nomor1.com
  Home | Multi-Post | Web Hosting | Brainwave | Inspiration Ref: iklanda321  
 
Kumpulan Cerita Inspirasi & Motivasi

    Gadis Kecil Penjaja Korek Api

    Langit amat kelam. Hujan mengurapi bumi. Deras. Genangan air naik hingga ke trotoar pertokoan. Bumi amat muram. Sementara itu lampu jalan dan neon-sign berkedap-kedip, berkilauan menyajikan mimpi. Seorang gadis cilik dengan buntalan kantung plastik hitam berjalan menelusuri tepian jalan yang gelap. Tangan dan kakinya, yang telanjang, membiru diterpa cuaca dingin. Dia berjalan sendirian sambil menjajakan korek api dagangannya kepada satu dua orang yang melintas. Tetapi tak ada yang memperhatikannya. Semua hanya bergegas lewat, memikirkan diri mereka sendiri, megejar waktu untuk pulang ke rumah masing-masing. Malam ini malam tahun baru dan semua orang bergegas untuk berkumpul bersama.

    “Aku takut pulang” desah gadis itu pahit. “Ayah pasti akan memukulku lagi bila aku pulang tanpa uang.” Dia membayangkan rumahnya yang sempit dan kusam. Dinding yang retak dan ditutupi koran bekas serta kalender tua agar angin tidak menusuk masuk. Terakhir kali dia pulang tanpa uang, ayahnya yang sedang mabuk memukulnya. Kata ayahnya:”Tidak ada makanan bagi orang malas!” Toh, dia tak dapat memaksa orang untuk membeli korek apinya. Maka dia terus menelusuri trotoar kota. Di depan sebuah Restauran dia berhenti dan memandang ke dalam. Dia melihat kumpulan orang yang sedang bergembira. Di depan mereka terhidang makanan yang kelihatan amat lezat. Sayup-sayup dia mendengar alunan lagu Natal serta suara tawa. Dan beberapa anak seusianya berlarian memutari meja makan itu. Dengan sedih ia kemudian melihat pantulan tubuhnya pada kaca etalase Restauran. Wajah kurus, mata kuyu dan bajunya yang compang-camping membuatnya pilu. Dengan air mata yang mengembang di matanya dia meninggalkan tempat itu. Sayup-sayup dia mendengarkan alunan nada: “Joy to the world, the Lord is came…………” Sementara itu malam makin pekat. Jalanan kian sepi. Dan muram.

    Akhirnya, dengan letih dia duduk di sudut gelap depan pertokoan yang telah tutup. Dia meringkuk kedinginan. Hujan semakin deras saja. “Mama, mama….” Bisiknya pelan. “Dimanakah engkau?” Kata tetangga-tetangganya, ibunya pergi meninggalkan mereka sejak dia masih berumur satu tahun. Entah kemana. Kini dia telah berusia tujuh tahun. Dia tinggal bersama ayahnya yang menjadi pemabuk setelah ditinggalkan ibunya serta tidak punya kerja tetap lagi. Kadang-kadang mereka bahkan tidak mempunyai nasi sebutir pun untuk makan sehari. Seluruh penghasilannya akan diambil ayahnya untuk dibelikan arak.

    Cuaca dingin kian menusuk tulangnya. Jari-jarinya terasa kaku dan beku. Dengan ragu-ragu dia membuka kantung plastik hitam jinjingannya. Dikeluarkannya sekotak korek api. “Ah, kalau saja aku berani untuk menyalakan korek api ini, tanganku tentu akan terhangati” Dia merasa bimbang. Tetapi akhirnya dia mengambil sebatang dan menyalakannya. Dan sungguh indah api yang berkilauan dalam gelap. Bagaikan nyala lilin. Sesaat dia merasa berada dalam sebuah ruang yang amat indah. Cahaya itu menari-nari membentuk pendiangan yang memanggil tubuhnya mendekat. Maka diapun menghampirinya. Tetapi sayang, korek api itu lalu padam dan bayangan itu pun menghilang.

