nomor1.com
  Home | Multi-Post | Web Hosting | Brainwave | Inspiration Ref: iklanda321  
 
Kumpulan Cerita Inspirasi & Motivasi

    Tiga Orang Wanita Penenun

    Dahulu kala ada seorang gadis yang sangat malas dan tidak pernah mau menenun kain, dan ibunya tidak pernah bisa membujuk gadis tersebut untuk melakukan apa yang harus dilakukan. Akhirnya ibunya menjadi sangat marah dan kehilangan kesabaran dan mulai memukul anak gadisnya dengan keras. Pada saat itu Ratu yang kebetulan lewat, berhenti di depan rumah gadis tersebut karena mendengar gadis itu menangis. Ratu kemudian masuk ke dalam rumah dan bertanya apa yang terjadi pada gadis itu dan mengapa ibunya memukuli anak gadisnya sampai-sampai semua orang yang berada di jalan dapat mendengarkan gadis tersebut menangis.

    Ibu gadis tersebut menjadi sangat malu untuk mengakui kemalasan anak gadisnya, sehingga dia berkata,

    "Saya tidak bisa menghentikan dia menenun, dia selalu ingin mengerjakannya setiap waktu dan saya terlalu miskin sehingga tidak bisa menyediakan dia rami - bahan untuk ditenun yang cukup."

    Kemudian Ratu menjawab,

    "Saya sangat senang mendengar suara roda alat pemintal, dan saya merasa senang mendengarkan mereka bersenandung, biarkanlah saya membawa putrimu ke istana, saya mempunyai banyak rami dan bahan tenung, di sana dia dapat memintal dengan hati gembira."

    Ibu gadis tersebut sangat senang mendengarkan tawaran itu, dan Ratu pun kemudian membawa gadis tersebut bersamanya. Ketika mereka mencapai istana, Ratu memperlihatkan tiga ruangan yang penuh dengan rami dan bahan tenun yang terbaik yang ada di kerajaannya.

    "Sekarang kamu dapat menenun rami ini," Katanya, "dan bila kamu berhasil menyelesaikannya, kamu akan saya nikahkan dengan putra tertua saya; kamu mungkin miskin tapi saya tidak akan memperdulikan hal itu, kain yang kamu buat dari rami ini cukup sebagai emas kawin,"

    Gadis itu ketakutan dalam hati, karena dia sama sekali tidak dapat menenun, biarpun dia hidup seratus tahun dan duduk menenun setiap hari selama hidupnya dari pagi sampai malam. Dan ketika dia berada sendirian dia mulai menangis, dan duduk selama tiga hari tanpa menyentuh alat tenun. Pada hari ketiga, Ratu datang, dan ketika dia melihat tidak ada satupun tenunan yang selesai, dia lalu terkejut; tetapi gadis tersebut beralasan bahwa dia belum bisa mulai menenun karena dia masih bersedih akibat perpisahan dengan rumah dan ibunya. Alasan itu membuat Ratu menjadi tenang, tetapi ketika Ratu akan beranjak pergi, dia mengatakan "Besok pekerjaan kamu harus dimulai."

    Ketika gadis itu sendirian lagi, dia tidak dapat berbuat apa apa untuk menolong dirinya sendiri atau melakukan apapun yang sudah seharusnya dilakukan. Dalam kebingungannya dia cuma keluar dan menatap keluar jendela. Saat itu dilihatnya tiga orang wanita lewat didepannya, dan wanita yang pertama memiliki kaki yang lebar dan rata, yang kedua mempunyai bibir yang tergantung turun sampai ke dagunya, dan yang ketiga memiliki ibu jari tangan yang sangat lebar. Mereka kemudian berhenti di depan jendela, dan mencoba bertanya apa saja yang gadis itu inginkan. Gadis itu menjelaskan apa yang dibutuhkannya, dan mereka berjanji akan membantunya, dan berkata,

    "Kamu harus mengundang kami ke pesta pernikahanmu, dan tidak malu karena kehadiran kami, menyebut kami sebagai sanak keluarga dan sepupumu, dan diperbolehkan duduk satu meja dengan kamu; jika kamu berjanji akan memenuhi hal ini, kami akan menyelesaikan tenunan tersebut dalam waktu singkat."

