Integrasi Ekonomi: Belajar dari Uni Eropa

Beberapa waktu silam Bisnis mendapatkan undangan dari Uni Eropa untuk mengikuti seminar khusus wartawan Asean tentang mata uang tunggal Eropa (euro) dan berbagai isyu di baliknya. Tulisan berikut adalah beberapa catatan dari seminar tersebut.

BRUSSELS (Bisnis): Krisis ekonomi yang melanda Asia Tenggara mendorong banyak pihak untuk memikirkan kembali kemungkinan membangun ikatan ekonomi pada skala regional sedemikian rupa sehingga lebih kokoh dalam menghadapi kemungkinan krisis berikutnya.

Di luar rencana mengenai pasar bebas Asean (AFTA), masih bisa disebut sejumlah ide seperti mata uang tunggal, integrasi sistem pabean, sampai pembentukan dana moneter Asia Tenggara (AMF). Pertanyaannya, realistiskah ide-ide itu?

Menyangkut kerjasama ekonomi seperti ini tak berlebihan kalau dikatakan, Uni Eropa adalah tempat belajar yang baik. Uni Eropa adalah sekumpulan negara dengan perbedaan tajam (bahkan dengan kebanggaan penuh untuk saling berbeda) yang mau duduk bersama, mendamaikan kepentingan nasional dengan kepentingan regional.

Albert Maes, profesor ekonomi di Universitas Namur (Belgia), mengatakan ada kesamaan yang sedemikian fundamental antara prakondisi Uni Eropa dengan (kalau mau dibentuk) prakondisi integrasi ekonomi Asean. Prakondisi Uni Eropa adalah Perang Dunia II sedang prakondisi Asia Tenggara adalah krisis ekonomi. Kedua-duanya membuat pemerintah dan masyarakat ‘babak belur’.

Hanya saja, antara kedua kawasan juga ada perbedaan mencolok. Uni Eropa bersatu untuk tujuan politis, yakni menghindarkan diri dari perang. Sebab, perang telah membuat semua pihak kalah, dalam arti hancur secara ekonomi, politis maupun mental. Kalau sekarang ini integrasi Eropa lebih terlihat sebagai integrasi ekonomi, menurut Profesor Ekonomi Universitas Katolik Louvain Luc Bernard, itu hanya tahapan yang kasat mata saja. Jiwa dari integrasi itu sendiri tetap integrasi politis yang belum diketahui bagaimana kelak bentuknya. “Gambaran idealnya jelas bagi semua orang. Tapi realisasinya mungkin akan berbeda.”

Sementara untuk kasus Asia Tenggara dan Timur justru menjadi pertanyaan, mungkinkah melakukan integrasi ekonomi (sebagai tujuan) dengan tetap mempertahankan perbedaan kepentingan politik?

Politik bernurani

Sebagian besar masyarakat Eropa sendiri menilai pemberlakuan mata uang tunggal Eropa ini adalah bukti kemenangan para politikus, bukan kemenangan ekonom. Mereka berpendapat, euro sama sekali jauh dari kepentingan ekonomi. Euro kental dengan kepentingan politik.

Yang berpendapat demikian umumnya adalah mereka yang memandang euro dalam perspektif sejarah yang cukup jauh. Menurut mereka euro adalah wujud penyatuan kepentingan bersama para politikus Eropa, menghindarkan diri dari perang, dalam skala apapun.

Pertanyaannya tentu, bagaimana caranya. Atas pertanyaan itu pada awalnya muncul dua pendekatan, keduanya pendekatan politis. Pertama adalah pendapat kelompok federalis yang sejak awal menginginkan negara-negara Eropa saling mendukung dan saling melengkapi sebagai layaknya sebuah negara federal. Dalam pada itu, diidealkan setiap negara tetap berdaulat.

Sementara, kedua, kelompok fungsionalis mengharapkan agar secara bertahap setiap negara mengurangi kedaulatannya, dan menyerahkan kedaulatan nasional itu ke tahap yang lebih tinggi. Titik akhir idealisme kelompok ini adalah terbentuknya ‘negara’ Eropa.

Namun sekarang, ketika berbagai kesepakatan dilalui, perbedaan antara kedua jenis pendekatan itu praktis sulit teridentifikasi. Yang terjadi kemudian adalah, kerjasama ekonomi secara gradual menuju ke satu perekonomian yang penuh. Apapun namanya, langkah integrasi sudah diambil, dan setiap saat tingkat integrasi itu terus bergerak menuju arah yang semakin intens.

Karena itu–dalam konteks dekat–euro lebih ditengarai sebagai satu integrasi ekonomi setelah upaya menuju integrasi politik Eropa dianggap tidak mungkin. Semua orang tahu, betapa setiap negara Eropa sangat mengagungkan kedaulatan politisnya sehingga ide integrasi politis dianggap mimpi. Sebab, banyak pihak termasuk kelompok muda yang berpendapat integrasi politik berarti memporakporandakan kedaulatan setiap negara.

Tidak mudah

Baik para sejarawan yang meneliti perkembangan Uni Eropa maupun para negosiator saat ini mengakui betapa proses integrasi ekonomi itu sama sekali bukan hal yang mudah. Albert Maes mengatakan setiap periode negosiasi selalu kritis. Orang selalu marah. Tapi beberapa tahun kemudian orang selalu bernafas lega menikmati hasil negosiasi itu. Ekonomi berkembang satu langkah kedepan. Sebut saja proses terbentuknya Treaty of Paris pada 1951, tiang pancang utama Uni Eropa. Kesulitan utama terjadi karena di sisi politis Jerman adalah musuh bagi negara-negara Eropa Barat yang bersekutu dengan Amerika Serikat. Padahal secara geografis mereka berdekatan. Dalam pada itu secara ekonomi mereka sebenarnya juga saling membutuhkan.