    Maka dinyalakannya korek yang kedua. Cahayanya jatuh memantul di tembok. Tembok itu lalu berubah menjadi ruang yang amat lapang. Dan ditengah-tengahnya ada sebuah meja bertaplak putih bersih. Di tengah-tengahnya nampak beberapa piring porselen yang berisi makanan kesukaannya. Ada bernebon, ayam panggang rica dan berbagai macam kue seperi panekuk kesukaannya dan juga buah-buahan. Dan, hmm, sungguh lezat aromanya. Dia lalu mengulurkan tangan untuk meraih makanan kesukaanya tetapi mendadak segalanya sirna kembali. Korek itu telah padam. Yang disentuhnya hanya dinding yang keras dan dingin.

    Dia lalu menyalakan koreknya yang ketiga. Dia lalu merasa berada di bawah sebuah pohon Natal yang besar dan indah. Pohon Natal terindah yang pernah dilihatnya. Ratusan lilin kecil nampak berkedap-kedip pada dahan dan rantingnya, di sela-sela selimut daun yang hijau rimbun. Sungguh menakjubkan. Dengan rindu dia mengulurkan tangannya untuk memegang pohon tersebut. Tetapi sesaat saja segalanya pun menghilang. Koreknya telah padam dan yang dilihatnya kini hanya tetesan air hujan dari langit yang kelam.

    Demikianlah gadis itu terus menyalakan batang-batang korek yang membawa hidupnya ke alam mimpi yang tak pernah dialaminya. Pada batang terakhir muncullah seorang ibu berparas lembut, mengenakan sutera putih berikat biru dan menggendong seorang bayi yang bercahaya, datang menghampirinya. “Ah” pikirnya, “Aku pernah melihat Ibu ini di dalam gereja Tuhan” Dia ingat waktu kecil dulu, saat ayahnya belum menjadi pemabuk seperti sekarang ini, sesekali dia dibawa ke gereja tersebut. Dengan takjub dia memandangi wajah lembut itu. Dan tiba-tiba dia melihat bayi di gendongan Ibu itu tersenyum lembut kepadanya. Dengan perasaan amat riang dia bangkit berdiri dan berlari memeluk mereka……..

    Keesokan harinya, Tahun Baru, tubuh gadis itu ditemukan meringkuk oleh orang-orang yang lewat. Maka berkerumunlah mereka disekitarnya. “Kasihan” kata seorang ibu, “Pasti dia mati kedinginan”. “Bodoh amat” seru seorang bapak mencemooh, “Berkeliaran sendirian dalam hujan”. “Tetapi dia nampak bahagia” bisik seorang gadis, “Lihat senyumnya, seakan dia melihat sesuatu yang kudus sebelum meninggal”

    Dan di dalam Gereja Tuhan, koster yang sedang membersihkan ruangan sedang mengomel. “Siapa lagi yang bermain-main di sini” Dia melihat ke patung Maria yang menggendong Yesus, basah kuyup. Airnya menetes-netes ke lantai. Lamat-lamat dari kejauhan, sekelompok Suster Biara bernyanyi: “Agnus Dei, Qui Tollis Peccata Mundi. Miserere Nobis…………………”

    Diadaptasi amat bebas dari Hans Christian Andersen Fairy Tales.





    KIRIM/POST KE WALL ANDA ATAU TEMAN-TEMAN:

    Untuk memilih beberapa teman sekaligus, tekan tombol CTRL
    sambil menekan tombol kanan mouse.
    Jumlah yang dipilih:
    0 orang.