    "Saya berjanji sepenuh hati," jawab si gadis; "masuklah dan mulailah sekarang."

    Lalu ketiga wanita itu masuk, dan mereka membersihkan sedikit ruangan pada kamar pertama untuk mereka agar mereka dapat duduk dan menempatkan alat tenun mereka. Wanita yang pertama menarik keluar benang dan mulai menapakkan kakinya ke tuas yang memutar roda alat tenun, wanita yang kedua membasahi benang, dan wanita yang ketiga memilin dan meratakannya dengan ibu jarinya diatas meja, perlahan-lahan gulungan-gulungan benang yang indah berjatuhan diatas lantai, dan ini menghasilkan tenunan yang sangat indah. Gadis itu menyembunyikan ketiga wanita penenun itu dari pandangan mata sang Ratu sehingga setiap kali Ratu berkunjung, sang Ratu hanya melihat dia sendirian bersama tumpukan tenunan yang sangat indah; dan tidak terhingga pujian-pujian yang diterimanya dari Ratu. Ketika kamar pertama sudah kosong, mereka mulai menenun di kamar kedua, lalu ke kama ketiga sampai semua rami telah selesai di tenun. Lalu saat ketiga wanita penenun itu akan pergi, mereka berkata pada sang Gadis,

    "Jangan lupa dengan apa yang kamu janjikan, dan semuanya akan menjadi lebih baik untuk kamu."

    Ketika sang Gadis memperlihatkan pada Ratu ruangan yang telah kosong, dan sejumlah besar tenunan, Ratu langsung mengatur pernikahan gadis itu dengan putranya yang tertua, dan mempelai pria itupun sangat senang karena mendapatkan calon istri yang sangat pandai dan rajin.

    "Saya mempunyai tiga orang sepupu," kata Gadis itu, "dan karena mereka sangat baik kepada saya, Saya tidak akan pernah lupa kepada mereka disaat saya mendapatkan keberuntungan; bisakah saya mengundang mereka datang ke pesta, dan meminta mereka duduk satu meja dengan kita?"

    Ratu dan putra tertuanya yang akan menjadi calon suami berkata bersamaan,

    "Kamu boleh mengundangnya datang, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mengundangnya kesini,"

    Ketika perjamuan dimulai, ketiga wanita penenun tersebut datang tanpa menyembunyikan keburukan rupa mereka, dan sang Gadis berkata,

    "Sepupuku yang baik, selamat datang."

    "Oh," kata mempelai pria, "bagaimana kamu bisa mempunyai sanak keluarga yang sangat buruk rupa?"

    Kemudian dia menemui wanita penenun yang pertama dan bertanya kepadanya,

    "Bagaimana kamu bisa mempunyai kaki yang begitu lebar dan rata?"

    "Saya selalu menapakkan kaki saya pada alat tenun," katanya.

    Ketika dia menemui wanita yang kedua dan bertanya,

    "Bagaimana kamu bisa mempunyai bibir yang bergantungan sampai ke dagumu?"

    "Dengan menjilati benang." katanya,

    Dan kemudian dia bertanya kepada wanita yang ketiga,

    Sang Gadis tidak perlu lagi menenun"Bagaimana kamu bisa mempunyai ibu jari yang sangat besar dan lebar?"

    "Dengan memuntir dan memilin benang," katanya.

    Kemudian mempelai pria berkata bahwa semenjak saat itu, sang gadis yang menjadi istrinya ini harus berhenti untuk menenun dan jangan pernah menyentuh alat tenun lagi.

    Dan begitulah akhirnya sang gadis lepas dari pekerjaan menenun yang melelahkan.





    KIRIM/POST KE WALL ANDA ATAU TEMAN-TEMAN:

    Untuk memilih beberapa teman sekaligus, tekan tombol CTRL
    sambil menekan tombol kanan mouse.
    Jumlah yang dipilih:
    0 orang.