Hal yang paling nyata adalah, seusai perang, ekonomi porak-poranda. Pilar ekonomi mereka, yakni industri batubara dan besi baja juga runtuh. Pasalnya, produksi melimpah dan stok menumpuk karena permintaan hampir tidak ada. Maka adalah kunci bahwa Menlu Prancis Robert Schuman bersedia mengambil prakarsa negosiasi dengan Jerman. Kedua negara duduk bersama sampai kemudian menelurkan deklarasi dengan sejumlah prinsip: bahwa Eropa tak bisa dibangun sekaligus tetapi bertahap; permusuhan lama Prancis-Jerman diakhiri; produksi batubara dan besi kedua negara harus didasarkan pada kebijakan bersama; kedua negara sepakat bahwa kerjasama ekonomi akan menjadi dasar kuat bagi kesejahteraan masyarakat dan pembentukan Masyarakat Eropa; dan kesepakatan antar pejabat tinggi akan bersifat mengikat.

Menyusul kesepakatan itu, kedua negara melayangkan undangan ke negara-negara Eropa lainnya untuk bergabung dalam kesepakatan itu. Empat negara menyambut positif, dan lahirlah Treaty of Rome. Dalam treaty tersebut enam negara (Prancis, Jerman, Italia, Belgia, Belanda dan Luksemburg) sepakat membentuk Masyarakat Batubara dan Besi Eropa (European Coal and Steel Community, ECSC). “Kenyataan bahwa banyak yang diundang tetapi hanya sedikit yang datang memberi satu indikasi bahwa memang waktu itu banyak yang tidak sependapat dengan ide ini,” tutur Albert Maes.

Kesulitan semacam itu semakin terlihat ketika keenam negara mencoba untuk duduk membicarakan kerjasama politik dan keamanan. Upaya pada 1954 itu gagal karena, menurut Luc Bernard, keberagaman kepentingan politis sangat sulit untuk disatukan. Salah satu buktinya, ketika pada 1957 keenam negara duduk lagi untuk membahas ekonomi, proses negosiasinya relatif lebih lancar sehingga lahirlah Treaty of Rome yang bersisi pembentukan Masyarakat Ekonomi Eropa dan kerjasama Eropa di bidang energi nuklir (Euraton). Dalam perjalanan berikutnya pun, seperti penambahan anggota Uni Eropa, tetap terlihat bahwa metamorfosa Uni Eropa memang tidak mudah. Prancis misalnya, pernam memveto rencana bergabungnya Inggris, Irlandia dan Denmark kendati kemudian (1973) ketiga negara ikut bergabung. Keanggotaan MEE kemudian bertambah dengan Yunani (1981), Spanyol dan Portugis (1986) dan Austria, Finlandia serta Swedia (1995).

Tarif dan euro

Para negosiator integrasi Eropa sependapat, bahwa integrasi ekonomi membutuhkan dua pilar utama untuk mencapai satu sasaran pasar tunggal. Kedua pilar itu adalah kesamaan sistem kepabeanan (tarif bea masuk) dan kesatuan sistem moneter yang kemudian direalisasikan dalam kesatuan mata uang. Gagasan ambisius ini sudah muncul sejak 1979 ketika mereka meluncurkan European Monetary System yang menyeragamkan sistem moneter semua anggota. Penyeragaman dan kemudian penyatuan sistem kepabeanan dan sistem moneter, menurut Albert Maes, adalah satu keharusan bagi mereka yang ingin membentuk pasar tunggal. Kalau kedua syarat itu tidak terpenuhi, yang terjadi hanya pasar bebas yang didalamnya memuat distorsi tarif dan distorsi nilai tukar.

Dalam pasar tunggal, menurut dia, yang diidealkan adalah mengubah sebagian cukup besar porsi perdagangan internasional menjadi perdagangan ‘dalam negeri’. Kalau sebelumnya perdagangan antara Italia dengan Jerman diperlakukan sebagai ekspor dan impor (yang mengandung perbedaan tarif dan nilai tukar), sekarang menjadi layaknya pedagangan antara Lampung dan Jawa Tengah.

Dalam hal manajemen ekonomi makro perubahan ini sangat signifikan mengingat ketika negara-negara Uni Eropa belum bersatu, perdagangan internasional negara-negara itu mencapai sekitar 40% PDB. Namun impor dari luar kawasan euro ke kawasan euro sebenarnya tidak terlalu tinggi, yakni sebesar15% dari PDB.

Dan sekarang unifikasi itu bukan cita-cita belaka. Proses itu semua sudah terjadi. Kendati bank note dan koin euro belum ada di dompet, unifikasi sistem moneter itu sudah terjadi. Perdagangan antar negara tak dikenai tarif bea masuk. Pasar tunggal ini akan menjadi sempurna pada 1 Januari 2002 mendatang, ketika mata uang euro benar-benar ada di dompet masyarakat sehingga tak ada lagi biaya konversi antar mata uang.

Integrasi yang sedemikian inilah yang kemudian dijadikan landasan berbagai pihak dunia untuk memprediksi kawasan itu akan tumbuh pesat. Komisi Eropa sendiri memperkirakan tahun ini kawasan itu akan tumbuh 3,4% disusul dengan angka 3,1% tahun berikutnya. Angka itu tak jauh dibanding prediksi IMF yang memperkirakan pertumbuhan berturut-turut 3,2% dan prediksi OECD yang memperkirakan pertumbuhan 3,5% dan 3,3%. Semua pihak yakin dalam dua tahun pertumbuhan ekonomi Eropa akan lebih dari 3%. Padahal, selama akhir tahun 1999 mereka memperkirakan ekonomi akan tumbuh sekitar 2,5%. Revisi atas proyeksi itu dilakukan menyusul kinerja ekonomi kawasan itu pada paruh kedua tahun 1999-menyusul penyatuan sistem moneter dan mata uang pada 1 Januari-jauh lebih baik dari perkiraan sebelumnya.