 


FREE LOGIN
Via Facebook

Kunjungan Terkini:
Prasetyo Budi
nomor1.com/praseb478
DIAMOND
Yeni Rianto
http://www.facebook.
PLATINUM
Nimta Nababan
SILVER
Titik Listyorini
SILVER
Taufik Hidayat
pisangkipas.wordpres
PLATINUM
Faidza Ahmad Faudzi
BlogEfauzi.blogspot.
GOLD
Aqu Kurang Tidur
SILVER
Thesmont Tampubolon
SILVER
Sumina Labann
SILVER
Deni Yanto
www.sandrawisata.co.
EMERALD
Eka Janwar Saputra
SILVER
Warjo Yunus
waryun109
GOLD
Yan Abdullah
GOLDEN GATE
GOLD
Juliati Zahira
SILVER
Edo Sembiring
SILVER
LhAm SHie
SILVER
Erlan Oktriandi
Website / Blog
GOLD
Gomes Marthen
Blog
GOLD
Mora Tumanggor P
' PENABUR UANG.COM '
GOLD
Moxx Herlambang
www.nomor1.com/moxh9
EMERALD
Av Ve
Website replika prib
TRIPLE DIAMOND
Evi Simamora
SILVER
Een A Rachman
SILVER
Wedha Merta
SILVER
Aziz Riyanto
SILVER
Edy Franjaya
Blog/Website Anda
GOLD
Rizantha Twentyfour
SILVER
Salomo Jimmy
SILVER
Ritma Ratri
http://5bintang.biz/
DIAMOND
Mbah Juan
mbahjua333
GOLD
Wiyanto Kwan
SILVER
WinZhu MizzHuann
SILVER
Samsul Maarif
http://www.fx7pro.co
EMERALD
Yonas Muanley Yonas
Blog/Website Anda
GOLD
Ciscard Sihombing
SILVER
Yohana Yocha Silaen
SILVER
Abdul Karim
http://www.nomor1.co
GOLD
Adunk Berret
SILVER
Novan Bagus Firmansy
SILVER
Edy Pratikno
SILVER
Kal Badru
SILVER
Yuniardi Permana Jsi
JSS Tripler
GOLD
Candra Demoonzz
SILVER
Darma Harefa
SILVER
Su Yetno
SILVER
Mannen Simanjuntak
Blog/Website Anda
GOLD
Sandy Lingga
SILVER
Julyani Kristina Sim
SILVER
Asnawi Dahlan
http://www.nomor1.co
DIAMOND
Henry Ariani
SILVER
Bujangkelana Aan
nomor1.com/bujaa5689
GOLD
Andris Masengi
SILVER
Khafiz Khusairy
SILVER
Ronny Octaviano Tadj
SILVER
Herlambang Iswahyudi
SILVER
Paulus Manurung
SILVER
Mahria Ayah Ifdhal
SILVER
Wie Jayanto Tri
jabonjawa.com
GOLD
Achmad Sya Feish
SILVER
Wahyu Soulselly
SILVER
Hendri Dunant Cobain
http://henc1524.blog
GOLD
Indra Yuana Yan
nomor1.com/indrya401
GOLD
Abraham Haryanto
SILVER
Chen Kelung
SILVER
Jatnika Darajatun
SILVER
Mufidah Muf
SILVER
Dedy Sevenfold
SILVER
Beti Lubis
SILVER
A Raymond B Simanjun
SILVER
Yantu Yasa
yantyas983
GOLD
Sun Sun Munggaran
SILVER
Ucha Teknik
SILVER
Imam Saikhoni
SILVER
Al Qodri Fariaf
SILVER
Didik Dika Cell
Blog/Website Anda
GOLD
Agus Sholeh
http://www.agush4291
GOLD
Bobby Rampengan
SILVER
Imam Juansyah
nomor1.com/imajua842
GOLD
Lutfi Alfian
SILVER
Sibolang Panda
SILVER
John Al Tanjunge
Blog/www.nomor 1.com
GOLD
عدي بخاري ت
http://www.adibukhar
GOLD
Alip Voni
SILVER
KiKi Brh
Kikibr
PLATINUM
Erwan Al Barossy
SILVER