 


FREE LOGIN
Via Facebook

Kunjungan Terkini:
Mora Tumanggor P
' PENABUR UANG.COM '
GOLD
Nymbrot Juer
SILVER
Ameq Keag
SILVER
Shelly Christie
SILVER
Andrriie Cchyank Nda
Blog/Website Anda
GOLD
Brigitta Eleonora
SILVER
Imam Saikhoni
SILVER
Alex Thu SG
SILVER
Ismail Karim
SILVER
Dimaz W Sejati
SILVER
Si Popon
SILVER
Abdul Karim
http://www.nomor1.co
GOLD
Kayos Suryapranata
SILVER
Mancia Gamalama
SILVER
Arl Be Perfect
Snack Super Kaya
GOLD
Eman Felani
GREAT SUCCES
DIAMOND
Didik Dika Cell
Blog/Website Anda
GOLD
Salam Sukses
Rahasia Website Pemu
PLATINUM
Ainul Arifin
( Edit Website/Blog Anda )
DIAMOND
Indra Yuana Yan
nomor1.com/indrya401
GOLD
Shobeq Van Houten
Blog/Website Anda
EMERALD
Visit-Me Zaenulcom
ad3cash
DIAMOND
Nizar Raden Mangku I
Raden Mangku Igamo
EMERALD
Dody Simson
SILVER
Imam Zuhdi
H. IMAM ZUHDI
DOUBLE DIAMOND
Azharafif Syahbani
SILVER
Ferik Phoenix
SILVER
KiKi Brh
Kikibr
PLATINUM
Rudy Rudy Se
SILVER
Rheinhold Jp Lengkon
Blog/Website Anda
GOLD
John Al Tanjunge
Blog/www.nomor 1.com
GOLD
Dicky Afriadi
SILVER
Mang Asep
Saung Mang Asep
GOLD
Soenoto Singo Dimedj
nomor1.com/soenod321
GOLD
Syafruddin Syaf
( Edit Website/Blog Anda )
DIAMOND
Denie Bule
Blog/Website Anda
GOLD
Zaneta Zhafrah
SILVER
Amos Neolaka
Blog/Website Anda
GOLD
Asnawi Dahlan
http://www.nomor1.co
DIAMOND
Raflea Doank
SILVER
Maria Pahlewi Suryan
nomor1.com/marisur38
PLATINUM
Poetra Key
SILVER
KhamDani Aquaculturi
SILVER
Khumaini Jailani
SILVER
Zen Wenkzie Menkze
Blog/Website Anda
GOLD
Alexander Nafa
SILVER
Richard Wu
SILVER
Elza Xu
SILVER
Arsy Meraih Mimpi
SILVER
Igeth Mogan Sie
SILVER
Peri Hia
SILVER
Sekihiro Takayuki An
SILVER
Usman Darussalam
nomor1.com/usmadar36
GOLD
Muzakkir Ayman
SILVER
Ariesta Toulouz
SILVER
Nahdah Hn
Blog/Website Anda
GOLD
Yeni Ghea
SILVER
Marta Junia
SILVER
Taufik Hidayat
pisangkipas.wordpres
PLATINUM
Erlan Oktriandi
Website / Blog
GOLD
Sara Sainfalak
SILVER
Aryo Nich
SILVER
Matius Patton
SILVER
Karyanto Hubu
Blog/Website Anda
PLATINUM
Yuliana DianTirtasar
SILVER
Siti Manilet
Blog/Website Anda
GOLD
Andri Axl Widjaya
SILVER
Nur Hayaty
SILVER
Adventus Batara
SILVER
Hans Kalangit
Blog/Website Anda
EMERALD
Meyke Sembeng
SILVER
Napit Napitupulu
nomor1/napin1243
GOLD
Eldrick Leonard
SILVER
Ferdian Syah
SILVER
Besler Pasaribu
SILVER
Munawi van Muneeoow
SILVER
Muhammad Rusdi Aries
SILVER
Nur Laila Dengo
SILVER
Warjo Yunus
waryun109
GOLD
Timothy Rssara
www.nomor1.com/timrs
GOLD
Redemptus Soekandar