Indikator ini diperkirakan akan mendorong pertumbuhan penyerapan tenaga kerja dan penambahan pendapatan keluarga. Hal itu, pada gilirannya, akan memacu konsumsi yang berarti meningkatnya produksi dan laba sektor swasta. Kalau pun ada kekhawatiran mengenai hambatan terhadap laju pertumbuhan, maka risiko itu berasal dari faktor eksternal seperti seperti kemungkinan slowdown di perekonomian AS yang pasti akan mengimbas ke Eropa.

Sementara itu Komisi Eropa memperkirakan inflasi di kawasan itu tahun ini akan mencapai 1,8% dan turun menjadi 1,7% tahun berikutnya. Sedang pihak lain juga memiliki prediksi yang tak jauh berbeda. IMF memprediksi inflasi dalam dua tahun itu berturut-turut 1,7% dan 1,6%. Sedang OECD memprediksi inflasi akan 2%.

Angka-angka itu lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya sebesar 1,5%. Revisi atas inflasi ini antara lain disebabkan oleh kenyataan kenaikan harga bahan bakar. Sementara itu tekanan beli di sektor konsumsi juga diduga akan mendorong inflasi. Satu gejala yang pasti sudah dirasakan, demikian laporan bank sentral, adalah meningkatnya harga produk impor sebagai akibat dari kenaikan BBM. Hal yang lebih kurang menguntungkan adalah melemahnya nilai tukar euro. Kalau kecenderungan atas kedua faktor ini terus berlanjut, meka tekanan atas inflasi tak bisa diabaikan lagi.

Namun di sisi dalam negeri tekanan inflasi mungkin akan terjadi karena tarikan permintaan (demand pull) sehubungan dengan meningkatnya pendapatan pegawai yang juga akan dipicu oleh rencana pengurangan biaya social security system. Di sisi itu, sebenarnya beban perusahaan juga berkurang sehingga peluang terjadinya kenaikan harga hanya terjadi kalau sektor usaha menaikkan margin laba secara signifikan.

Menuju Eurasia

Dalam bahasa masyarakat, semua itu berarti bahwa mereka mengalami peningkatan standard hidup. Masyarakat menikmati harga yang sangat stabil. Perjalanan antar negara menjadi mudah. Di samping moda transportasi yang maju, masyarakat tak lagi dipusingkan oleh urusan keimigrasian.

Maka tantangan buat mereka sekarang adalah, kemana mereka akan melangkah? Sampai batas mana mereka akan berintegrasi? Apa yang akan mampu menjaga integrasi antar mereka? Sejumlah tokoh seperti Paul Valery misalnya, mengharapkan agar Uni Eropa tak berhenti sampai di sana. Salah satu impian mereka adalah mengembangkan keanggotaan Uni Eropa ke Asia (Eurasia) sehingga akan terjadi satu integrasi harmonis antara negara hiperindustri dengan negara yang masih tertinggal di belakangnya.

Satu hal yang pasti, Uni Eropa (sekarang 15 negara) kini tengah bernegosiasi dengan 10 negara Eropa Timur plus Malta dan Cyprus yang ingin bergabung dengan Uni Eropa.

Kembali dalam konteks Asean atau Asia Timur, apakah integrasi semacam itu merupakan integrasi yang diinginkan? Kalau ditanya, kalangan masyarakat mungkin lebih dari happy untuk menjawab ya. Entah apa jawaban politisi.

