nomor1.com
  Home | Multi-Post | Web Hosting | Brainwave | Inspiration Ref: iklanda321  
 
Kumpulan Cerita Inspirasi & Motivasi

    Malam Saat Lonceng Berdentang

    Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga daripada mendapat perak. Amsal 16:16

    Suatu hari, dahulu kala, sebuah gereja yang mengagumkan berdiri di sebuah bukit yang tinggi di sebuah kota yang besar. Jika dihiasi lampu-lampu untuk sebuah perayaan istimewa, gereja itu dapat dilihat hingga jauh di sekitarnya. Namun demikian ada sesuatu yang jauh lebih menakjubkan dari gereja ini ketimbang keindahannya: legenda yang aneh dan indah tentang loncengnya.

    Di sudut gereja itu ada sebuah menara berwarna abu-abu yang tinggi, dan di puncak menara itu, demikian menurut kata orang, ada sebuah rangkaian lonceng yang paling indah di dunia. Tetapi kenyataannya tak ada yang pernah mendengar lonceng-lonceng ini selama bertahun-tahun. Bahkan tidak juga pada hari Natal. Karena merupakan suatu adat pada Malam Natal bagi semua orang untuk datang ke gereja membawa persembahan mereka bagi bayi Kristus. Dan ada masanya di mana sebuah persembahan yang sangat tidak biasa yang diletakkan di altar akan menimbulkan alunan musik yang indah dari lonceng-lonceng yang ada jauh di puncak menara. Ada yang mengatakan bahwa malaikatlah yang membuatnya berayun. Tetapi akhir-akhir ini tak ada persembahan yang cukup luar biasa yang layak memperoleh dentangan lonceng-lonceng itu.

    Sekarang beberapa kilometer dari kota, di sebuah desa kecil, tinggal seorang anak laki-laki bernama Pedro dengan adik laki-lakinya. Mereka hanya tahu sangat sedikit tentang lonceng-lonceng Natal itu, tetapi mereka pernah mendengar mengenai kebaktian di gereja itu pada Malam Natal dan mereka memutuskan untuk pergi melihat perayaan yang indah itu.

    Sehari sebelum Natal sungguh menggigit dinginnya, dengan salju putih yang telah mengeras di tanah. Pedro dan adiknya berangkat awal di siang harinya, dan meskipun cuaca dingin mereka mencapai pinggiran kota saat senja. Mereka baru saja akan memasuki salah satu pintu gerbang yang besar ketika Pedro melihat sesuatu berwarna gelap di salju di dekat jalan mereka.

    Itu adalah seorang wanita yang malang, yang terjatuh tepat di luar pintu kota, terlalu sakit dan lelah untuk masuk ke kota di mana ia dapat memperoleh tempat berteduh. Pedro berusaha membangunkannya, tetapi ia hampir tak sadarkan diri. "Tak ada gunanya, Dik. Kau harus meneruskan seorang diri."

    "Tanpamu?" teriak adiknya. Pedro mengangguk perlahan. "Wanita ini akan mati kedinginan jika tak ada yang merawatnya. Semua orang mungkin sudah pergi ke gereja saat ini, tetapi kalau kamu pulang pastikan bahwa kau membawa seseorang untuk membantunya. Saya akan tinggal di sini dan berusaha menjaganya agar tidak membeku, dan mungkin menyuruhnya memakan roti yang ada di saku saya."

    "Tapi saya tak dapat meninggalkanmu!" adiknya memekik. "Cukup salah satu dari kita yang tidak menghadiri kebaktian," kata Pedro. "Kamu harus melihat dan mendengar segala sesuatunya dua kali, sekali untukmu dan sekali untukku. Saya yakin bayi Kristus tahu betapa saya ingin menyembahNya. Dan jika kamu memperoleh kesempatan, bawalah potongan perakku ini dan saat tak seorangpun melihat, taruhlah sebagai persembahanku."

    Demikianlah ia menyuruh adiknya cepat-cepat pergi ke kota, dan mengejapkan mata dengan susah payah untuk menahan air mata kekecewaannya.

    Gereja yang besar tersebut sungguh indah malam itu; sebelumnya belum pernah terlihat seindah itu. Ketika organ mulai dimainkan dan ribuan orang bernyanyi, dinding-dinding gereja bergetar oleh suaranya.

    Pada akhir kebaktian tibalah saatnya untuk berbaris guna meletakkan persembahan di altar. Ada yang membawa permata, ada yang membawa keranjang yang berat berisi emas. Seorang penulis terkenal meletakkan sebuah buku yang telah ditulisnya selama bertahun-tahun. Dan yang terakhir, berjalanlah sang Raja negeri itu, sama seperti yang lain berharap ia layak untuk memperoleh dentangan lonceng Natal.

