SILVER
Wie Jayanto Tri
jabonjawa.com
GOLD
Caca Okoygeboy
SILVER
Andrea Mayrani
SILVER
Wahyu Soulselly
SILVER
Hendri Dunant Cobain
http://henc1524.blog
GOLD
Fannie Kieztiyantie
SILVER
Indra Yuana Yan
nomor1.com/indrya401
GOLD
Iin Solihin
SILVER
Benni Eka Poetra Ful
SILVER
Dody Fc
SILVER
Ulfah Igun
SILVER
Putera Maestro
SILVER
ResFathi Gerom's
SILVER
Moehith Masykoer
SILVER
Yantu Yasa
yantyas983
GOLD
Art Dennier
SILVER
Syurman Jaya Zega
SILVER
Didik Dika Cell
Blog/Website Anda
GOLD
Agus Sholeh
http://www.agush4291
GOLD
Imam Juansyah
nomor1.com/imajua842
GOLD
Anggit Widodo
SILVER
Indah Nian
SILVER
Zudan Ari Fin
SILVER
Eka Maniezz
SILVER
John Al Tanjunge
Blog/www.nomor 1.com
GOLD
عدي بخاري ت
http://www.adibukhar
GOLD
Edi Supeno
SILVER
KiKi Brh
Kikibr
PLATINUM
Shafa Najw
SILVER
Anna Wijaya
SILVER
Nahidlul Afkar
Blog/Website Anda
GOLD
Muh. Latief Zudan Ar
SILVER
Conan Edogawa Park
SILVER
Fatwa Al Clever Nasu
SILVER
Agung Nugroho
SILVER
Carolina Herawati
SILVER
Diwan Sasa
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Syamsul Arif Mazza
KOPI BCA
DIAMOND
Subur Wijaya Rafael
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Febrina Laura Sinaga
SILVER
Musmujiono Muji
SILVER
MeeLa V AzLah
Jamila Mustika
GOLD
Yohan Wenas
Website / Blog
GOLD
Eliezer Ferry Kurnia
SILVER
Maria Pahlewi Suryan
nomor1.com/marisur38
PLATINUM
Addy Gayo
www.nomor1.com/addga
PLATINUM
Aris Nick Evan
SILVER
Adinda Khalid
SILVER
Zhunie Widyani
SILVER
Dasa Nugraha
Blog/Website Anda
GOLD
Supriatna Apep
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Mohican Darling
SILVER
Doni Haryono
SILVER
Alex Eka Putra
Blog/Website Anda
GOLD
Novi Even
SILVER
Amos Neolaka
Blog/Website Anda
GOLD
Lastri Yanti Sinaga
SILVER
Eman Felani
GREAT SUCCES
DIAMOND
Ahmad Henriu Deadi
Blog//www.nomor1.com
EMERALD
Salam Sukses
Rahasia Website Pemu
PLATINUM
Askari Sinatra
nomor1.com/askarsin2
GOLD
Nurazmina Wahdiyani
Blog/Website Anda
GOLD
Visit-Me Zaenulcom
ad3cash
DIAMOND
Ryan Oka Gepe
SILVER
Benhard Roy Calvyn M
SILVER
Azwar Asyek
Blog/Website Anda
PLATINUM
Raisyaina Syarefah
Blog/Website Anda
GOLD
Alann JJ
SILVER
Arl Be Perfect
Snack Super Kaya
GOLD
Tanti Saraswati II
SILVER
Zhona Lumban Toruan
SILVER
Shasha OSreng
SILVER
Tiant Anto
SILVER
Liber Sibarani
SILVER
Syahrial Anak Medan
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Suherman Ujang
SILVER
AA's Roni
SILVER
Bob Ardian
Blog/Website Anda
DIAMOND
Satusatulima Apee
SILVER
Nando Ndut
SILVER
Karyanto Hubu
Blog/Website Anda
PLATINUM
Denie Bule
Blog/Website Anda
GOLD
Iwan Khristanto
SILVER
Zen Wenkzie Menkze
Blog/Website Anda
GOLD
Antoniocassono Cilac
SILVER
Wisata Rohani Umat
SILVER
Hadi Widjaya
aryozbiz.web.id
GOLD
Aris Munandar
SILVER
Naz Mah
SILVER
Darmadji Barca Bitun
SILVER
Sandiego Shandy Shad
SILVER
Rully Salahudin
SILVER
Julius Budi Hartono
SILVER
Riyya L. Setiawan
SILVER
Sri Dewi Nur Atiqoh
Blog/Website Anda
EMERALD
Tondi Sagita
SILVER
Tommy Rizki
SILVER
Jonaris Caniago
SILVER
Natalia Titiheru
Blog/Website Anda
GOLD
Hans Kalangit
Blog/Website Anda
EMERALD
 
© www.Nomor1.com - email: admin@nomor1.com   Terms of Use   Privacy Policy