*) Her Suharyanto; [email protected]; www.jurutulis.com

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Bukan) Bernalar, (Tapi) BerakalEdy Suhardono
(De)sain Masa DepanEdy Suhardono
(Mod)èl, Bukan (Mod)al PersonalEdy Suhardono
10 Kekuatan ManusiaAndrew Ho
10 KEMAMPUAN UNTUK SUKSES MENJALANKAN BISNIS DENGAN INTEGRITASAndrew Ho
10 Tips Meningkatkan Daya KreativitasAndrew Ho
Ada Apa Tahun 2012?Andrew Ho
ADD/ADHD Menurut Perspektif Cara Kerja Otak dan PikiranAdi W Gunawan
Agar Mimpi Menjadi NyataKolom Bersama
Agar Tak HilangAndrias Harefa
Aktivasi Diri Sesuai TalentaKolom Bersama
Alotnya Mengubah KeyakinanKolom Bersama
Altered State of Consciousness: WHAT and HOW?Adi W Gunawan
Amankah Jatah Bulanan Anda?Agoeng Widyatmoko
Anda Adalah MotivatorSyahril Syam
Anda Ingin Jadi Dewa? Belajarlah Bahasa Mandarin!Kolom Bersama
Anda pun BisaAndrias Harefa
Andrea Hirata: Menulis untuk MenggerakkanWawancara
Andrie Wongso: Kepercayaan DiriAndrie Wongso
Anggur Asam Harus DibuangAndrew Ho
Antara Perkawanan dan BisnisAgoeng Widyatmoko
Antara Perkawinan, Berwirausaha, dan MenulisEdy Zaqeus
Antara Perkawinan, Berwirausaha, dan MenulisEdy Zaqeus
Apa Sih Yoga Ketawa Itu?Emmy Liana Dewi
Apa yang Kau Cari?Kolom Bersama
Apakah Anda Jujur Terhadap Diri Anda Sendiri?Syahril Syam
Apakah Memaafkan Sama Dengan Melupakan?Adi W Gunawan
Arsitektur SurgaWandi S Brata
Arti KehidupanAndrie Wongso
Australia, Indonesia formalizing military diplomacyKolom Bersama
Ayo Jaga Stamina Semangat, Jangan LoyoAgung Praptapa
Bagaimana Agar Terhubung Secara Emosional Dengan Impian?Syahril Syam
Bahagia Dalam KeheninganAdi W Gunawan
Bahagia Menjadi Seorang GuruAndrew Ho
Bahaya “Berpikir” PositifAdi W Gunawan
Bakat vs UsahaAgung Praptapa
Balon MeletusKolom Bersama
Bangkit dari KeterpurukanAndrew Ho
Bangkit!!!Kolom Bersama
Bangkitkan Semangat Mencapai Kemakmuran Dengan VisiAndrew Ho
Bangkitlah Pemuda!Andrie Wongso
Bankir Cantik di KRL CiujungHer Suharyanto
Batik Semakin AsikKolom Bersama
Batu yang KusamAndrie Wongso
Bekicot…Oh, Bekicot…!Kolom Bersama
Belajar BersyukurAndrie Wongso
Belajar Dari Kung Fu PandaAndrew Ho
Belajar Dari PenerbitAgung Praptapa
Belajar dari Sejarah dan Pengalaman PahitAndrew Ho
BELAJAR MENANGGUNG RISIKO KEHIDUPAN DARI ANAK KECILAndrew Ho
Belajar Pada SemutKolom Bersama
Belajar Perubahan dari Paul S OtelliniKolom Bersama
Belajarlah untuk SelamanyaAndrew Ho
Beli GINCU dapat APEL?Kolom Bersama
Benarkah Impian Itu Penting?Syahril Syam
Bencana Asap di Riau: Dari Hot Spot Menjadi HotlineEmmy Liana Dewi
BERANI MENYUARAKAN KEBENARANAndrew Ho
Berani Saja Tidak CukupAgoeng Widyatmoko
Berani untuk MemulaiKolom Bersama
Berburu Berita yang Menggerakkan PasarHer Suharyanto
Berdoalah!Syahril Syam
Berhentilah Jadi GelasKolom Bersama
Berikan Cintamu Kepada orang TuaAndrew Ho
BERITA + DATA = KAYAHer Suharyanto
Berkencan dengan GagasanAndrias Harefa
Berkompetisi Yuk!Agoeng Widyatmoko
Bersyukur dan BahagiaAndrie Wongso
Bertamasya dengan Menulis dan MembacaKolom Bersama
Bertanya Pada KeheninganAdi W Gunawan
Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan DiriAndrew Ho
Berteman dengan Kekurangan, Membangun Kepercayaan DiriKolom Bersama
BERTINDAKAndrias Harefa
BERTUMBUH HINGGA TANPA BATASAndrew Ho
Berubah Untuk Meraih KeberuntunganAndrew Ho
BESTAndrias Harefa
Bibit ManggaAndrie Wongso
Bila Selalu Berpikir Positif, Hal-hal yang Negatif MenyingkirKolom Bersama
Bisakah Hipnoterapis Menerapi Keluarganya Sendiri?Adi W Gunawan
BodohAndrias Harefa
BOOK COACHING: MENJADI PENDAMPING PENULISEdy Zaqeus
Book Coaching: Menjadi Pendamping PenulisEdy Zaqeus
Break Your limitKolom Bersama
Budaya KekerasanKolom Bersama
Bulatkan Tekad dan TawakkalKolom Bersama
CARA BAHAGIAAndrias Harefa
CARA GAMPANG MENULIS BUKU BEST SELLEREdy Zaqeus
Cara Mudah Berbicara Dengan Part atau Bagian DiriAdi W Gunawan
Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat KitaEmmy Liana Dewi
CARA MUDAH MENJALANI KEHIDUPANAndrew Ho
CARNEGIE-BUFFETTAndrias Harefa
Cerdas, Cerlang (yang) PedasEdy Suhardono
Ciptakan Kehidupan Ideal dengan KepedulianAndrew Ho
Cita-Cita yang TertundaAndrie Wongso
Climb Farther than the Eye Can SeeWandi S Brata
Control, Alt, DeleteKolom Bersama
Creative DestructionWandi S Brata
Ctrl + ZKolom Bersama
Dare to Say “NO”Agung Praptapa
DBLAAndrias Harefa
DEMAM INVESTASI DINAR IRAKHer Suharyanto