SILVER
Suarno Casmana
Blog/Website Anda
TRIPLE DIAMOND
Maskuachmad JP
SILVER
Pekanbaru BelanjaNet
( Edit Website/Blog Anda )
DIAMOND
Agustine Panca
( Edit Website/Blog Anda )
DIAMOND
Lisa Ya Saya
SILVER
Thin Thin Tan
SILVER
Thalia Cantiq
( Edit Website/Blog Anda )
DIAMOND
Tri Haryono
SILVER
Dev Yan
nomor1.com/devyan530
GOLD
Cmt Ayah Zauzza
SILVER
Santo Cupe Hiroshima
SILVER
Hendra Manullang Jr
SILVER
David Muchtar
SILVER
Alex Eka Putra
Blog/Website Anda
GOLD
Sofidahri Nst
Blog/Website Anda
PLATINUM
Yudi Masjud
SILVER
Agus Sholeh
http://www.agush4291
GOLD
Nasirudin Udin
Blog/Website Anda
GOLD
Mangihut Martin Turn
SILVER
Faidza Ahmad Faudzi
BlogEfauzi.blogspot.
GOLD
Endah Nathalia
SILVER
Av Ve
Website replika prib
TRIPLE DIAMOND
Janks Doank
SILVER
Herry Haryadi
SILVER
Gladiez Ingn Dcinta
SILVER
Lijanti Veronica Pur
SILVER
Hakim Sargi
SILVER
Sulli Se
SILVER
Eko Amboro Putro
nomor1.com/ekop7409
GOLD
Benny Suhanda
SILVER
Sanusi Dbs
SILVER
Dewi Amaliyah Saif
SILVER
Sarosih Refreshing L
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Prasetyo Budi
nomor1.com/praseb478
DIAMOND
Yan Abdullah
GOLDEN GATE
GOLD
Yohan Wenas
Website / Blog
GOLD
Victor Rao
SILVER
Andris Masengi
SILVER
Nads Firdian
SILVER
Lestari Reza Widyast
SILVER
Kelinci Sonny
SILVER
Echa Kunemara
SILVER
Chi Noeldie
SILVER
Karolus Hera
Blog/Website Anda
GOLD
Ipvnkisme Cassanova
SILVER
Dhienzlupphwie Siibe
SILVER
Akhmad Sulasi
Kursus Wartawan Indo
GOLD
Jen Nie
SILVER
Leo Randa-Sebaztian
SILVER
Anto Indo Speedliner
( Edit Website/Blog Anda )
DIAMOND
Syamsul Arif Mazza
KOPI BCA
DIAMOND
Andi Saragih Garingg
SILVER
Wie Jayanto Tri
jabonjawa.com
GOLD
Jimmy Ricardo
SILVER
Otong Baud
SILVER
Andi Sukamto
Blog/Website Anda
GOLD
Nopen Cici'z
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Gomes Marthen
Blog
GOLD
Rio Delano Putra Sik
SILVER
Tri Narni
Blog/Website Anda
GOLD
Heddy Nellyana Sitor
SILVER
Ady Ijonk
SILVER
Arizal Muko
Blog/Website Anda
DIAMOND
Pandang Silalahi
SILVER
Rini Wiratni Hutagal
SILVER
Daiman Gig Michael
SILVER
A.m. Widjayanto
SILVER
Median Bangapadang
SILVER
Supriatna Apep
( Edit Website/Blog Anda )
GOLD
Dwi Susetyono
SILVER
Hartanto Lumban Tobi
SILVER
Jerry Mokalu
Blog/Website Anda
GOLD
Irawan Indra
SILVER
Nia Cellalumauitu
SILVER
Yandri Drims Moningk
SILVER
Putry Trysnasari
SILVER
Mohammad Shoiful Muc
SILVER
Zuli Rochim
SILVER
 
© www.Nomor1.com - email: admin@nomor1.com   Terms of Use   Privacy Policy