    Gumaman yang keras terdengar di seluruh ruang gereja ketika sang Raja melepaskan dari kepalanya mahkota kerajaannya, yang dipenuhi batu-batu berharga, dan meletakkannya di altar. "Tentunya," semua berkata, "kita akan mendengar lonceng-lonceng itu sekarang!" Tetapi hanya hembusan angin dingin yang terdengar di menara.

    Barisan orang sudah habis, dan paduan suara memulai lagu penutup. Tiba-tiba saja, pemain organ berhenti bermain. Nyanyian berhenti. Tak terdengar suara sedikitpun dari siapa saja di dalam gereja. Sementara semua orang memasang telinga baik-baik untuk mendengarkan, terdengarlah dengan perlahan-tetapi amat jelas-suara lonceng-lonceng di menara itu. Kedengaran sangat jauh tetapi sangat jelas, alunan musik itu terdengar jauh lebih manis daripada suara apapun yang pernah mereka dengar.

    Maka mereka semuapun berdiri bersama dan melihat ke altar untuk menyaksikan persembahan besar apakah yang membangunkan lonceng yang telah berdiam sekian lama. Tetapi yang mereka lihat hanyalah sosok kekanak-kanakan adik laki-laki Pedro, yang telah perlahan-lahan merangkak di sepanjang lorong kursi ketika tak seorangpun memperhatikan, dan meletakkan potongan kecil perak milik Pedro di altar.

    (Chicken Soup for the Christian Soul)





    KIRIM/POST KE WALL ANDA ATAU TEMAN-TEMAN:

    Untuk memilih beberapa teman sekaligus, tekan tombol CTRL
    sambil menekan tombol kanan mouse.
    Jumlah yang dipilih:
    0 orang.

 