DEMAM INVESTASI DINAR IRAK (2)Her Suharyanto
Dewi Lestari (Dee): Tulisan Saya Harus MencerdaskanWawancara
Di mana Pintu Sukses?Kolom Bersama
Dibalik Kesuksesan dan Kebahagiaan Hidup Pria dan WanitaAndrew Ho
Dibutuhkan Segera! Peta SuksesKolom Bersama
Dicari: Sekolah yang Mengajarkan Teknik Mengelola StressEmmy Liana Dewi
Dimanakah Anda Bergaul?Syahril Syam
Direct vs Indirect SuggestionAdi W Gunawan
Direct vs Indirect SuggestionAdi W Gunawan
Disengsarakan Spekulan Minyak?Her Suharyanto
Doa Dan UsahaAndrie Wongso
Doa dan UsahaAndrie Wongso
Don’t Judge a Book by It’s CoverKolom Bersama
Dua Belas AlasanAndrias Harefa
DUA PEMANCING YANG HEBATAndrew Ho
Elevator RusakWandi S Brata
Eni Kusuma: Belajar adalah Hak Saya!Wawancara
Episode Picisan Aksi BuayaRab A Broto
Essay untuk Pejabat Trias PolitikaKolom Bersama
EXPERIENTIAL MARKETING TUKANG OJEKHer Suharyanto
Experiential Marketing Tukang OjekHer Suharyanto
Facebookmania: Buah dari Impian BesarAgung Praptapa
Fakta Sosial di Sekitar KitaSurya Rachmannuh
Faktor “R”Andrias Harefa
Filosofi Modal NolAgoeng Widyatmoko
Filosofi SungaiKolom Bersama
FINANCIAL ENGINEERING TUKANG OJEKHer Suharyanto
Financial Engineering Tukang OjekHer Suharyanto
Fokus Pada TemaEni Kusuma
Fondasi Kokoh Tak Sekadar KuatAgoeng Widyatmoko
Forgiveness Is The True HealerAdi W Gunawan
FUTURE TRADING, LEVERAGE FACTOR… AH, APA LAGI…Her Suharyanto
Gagasan yang Meyakinkan Dalam TulisanEni Kusuma
Gak mau Antri? Apa Kata Dunia?Kolom Bersama
Gempa GT Lalu Apa?Rab A Broto
Habitus Orang KayaAndrias Harefa
Hadapi dengan SenyumanKolom Bersama
Hasil Riset Tentang Uang: Menggembirakan atau Menyakitkan?Agung Praptapa
Hati MelayaniAndrias Harefa
Hati yang Mau MelayaniSurya Rachmannuh
Hati-Hati: Produk Kedelai Belum Tentu MenyehatkanEmmy Liana Dewi
HCS, MSDAndrias Harefa
Hidup Begitu BerhargaAndrew Ho
Hidup dan Bekerja dengan Penuh KesadaranSyahril Syam
Hidup Menyenangkan dengan SyukurAndrew Ho
Hidup Sederhana Sangat MenguntungkanAndrew Ho
How Jokeable Are You?Wandi S Brata
Hubungan Antara Kekuatan Pikiran dan LoASyahril Syam
Hubungan ‘Makanan’ Dengan Keselarasan Tubuh Dan Jiwa (Ayurveda Bagian 3)Emmy Liana Dewi
Hypno-Birthing, Melahirkan Dengan Mudah, Nyaman, dan MenyenangkanAdi W Gunawan
Hypnotic Dream RestructuringAdi W Gunawan
Ibarat Tubuh yang TerberkatiKolom Bersama
Independen? Ya, Menulis!Eni Kusuma
Inspiring PeopleKolom Bersama
Integrasi Ekonomi: Belajar dari Uni EropaHer Suharyanto
INVESTASI REKSADANA DENGAN STRATEGI “YOYO”Her Suharyanto
Ironi Jor-joran Bursa Ketua DPDRab A Broto
Jadilah Bagian dari SolusiWandi S Brata
Jangan Kebanyakan Mimpi…!Agoeng Widyatmoko
JANGAN MENUNDA, MUNGKIN TAK ADA KESEMPATAN KEDUAAndrew Ho
Jangan MenyerahSurya Rachmannuh
Jangan Percayai Informasi!Agoeng Widyatmoko
JANGAN PERNAH TERLALU BERHARAP!Andrew Ho
JANGAN-JANGAN POSITIVE THINKING-LAH SUMBER MASALAHNYARab A Broto
JANGAN-JANGAN POSITIVE THINKINGLAH SUMBER MASALAHNYA (2)Rab A Broto
JELANG HARGA MINYAK 200 DOLLAR AS PER BAREL: ANCAMAN MASIH MENGINTAIRab A Broto
Jennie S. Bev: Segala Sesuatu Itu Mudah, Tergantung Mindset AndaWawancara
Jika Kami Bangga, Apa yang Kamu Banggakan?Kolom Bersama
Jika Takut Melangkah, Melompat Saja Jangan BerpikirKolom Bersama
JUNGKIR BALIK MORALITAS UANRab A Broto
Junjung yang Tinggi, Tanam yang Dalam (Local Wisdom 3)Agung Praptapa
K+T=HAndrias Harefa
Kabar Baik: Anda Dapat Mengubah Dunia!Kolom Bersama
Kaca Jendela yang KotorAndrew Ho
Kacang Harus Melupakan KulitnyaKolom Bersama
KatroAndrias Harefa
KaverAndrias Harefa
Kearifan Pemimpin Sejati (Local Wisdom 4)Agung Praptapa
Kebahagiaan Ada di HatiAndrew Ho
Kebaikan Seseorang Kadang Terlihat Setelah Ia WafatKolom Bersama
Kebermaknaan HidupAdi W Gunawan
KebiasaanKolom Bersama
Kebiasaan Optimis Dalam BelajarSyahril Syam
KEBIASAAN OPTIMIS DALAM BELAJARSyahril Syam
Kebiasaan PesimisSyahril Syam
KEGIGIHANAndrew Ho
Kehidupan Baru Dimulai Umur 40 TahunAndrew Ho
Kekuatan Angka +1Andrew Ho
Kekuatan dari MinatEni Kusuma
Kekuatan dari Sifat Hati-hatiEni Kusuma
Kekuatan Kata-kata PositifKolom Bersama
Kekuatan Keberanian Mengambil RisikoAndrie Wongso
Kekuatan Meraih Hidup IdealAndrew Ho
Kekuatan NetworkingAndrew Ho
Kemerdekaan Dalam Memilih ResponSyahril Syam
Kemudahan Itu Ada Setelah Kesulitan atau Bersama Kesulitan?Kolom Bersama
Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua)Emmy Liana Dewi
Kenapa Menulis?Eni Kusuma
Kenapa Mesti Berdoa dan Beragama?Syahril Syam
Kendal(i) Atas Kendal(a) DiriEdy Suhardono
Kepemimpinan HorizontalKolom Bersama
KepentinganKolom Bersama
Kepepet Itu PentingAndrias Harefa
Kepercayaan DiriAndrie Wongso
Keramahan si Tukang ParkirKolom Bersama
Kerja Ikhlas = Kerja Bodoh?Kolom Bersama
Kerja Kreatif, Siapa Bisa?Andrias Harefa
Kerja PemimpinAndrias Harefa
KesadaranKolom Bersama
Kesalahan Ketika Anda Ingin Memulai BisnisKolom Bersama
Keseimbangan HidupAndrie Wongso
Ketakpedulian Terhadap Sekitar = Ketakpedulian Terhadap Diri SendiriSyahril Syam
Ketergesaan Memperlambat HasilKolom Bersama
Ketetapan HatiAndrie Wongso
Ketika Kita Mencintai …Emmy Liana Dewi
Ketika Putus Asa Dalam MenulisEni Kusuma
Keunggulan Utama AndaKolom Bersama
Keuntungan dari Kompetisi Sepakbola Dunia di JermanAndrew Ho
Keyakinan Itu BerjenjangKolom Bersama
Kiat Menang DebatWandi S Brata
KITA DISENGSARAKAN SPEKULAN MINYAK?Her Suharyanto
Kok, Takut Berbuat Salah?Syahril Syam
KontituenAndrias Harefa
Kunci Sukses = Kunci SehatKolom Bersama
Kunci Sukses Theodore RooseveltWandi S Brata
Latihan 1.500 KaliAndrew Ho
Latihan Mental yang MenyembuhkanSyahril Syam
Learn, Unlearn, Relearn!Wandi S Brata
LebayAndrias Harefa
Life Is Wonderful – “Berani Menyuarakan Kebenaran”Andrew Ho
Lima Kekuatan untuk Optimalisasi Pengembangan Potensi DiriAdi W Gunawan
Local Wisdom: Membentengi Diri dari Aji MumpungAgung Praptapa
Local Wisdom: Sing Jembar Segarane, Luaskan LautanmuAgung Praptapa
LOGIKA DAN KEBAHAGIAANSyahril Syam
Love and GratitudeKolom Bersama
Lupakan Semua Teori Manajemen!Agoeng Widyatmoko
Maafkan DirikuSyahril Syam
Machiavelli dan Lakon Cicak vs BuayaRab A Broto
Makin CerdasAndrias Harefa
Malu Ah Sama Monyet!Kolom Bersama
Managing Performance: Becik Ketitik, Ala Ketara (Local Wisdom 7)Agung Praptapa
Manajemen SDM Kusut Institusi GayusRab A Broto
Manajer SDM yang EfektifKolom Bersama
Manfaat Akar Bit Merah Bagi KesehatanEmmy Liana Dewi
Manfaat dan Bahaya Past Life RegressionAdi W Gunawan
Manfaat dan Bahaya Past Life RegressionKolom Bersama
Mangkuk BerlubangAndrie Wongso
Manisan KeramahanAndrew Ho
Manusia GuruAndrias Harefa
Masa Depan Ada di Masa LaluAdi W Gunawan
Masih Maukah Kita Berbuat Buruk?Kolom Bersama
MatahatiWandi S Brata
Meditasi:Timur Bertemu BaratAdi W Gunawan
Melaksanakan, Tidak Sekadar Mengetahui dan MengertiAndrew Ho
Melaksanakan, Tidak Sekadar Mengetahui dan MengertiAndrias Harefa
Melakukan Hipnoterapi Pada AnakAdi W Gunawan
Melawan Arus KeberhasilanKolom Bersama
Melepaskan Sakit HatiAndrew Ho
Melihat KeluarbiasaanAndrias Harefa
Melihat Kemajuan dan Kelemahan DubaiAndrew Ho
Memahami Fenomena Kesurupan Dari Sudut Ilmu HipnoterapiAdi W Gunawan
Memahami Jenis Dan Fungsi Filter MentalAdi W Gunawan
Memahami Keunikan DiriKolom Bersama
Memahami Level Hipnosis Dan ManfaatnyaAdi W Gunawan
Memahami Penyakit PsikosomatisAdi W Gunawan
Memanfaatkan Momen TerbaikKolom Bersama
Memanfaatkan Waktu Dengan Tepat Mencegah PenyesalanAndrew Ho
Membaca itu PentingAndrew Ho
Membangun Budaya PositifAndrew Ho
Membangun IntegritasAndrias Harefa
Membangun KarismaAndrew Ho
Membangun Kepercayaan DiriSyahril Syam
Membangun Spirit KeberhasilanAndrias Harefa
Membebaskan DiriKolom Bersama
Membeli KebahagiaanKolom Bersama
MEMBERI HADIAH DI HARI ISTIMEWAAndrew Ho
Membiasakan Hidup Bersih dan DisiplinAndrew Ho
Membuka Kunci Kekuatan Perbaikan DiriAndrew Ho
Memecahkan RekorAndrias Harefa
Memenangkan Perjuangan HidupAndrew Ho
Memengaruhi OrangAndrias Harefa
MEMETIK MANFAAT DARI KEKURANGAN DAN KEMALANGANAndrew Ho
Memilih untuk Berpikir PositifSurya Rachmannuh
Memperbarui Tujuan PembelajaranKolom Bersama
Menabur Benih KebahagiaanKolom Bersama
Menanam BambuKolom Bersama
MENANGGUK UNTUNG DARI BERITA BURUKHer Suharyanto
Mencintai AnakKolom Bersama
Mendaki Gunung LempuyangAndrew Ho
Menderita Sakit (Bisa) Disebabkan dari Berpikir NegatifKolom Bersama
Mendongeng di KelasEmmy Liana Dewi
Menebar Kebaikan, Menuai KesuksesanKolom Bersama
Menentukan Tujuan HidupAndrew Ho
MENERBITKAN BUKU SENDIRI, MENGAPA TIDAK?Her Suharyanto
Menerima dan Mengubah Kegagalan Menjadi Peluang EmasAndrew Ho
Menerobos Belenggu AsumsiWandi S Brata
Mengalami dan Memahami Kondisi MeditasiAdi W Gunawan
Menganjurkan untuk BertindakEni Kusuma
