nomor1.com
  Home | Multi-Post | Web Hosting | Brainwave | Inspiration Ref: iklanda321  
 
Kumpulan Cerita Inspirasi & Motivasi

    Mengalir Seperti Air

    Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya, "Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati." Sang Guru tersenyum, "Oh, kamu sakit."

    "Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati."

    Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan, "Kamu sakit. Dan penyakitmu itu bernama, 'Alergi Hidup'. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan."

    Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.

    Usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita. "Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku." kata sang Guru.

    "Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup." Pria itu menolak tawaran sang Guru. "Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?" "Ya, memang saya sudah bosan hidup."

    "Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisasnya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang."

    Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

    Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

    Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu."

    Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, "Sayang, apa yang terjadi hari ini?

    Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, sayang."

    Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Bos kita kok aneh ya?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

    Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

    Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu." Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, "Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami."

    Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?

    Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan."

    Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP!





    KIRIM/POST KE WALL ANDA ATAU TEMAN-TEMAN:

    Untuk memilih beberapa teman sekaligus, tekan tombol CTRL
    sambil menekan tombol kanan mouse.
    Jumlah yang dipilih:
    0 orang.

 


FREE LOGIN
Via Facebook

Kunjungan Terkini:
Benz Bridgestones
SILVER
Nizar Raden Mangku I
Raden Mangku Igamo
EMERALD
Deni Yanto
www.sandrawisata.co.
EMERALD
Dirk Abraham
SILVER
Mamank Bhoenksoe
SILVER
Prasetyo Budi
nomor1.com/praseb478
DIAMOND
Euro VS Dollar
Blog/Website Anda
GOLD
Yeni Rianto
http://www.facebook.
PLATINUM
Dheawi Marpaung
SILVER
Taufik Hidayat
pisangkipas.wordpres
PLATINUM
Faidza Ahmad Faudzi
BlogEfauzi.blogspot.
GOLD
Aprisal Nansar
SILVER
Agus Supriyanto
SILVER
Meiliana Hosana
SILVER
Warjo Yunus
waryun109
GOLD
Yan Abdullah
GOLDEN GATE
GOLD
Zyzy Wahyuni
SILVER
Marodhenk Dhenk
SILVER
Erlan Oktriandi
Website / Blog
GOLD
Gomes Marthen
Blog
GOLD
Mega Megi Shopp
SILVER
Cahya Aca
SILVER
Mora Tumanggor P
' PENABUR UANG.COM '
GOLD
Moxx Herlambang
www.nomor1.com/moxh9
EMERALD
Av Ve
Website replika prib
TRIPLE DIAMOND
Faiz Klink
SILVER
Achmad Farrozy
SILVER
Edy Franjaya
Blog/Website Anda
GOLD
Bunda Ikram
SILVER
Anita Sasuwuhe
SILVER
Ritma Ratri
http://5bintang.biz/
DIAMOND
Deo Supriyanto
SILVER
Mbah Juan
mbahjua333
GOLD
WinZhu MizzHuann
SILVER
Samsul Maarif
http://www.fx7pro.co
EMERALD
Yonas Muanley Yonas
Blog/Website Anda
GOLD
Abdul Karim
http://www.nomor1.co
GOLD
Yusrizal Marhalim
SILVER