FREE LOGIN
Via Facebook

Kunjungan Terkini:
Prasetyo Budi
nomor1.com/praseb478
DIAMOND
Deni Yanto
www.sandrawisata.co.
EMERALD
Euro VS Dollar
Blog/Website Anda
GOLD
Mudasir Usnadhy
SILVER
Yeni Rianto
http://www.facebook.
PLATINUM
Freddy Manalu Rumabu
SILVER
David Siburian
SILVER
Wati Hazell Paradise
SILVER
Nhyanyu Mayzara
SILVER
Taufik Hidayat
pisangkipas.wordpres
PLATINUM
Faidza Ahmad Faudzi
BlogEfauzi.blogspot.
GOLD
Abdun Cell
SILVER
Ade Porky Hill
SILVER
Kormen Ajja
SILVER
Abu Sewa'an
SILVER
Momon Suarman
SILVER
One'two Rz
SILVER
Zona Xtra
SILVER
Warjo Yunus
waryun109
GOLD
Yan Abdullah
GOLDEN GATE
GOLD
Edo Sembiring
SILVER
Gufron Ali
SILVER
SA Cell
SILVER
Erlan Oktriandi
Website / Blog
GOLD
Gomes Marthen
Blog
GOLD
Mega Megi Shopp
SILVER
Mora Tumanggor P
' PENABUR UANG.COM '
GOLD
Rudi Hartoyo
SILVER
Moxx Herlambang
www.nomor1.com/moxh9
EMERALD
Av Ve
Website replika prib
TRIPLE DIAMOND
Wedha Merta
SILVER
Erwin Dwi Putra
SILVER
Yoko Bonek Sakmodare
SILVER
Aziz Riyanto
SILVER
Imanuel Nadeak
SILVER
Edy Franjaya
Blog/Website Anda
GOLD
Bunda Ikram
SILVER
Ratih Mukti
SILVER
Rizantha Twentyfour
SILVER
Anwarudin Spdi
SILVER
Anita Sasuwuhe
SILVER
Ritma Ratri
http://5bintang.biz/
DIAMOND
Mbah Juan
mbahjua333
GOLD
Sardi Pangeran Kesia
SILVER
Samsul Maarif
http://www.fx7pro.co
EMERALD
Yonas Muanley Yonas
Blog/Website Anda
GOLD
Lhi Far
SILVER
Abdul Karim
http://www.nomor1.co
GOLD
Aryo Nich
SILVER
Novan Bagus Firmansy
SILVER
Mamai Melinda
SILVER
Eric Sun
SILVER
Yuniardi Permana Jsi
JSS Tripler
GOLD
Tomi Kurniawan
SILVER
Adisyahputra Solin
SILVER
Dedy Styo
SILVER
Mannen Simanjuntak
Blog/Website Anda
GOLD
Kendy Tornado
SILVER
Asnawi Dahlan
http://www.nomor1.co
DIAMOND
Putra Lesinusa
SILVER
Azie Xiexah
SILVER
Ernika Jenna Simanju
SILVER
Bujangkelana Aan
nomor1.com/bujaa5689
GOLD
Liana Sigar
SILVER
Nafisah Albarokah
SILVER
Egi Ganpari
SILVER
Rizky Ramadhan Putro
SILVER
Fitri Ono
SILVER
Wie Jayanto Tri
jabonjawa.com
GOLD
Caca Okoygeboy
SILVER
Achmad Sya Feish
SILVER
Hendri Dunant Cobain
http://henc1524.blog
GOLD
Indra Yuana Yan
nomor1.com/indrya401
GOLD
H Inoe Kusuma
SILVER
Dedy Sevenfold
SILVER
Puteri Aremanita
SILVER
Vivi Suzanty
SILVER
Abdvrrahmans El-snan
SILVER
Yhan Chik
SILVER
Yantu Yasa
yantyas983
GOLD
Errick Nabill
SILVER
Didik Dika Cell
Blog/Website Anda
GOLD
Agus Sholeh
http://www.agush4291
GOLD
Bobby Rampengan
SILVER
Ameq Keag
SILVER
Imam Juansyah
nomor1.com/imajua842
GOLD
Dwi Aisyah Handayani
SILVER
Lutfi Alfian
SILVER
Meizon Yusmar
SILVER
Sempoa Sip Jagalan
SILVER
John Al Tanjunge
Blog/www.nomor 1.com
GOLD
عدي بخاري ت
http://www.adibukhar
GOLD
Saef Bento
SILVER
KiKi Brh
Kikibr
PLATINUM
Atsuko Akaike Akamat
SILVER
Ryuzaki Galigo
SILVER
Nahidlul Afkar
Blog/Website Anda
GOLD
Siena De Jesu
SILVER
See Asie Poerba
SILVER
Diwan Sasa
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Syamsul Arif Mazza
KOPI BCA
DIAMOND
Subur Wijaya Rafael
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Febrina Laura Sinaga
SILVER
Musmujiono Muji
SILVER
MeeLa V AzLah
Jamila Mustika
GOLD
Rolly Toh
SILVER
Aiduyarp Shop
SILVER
Willys Retno
SILVER
Yohan Wenas
Website / Blog
GOLD
Flatlander Rider
SILVER
Maria Pahlewi Suryan
nomor1.com/marisur38
PLATINUM
Prasetyo Soemardi
SILVER
Nurus Yussamat
SILVER
Agung Krisna Putra
SILVER
Rani Sumiati
SILVER
Addy Gayo
www.nomor1.com/addga
PLATINUM
Ãdêk Mouet Batubar
SILVER
Dasa Nugraha
Blog/Website Anda
GOLD
Supriatna Apep
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Adie Rodja Tetap
SILVER
Yao Kl
SILVER
Alex Eka Putra
Blog/Website Anda
GOLD
Amos Neolaka
Blog/Website Anda
GOLD
Eman Felani
GREAT SUCCES
DIAMOND
Nathalia Adelina Sib
SILVER
Ahmad Henriu Deadi
Blog//www.nomor1.com
EMERALD
Chosem Nacoda
SILVER
David Pangestu
SILVER
Heri Suhaimi
SILVER
Salam Sukses
Rahasia Website Pemu
PLATINUM
Askari Sinatra
nomor1.com/askarsin2
GOLD
Nurazmina Wahdiyani
Blog/Website Anda
GOLD
Naya Novianti
SILVER
Visit-Me Zaenulcom
ad3cash
DIAMOND
Azwar Asyek
Blog/Website Anda
PLATINUM
Raisyaina Syarefah
Blog/Website Anda
GOLD
Alann JJ
SILVER
Arl Be Perfect
Snack Super Kaya
GOLD
Mery Ven
SILVER
Jackson Lumbantobing
SILVER
Syahrial Anak Medan
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Buddy K Virgo
SILVER
Desy N Koto
SILVER
Bob Ardian
Blog/Website Anda
DIAMOND
Irni Yusnita Tandju
SILVER
Irdawati Hb
SILVER
Midori Lumi
SILVER
Karyanto Hubu
Blog/Website Anda
PLATINUM
Denie Bule
Blog/Website Anda
GOLD
Iwan Khristanto
SILVER
Zen Wenkzie Menkze
Blog/Website Anda
GOLD
Hadi Widjaya
aryozbiz.web.id
GOLD
Azis Nursaid
SILVER
Rizal Rahmola Abu Ad
SILVER
Sri Dewi Nur Atiqoh
Blog/Website Anda
EMERALD
Wiwi Maniez Turnip
SILVER
 
© www.Nomor1.com - email: admin@nomor1.com   Terms of Use   Privacy Policy