Mengapa Harus Meningkatkan Standar Prestasi?Andrew Ho
Mengapa Harus Menunggu?Andrie Wongso
MENGAPA LIBURAN PERLUAndrew Ho
Mengapa LoA Tidak Bekerja?Kolom Bersama
Mengapa Orang Kaya Semakin Kaya dan Orang Miskin Semakin Miskin?Andrew Ho
Mengasah Jiwa EntrepreneurKolom Bersama
Mengatasi Masalah HidupKolom Bersama
MENGEJAR IMPIANAndrew Ho
Mengejar KebanggaanAndrew Ho
Mengembangkan Budaya Saling MendukungKolom Bersama
Mengenal Suara Hati Yang SesungguhnyaAdi W Gunawan
Menghargai (Nilai) DiriEdy Suhardono
Menghidupkan PatriotismeAndrie Wongso
MENGINTIP PROGRAM AWAL SPPHer Suharyanto
Menguasai Pasar dan Survive dalam PersainganAndrie Wongso
Mengukur PotensiAndrias Harefa
Mengunjungi Kampung Halaman Almarhum AyahAndrew Ho
Menikmati KehidupanAndrew Ho
Meningkatkan Rasa SyukurAndrew Ho
Menjadi Diri Anda SendiriKolom Bersama
Menjadi Lebih Tanpa Berlebihan (Local Wisdom 5)Agung Praptapa
Menjadi Orang Sukses dan BerartiAndrew Ho
MENJADI PEMASAR SUKSES DENGAN 3PAndrew Ho
Menjadi Pemenang Sejati (Local Wisdom 9)Agung Praptapa
Menjadi PemimpinAndrias Harefa
MENJADI PEMIMPIN SEJATIAndrew Ho
Menjadi Pribadi ChampionSurya Rachmannuh
Menjaga HarapanAndrew Ho
Menjauhi DendamAndrie Wongso
Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan BerwirausahaAndrew Ho
Mental Block Terbesar dalam HidupSyahril Syam
Mental Block … Oh… Mental BlockAdi W Gunawan
Menulis Adalah Kesenangan SayaKolom Bersama
Menulis Bikin CantikAndrias Harefa
Menulis Buku Best Seller di SekolahEmmy Liana Dewi
Menulis Buku Best Seller Itu GampangEdy Zaqeus
Menulis Buku Best-SellerAndrias Harefa
Menulis Buku Best-SellerAndrias Harefa
Menulis Itu Gampang?Kolom Bersama
Menulis Itu MenyembuhkanAndrias Harefa
Menulis Itu Pekerjaan TanganAndrias Harefa
Menulis Itu SehatAgung Praptapa
Menulis untuk MenyembuhkanAndrias Harefa
Menumbuhkan Jiwa KewirausahaanAndrew Ho
Menungangi TragikaWandi S Brata
Menunggangi IroniWandi S Brata
Menunggangi KontradiksiWandi S Brata
Menunggangi ParadoksWandi S Brata
Menyiapkan “Warisan”Andrias Harefa
MENYIKAPI ERA DAN KEBUTUHAN INFORMASIAndrew Ho
Merasa Bisa atau Bisa Merasa? (Local Wisdom 8)Agung Praptapa
Meretas Belenggu “Hypnotizability”Adi W Gunawan
Meta Model: The Power of NOWSyahril Syam
Michael Jackson dalam KenanganAndrew Ho
Miskin Tapi BahagiaAndrias Harefa
Mitos Mitos KepemimpinanKolom Bersama
Momen = (Mo)tivasi (Men)jadiEdy Suhardono
MomentumSyahril Syam
Mundur Terus Pantang MajuWandi S Brata
Mungkinkah Menguasai Hipnoterapi Hanya Dalam Waktu 1 Hari?Adi W Gunawan
Musuh Terutama dari Sikap yang Baik adalah Sikap TERBAIK Kita.Surya Rachmannuh
My Love is My Best FriendKolom Bersama
Naluri Penyembuhan Diri Dalam Menanggulangi StressEmmy Liana Dewi
Nguwongke: Memanusiakan ManusiaAgung Praptapa
Nikmatnya Jadi Pengangguran [Entrepreneur]Kolom Bersama
Nilai KehidupanAndrie Wongso
No Magic, Only BasicAndrew Ho
Noncontadiction Principle in Personal DevelopmentSyahril Syam
Nyaman Menuruti Kata HatiEni Kusuma
Orang PintarAndrias Harefa
Orang yang TepatAndrias Harefa
Orgasmic WritingAndrias Harefa
ORIAndrias Harefa
Otak dan PerilakuSyahril Syam
Pangeran BungkukAndrie Wongso
PAY IT FORWARDAndrew Ho
Pè-Ès-CéEdy Suhardono
Pegagan: Herbal Awet Muda dan Panjang UmurEmmy Liana Dewi
Pelajaran BersyukurAndrias Harefa
Pelatihan Sukses vs Peran TuhanKolom Bersama
Pemimpin BaruAndrias Harefa
Pemimpin dan (Pre)sedenEdy Suhardono
Pendek versus PanjangKolom Bersama
Pengembangan SDM IndonesiaSurya Rachmannuh
PENSIUN MUDA DAN WAKTUAndrew Ho
Perang dengan Kemiskinan MentalAndrie Wongso
PERENCANAAN KEUANGAN, MEMBANGUN SIKAP KIKIR?Her Suharyanto
PERHATIKANLAH!Syahril Syam
Perjalanan KehidupanKolom Bersama
Perjuangan HidupAndrie Wongso
Perlombaan Maraton Kelinci dengan Kura-kuraKolom Bersama
Perlunya Perencanaan HidupAndrew Ho
PERSIAPAN MENGHADAPI TANTANGAN KEHIDUPANAndrew Ho
Persiapkan Diri AndaSurya Rachmannuh
Personal Branding Melalui BukuEdy Zaqeus
Pertemukan Saja Saya dengan NerakaKolom Bersama
Pesan IbuAndrie Wongso
Pesan untuk Anak-AnakkuAndrew Ho
Pestanya Langsung BubarSurya Rachmannuh
Peta yang SalahAndrias Harefa
Pilih Kaya atau Bahagia?Kolom Bersama
PILIH MENULIS ATAU MATI?Edy Zaqeus
POTENSI DAN MANFAAT SELF-PUBLISHINGEdy Zaqeus
Pranayama: Nafas Untuk Kedamaian dan KesehatanEmmy Liana Dewi
PrasangkaAndrie Wongso
Prinsip Ayurveda untuk Meningkatkan Kualitas KehidupanEmmy Liana Dewi