Nahidlul Afkar
Blog/Website Anda
GOLD
Wiyardi Aja
SILVER
Siena De Jesu
SILVER
Sandi Pans
SILVER
Diwan Sasa
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Syamsul Arif Mazza
KOPI BCA
DIAMOND
Subur Wijaya Rafael
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Hardi Ehem Ehemph
SILVER
Arvan Naval
SILVER
MeeLa V AzLah
Jamila Mustika
GOLD
Agustina Alova
SILVER
Aiduyarp Shop
SILVER
Selvy Atika
SILVER
Christopher Pelensa
SILVER
Habib Gandi Mana
SILVER
Yohan Wenas
Website / Blog
GOLD
Benny Pungkrink
SILVER
Andri Purnama
SILVER
Maria Pahlewi Suryan
nomor1.com/marisur38
PLATINUM
Budi Rahardjo
SILVER
Yusnita Evy
SILVER
Hadie Syah Rizal
SILVER
Addy Gayo
www.nomor1.com/addga
PLATINUM
Abah Tito Chicarito
SILVER
Nova Pjn
SILVER
YizZrell XamoXir
SILVER
Ferdian Syah
SILVER
Abeng Bin Umar Q-net
SILVER
Dasa Nugraha
Blog/Website Anda
GOLD
Supriatna Apep
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Mohican Darling
SILVER
Quake Vienz
SILVER
Alex Eka Putra
Blog/Website Anda
GOLD
Amos Neolaka
Blog/Website Anda
GOLD
Eman Felani
GREAT SUCCES
DIAMOND
Nathalia Adelina Sib
SILVER
Hasanudin Amien
SILVER
Ahmad Henriu Deadi
Blog//www.nomor1.com
EMERALD
Nelly Sulvina
SILVER
Surya Mentari DKonsL
SILVER
Salam Sukses
Rahasia Website Pemu
PLATINUM
Unggul Wahyou Sapuja
SILVER
Askari Sinatra
nomor1.com/askarsin2
GOLD
Nurazmina Wahdiyani
Blog/Website Anda
GOLD
Vonyta Susanto
SILVER
Naya Novianti
SILVER
Visit-Me Zaenulcom
ad3cash
DIAMOND
Ahmad Yasin
SILVER
Azwar Asyek
Blog/Website Anda
PLATINUM
Djamal Inthe End
SILVER
Haris Sunardi
SILVER
Raisyaina Syarefah
Blog/Website Anda
GOLD
Arl Be Perfect
Snack Super Kaya
GOLD
Handoko Prayitno
SILVER
Enny Indriani Tjong
SILVER
Poppy Irtiah
SILVER
Andy Wen D-Gamersz
SILVER
Indra Daniel
SILVER
Syahrial Anak Medan
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Bob Ardian
Blog/Website Anda
DIAMOND
Agus Katemoul S Hadi
SILVER
Sabta Immanuel
SILVER
Dhymalk 'dhykTa
SILVER
Putri Hastani
SILVER
Josaphat Pandiangan
SILVER
JohnLie ThaiKo GenkS
SILVER
Karyanto Hubu
Blog/Website Anda
PLATINUM
Denie Bule
Blog/Website Anda
GOLD
Zen Wenkzie Menkze
Blog/Website Anda
GOLD
Hadi Widjaya
aryozbiz.web.id
GOLD
Drs. Gunawan
SILVER
Lorettha Lynn
SILVER
Aswar Gunawan
SILVER
Sri Dewi Nur Atiqoh
Blog/Website Anda
EMERALD
Edi H Wibisono
SILVER
Tommy Rizki
SILVER
Natalia Titiheru
Blog/Website Anda
GOLD
Hans Kalangit
Blog/Website Anda
EMERALD
Wahid Aja Ya
SILVER
 
© www.Nomor1.com - email: admin@nomor1.com   Terms of Use   Privacy Policy