Renald SoejatiKiu
SILVER
Syam Sulbahri
SILVER
Galih Syifa'ulinnas
SILVER
Yuniardi Permana Jsi
JSS Tripler
GOLD
Philemon Ginting
SILVER
Klara Elia Queenizme
SILVER
Selfi Nurhendrayani
SILVER
Adisyahputra Solin
SILVER
Tori Cool
SILVER
Cicilia Wong
SILVER
Sofyan Communicatyo
SILVER
Mannen Simanjuntak
Blog/Website Anda
GOLD
Asnawi Dahlan
http://www.nomor1.co
DIAMOND
Fian TheKing
SILVER
Ernika Jenna Simanju
SILVER
Bujangkelana Aan
nomor1.com/bujaa5689
GOLD
Matsyah Jak Ye
SILVER
Beautè De È-Store
SILVER
Herry Johanes
SILVER
Nafisah Albarokah
SILVER
Wie Jayanto Tri
jabonjawa.com
GOLD
Hendri Dunant Cobain
http://henc1524.blog
GOLD
Indra Yuana Yan
nomor1.com/indrya401
GOLD
Uzy Wantz
SILVER
Qisfi Wirhan Qw
SILVER
Sofianto Nababan
SILVER
Moehith Masykoer
SILVER
Zelly Sabrina Renata
SILVER
Ade Suhaemi Grf
SILVER
Yantu Yasa
yantyas983
GOLD
Sun Sun Munggaran
SILVER
Syams Doank
SILVER
Jhon Louis
SILVER
Lenny Kristina
SILVER
Seinarui Josei
SILVER
Didik Dika Cell
Blog/Website Anda
GOLD
Agus Sholeh
http://www.agush4291
GOLD
Ki Zulkifli Putra Ka
SILVER
Imam Juansyah
nomor1.com/imajua842
GOLD
John Al Tanjunge
Blog/www.nomor 1.com
GOLD
عدي بخاري ت
http://www.adibukhar
GOLD
KiKi Brh
Kikibr
PLATINUM
Anna Wijaya
SILVER
Adi Surya Abdillah
SILVER
Nahidlul Afkar
Blog/Website Anda
GOLD
Fery Maulana
SILVER
ギン セイシロ
SILVER
Diwan Sasa
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Syamsul Arif Mazza
KOPI BCA
DIAMOND
Subur Wijaya Rafael
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Arvan Naval
SILVER
Fatur Rahman Az
SILVER
MeeLa V AzLah
Jamila Mustika
GOLD
Deddy Nout Deadd
SILVER
Habib Gandi Mana
SILVER
Yohan Wenas
Website / Blog
GOLD
Maria Pahlewi Suryan
nomor1.com/marisur38
PLATINUM
Addy Gayo
www.nomor1.com/addga
PLATINUM
Abah Tito Chicarito
SILVER
Sukhri Atjeh
SILVER
Romi Lion
SILVER
Dasa Nugraha
Blog/Website Anda
GOLD
Supriatna Apep
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Go Andy
SILVER
Doni Haryono
SILVER
Alex Eka Putra
Blog/Website Anda
GOLD
Amos Neolaka
Blog/Website Anda
GOLD
Eman Felani
GREAT SUCCES
DIAMOND
Mettha Wati
SILVER
Dhea Febryanni
SILVER
Hasanudin Amien
SILVER
Ahmad Henriu Deadi
Blog//www.nomor1.com
EMERALD
Nelly Sulvina
SILVER
Alive Continous
SILVER
Riki Murod
SILVER
Salam Sukses
Rahasia Website Pemu
PLATINUM
Askari Sinatra
nomor1.com/askarsin2
GOLD
Nurazmina Wahdiyani
Blog/Website Anda
GOLD
Visit-Me Zaenulcom
ad3cash
DIAMOND
Ryan Oka Gepe
SILVER
Tati Sri Hartati
SILVER
Gerson Pandie
SILVER
Azwar Asyek
Blog/Website Anda
PLATINUM
Elizabeth Kindra
SILVER
Raisyaina Syarefah
Blog/Website Anda
GOLD
Atien Lubis
SILVER
Jamilaton Niesa
SILVER
Angela Laurentia
SILVER
Arl Be Perfect
Snack Super Kaya
GOLD
Jessie Mannuela
SILVER
Wiwin Win
SILVER
Andy Wen D-Gamersz
SILVER
Liber Sibarani
SILVER
Tri Roni Marpaung
SILVER
Syahrial Anak Medan
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Desy N Koto
SILVER
Bob Ardian
Blog/Website Anda
DIAMOND
Albert Wae
SILVER
Lindung Harianja
SILVER
Satusatulima Apee
SILVER
Midori Lumi
SILVER
Karyanto Hubu
Blog/Website Anda
PLATINUM
Lusy Noviani Lo
SILVER
Denie Bule
Blog/Website Anda
GOLD
Ramli Panji
SILVER
Rilan Manullang
SILVER
Zen Wenkzie Menkze
Blog/Website Anda
GOLD
Lio No
SILVER
Hadi Widjaya
aryozbiz.web.id
GOLD
Rully Salahudin
SILVER
Yuli Sulistio
SILVER
Dinar Renata
SILVER
Julius Budi Hartono
SILVER
 
© www.Nomor1.com - email: admin@nomor1.com   Terms of Use   Privacy Policy