Profesionalisme SejatiAndrie Wongso
Program Buku Sekolah Elektrik: Orangtua Siswa Masih Akan Membayar MahalRab A Broto
Proses Menuju Sukses SejatiSurya Rachmannuh
Psikosomatis, Apaan Tuh?Kolom Bersama
Puasa dan Tiga Dimensi Hidup BangsaKolom Bersama
PUTUS ASAAndrew Ho
Qiutters Can WinAdi W Gunawan
Rahasia Anti Frustasi: “Semeleh”Agung Praptapa
Rahasia Dalam Memikat PembacaEni Kusuma
Rahasia Masuk ke Level Deep HypnosisAdi W Gunawan
Rahasia Melakukan Stage HypnosisAdi W Gunawan
Rahasia Pensiun Muda, Kaya Raya, Dan BahagiaAdi W Gunawan
Rahasia Pensiun Muda, Kaya Raya, Dan BahagiaAgoeng Widyatmoko
Rahasianya adalah “PILIHAN” Anda !Kolom Bersama
Religious Aspects of HypnosisAdi W Gunawan
Resep NHAndrias Harefa
Resep SayaAndrias Harefa
Respons PembedaAndrias Harefa
Rumah Tangga Berantakan Karena PLRAdi W Gunawan
Rumput Tetangga Selalu Kelihatan Lebih HijauKolom Bersama
Saat Berada di Puncak KesuksesanAndrie Wongso
Safir Senduk: Sepuluh Kiat Sukses Penulis Best SellerWawancara
Sakit Gigi dan Sakit HatiKolom Bersama
Salah DefinisiAndrias Harefa
Salah Itu SulitAndrias Harefa
Saya Mau BerubahAndrie Wongso
Scientific EEG HypnotherapyAdi W Gunawan
Scientific MeditationAdi W Gunawan
Screen MemoryAdi W Gunawan
Sebelum Menulis, So What?Eni Kusuma
Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternama, Sandra BullockAndrew Ho
Sebuah Inspirasi Tentang ImpianAndrew Ho
Secangkir Teh dan Makna HidupSyahril Syam
Sekilas Tentang Phelps, Sang Pemecah Rekor Renang di Olimpiade Beijing 2008Andrew Ho
Seleksi Profesional, Kabinet ProfesionalRab A Broto
Semangat Idul Fitri, Semangat MemaafkanKolom Bersama
Semangat ToleransiAndrew Ho
Semangkuk BaksoAndrie Wongso
Seni BernegosiasiAndrew Ho
SENSITIF TERHADAP PERUBAHAN DAN MANAJEMEN PERUBAHANAndrew Ho
Sertifikasi TrainerAndrias Harefa
Sesuatu Kelihatan Sulit Sebelum DikerjakanAndrew Ho
Setiap Insan adalah SpesialAndrie Wongso
SGMAndrias Harefa
Share and be Happy – Berbagi dan BerbahagialahAndrie Wongso
Siapa Bilang Kerja Ikhlas Bukan Investasi?Kolom Bersama
Siapa Takut Menjadi Penulis Buku Bestseller?Kolom Bersama
SIIAAPAndrias Harefa
Sindrom Kepemimpinan: HotepapopuAndrew Ho
Sing Micoro Moncer, Fondasi Pembicara AndalWandi S Brata
SODOKAN KARAMBOL PENURUNAN SUKU BUNGAHer Suharyanto
Solid Team WorkSurya Rachmannuh
Solusi Cerdas Buku MahalKolom Bersama
Strategi Bisnis dari SWOT ke TOWSAndrew Ho
Strategi Dalam Waktu PergolakanAndrew Ho
Sudah Lupa Tuh …Kolom Bersama
SuksesKolom Bersama
Sukses Dengan Bertindak CepatEni Kusuma
Sukses dengan Pelayanan dan “Public Relations” yang BaikEni Kusuma
Sukses Dengan rekomendasiEni Kusuma
Sukses Menulis Karena Marah dan DendamAgung Praptapa
Supaya Pede Berbicara di Depan UmumAgung Praptapa
Supercharging Your SuggestionsAdi W Gunawan
Superfood: Seabreg Khasiat dari Buah GojiEmmy Liana Dewi
Tak Menulis Apa-ApaAndrias Harefa
Tak Sulit Mewujudkan Cinta Kasih Kita ke dalam Tindakan NyataAndrew Ho
Teknik Pengambilan Keputusan Bisnis Bagi Orang dengan Otak KiriKolom Bersama
Teknik Relaksasi: Genggam Jari untuk Keseimbangan EmosiEmmy Liana Dewi
Tekun, Pasti BerhasilEni Kusuma
Temukan Makna Kehidupan di Balik KekecewaanSyahril Syam
Tentang Cinta Dalam Kehidupan KitaAndrew Ho
Teori Jendela dan CerminAndrew Ho
Teori Tungku MentalAdi W Gunawan
TEROR EKONOMI – INDIKATOR PALSU IHSGHer Suharyanto
Teror Ekonomi – Indikator Palsu IHSGHer Suharyanto
Tetap Optimis dan Eksis di Masa KrisisAndrew Ho
The Bucket ListAndrew Ho
THE FORENSIK OF FORGIVENESS, Part OneKolom Bersama
The PARIS Formula untuk Sukses AndaAgung Praptapa
The Power of Action: Melawan Rintangan, Menaklukan Hambatan (Local Wisdom 6)Agung Praptapa
The Power of KepepetAgoeng Widyatmoko
The Power of PassionAgung Praptapa
The Power of “Ojo Dumeh”Agung Praptapa
The Symptom is The SolutionAdi W Gunawan
Tidak Menunda Berbuat BaikAndrew Ho
Tidak Menunda Berbuat BaikAndrew Ho
Tips AnyaAndrias Harefa
Titik KulminasiKolom Bersama
TJS: MYTAndrias Harefa
Trainer Level 5Andrias Harefa
Trainer Rp 7 MAndrias Harefa
Trans(aksi) vs Inter(aksi)Edy Suhardono
Tulisan yang MenggugahEni Kusuma
Uji Sugestibilitas : Perlukah?Adi W Gunawan
Untung Ada Orang GilaWandi S Brata
Waking HypnosisAdi W Gunawan


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.234.247.118
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia