Syukurku

“Apa kata mereka kalau yusuf akan menikah dengan orang yang cacat” cerca kakak yusuf, sedangkan bu zainab hanya terdiam di sudut ruangan sambil memandang foto yusuf dengan pandangan kosong. “Sudahlah bang kita serahkan semuanya pada yusuf toh itu semua yusuf yang akan menjalaninya”. Sambung dewi, kakak ipar yusuf. “Ya kalau wanita yang dia kenalkan tidak separah si Fara, sudah buta, bicaranya gagap, biasanya orang gagap itu pendengarannya kurang, di tambah kakinya pincang, apa yang akan di harapkan dari dia untuk memenuhi keperluan diri sendirinya saja dia masih butuh orang lain, itu akan menghambat yusuf sendiri, kalau tidak di bantu malah kasihan dia.” “Tapi bang kita tidak boleh langsung menghujami yusuf seperti itu barangkali yusuf punya maksud tersendiri”. Sambung dewi lagi. “Tapi itulah kenyataannya de”, yusuf yang bicara sendiri kalau wanita yang akan dia nikahi cacat. “Tapi kita belum melihatnya dam.” Akhirnya bu zainab angkat bicara. Tiba-tiba dengan senyum khasnya yusuf datang membawa bungkusan berwarna hitam. “Assalamualaikum…” salam yusuf memecah keheningan ruang tengah, semua menjawab salamnya tidak terkecuali aulia keponakan satu-satunya yusuf, anak dari kak adam dan mba dewi. Seperti biasa setelah pulang yusuf selalu harus menjadi kuda-kudaan untuk aulia keliling ruangan, dengan canda tawa semua keluarga sehingga menghangatkan suasana ruangan.

Setelah lima menit berlalu aulia turun dari pundak yusuf, itu berarti aulia saatnya mandi. Yusuf duduk di sebelah ibunya dan berkata “Bu, yusuf minta tolong sama ibu dan kaka untuk mengantar yusuf ke rumah Fatimah Az Zahra (Fara) hari ini, yusuf sudah melamarnya lewat pamannya kemarin, dan yusuf janji hari ini akan datang untuk menikahinya.” semua orang kaget mendengar perkataannya, akan tetapi itulah kenyataannya dengan meyakinkan anggota keluarganya akhirnya mereka berangkat menuju rumah fara tidak lupa lagi-lagi yusuf membuat keluarganya kaget, dia mengeluarkan barang bawaannya yang ada di dalam kantong hitam, “ibu, tidak pantas kalau kita berangkat ke sana dangan tidak membawa apa-apa, ini ada tabunganku selama ini sekiranya pantas di bawa kesana.” Sambil menyodorkan bungkusan itu pada ibunya, dan ibunya membukanya ternyata isinya uang dan sejumlah perhiasan. “Bu, itu jumlahnya tidak seberapa karena mampuku hanya sampai sebatas itu, uang itu berjumlah 50 juta, yusuf mau minta pendapat ibu dan kakak kira-kira pantas atau tidak.” “subhanallah… Yusuf, itu sudah lebih dari cukup, bahkan itu lebih menurut kakak” sambung kaka adam. “suf, ibu hanya bisa mendukung semua keputusanmu, sekiranya fara pantas di banding dengan 50 juta itu ibu hanya bisa berdoa semoga langkahmu di ridhoi Allah, ibu selalu merestuimu, ibu tahu siapa kamu nak,” “terima kasih bu, sebenarnya 50 juta itu tidak ada apa-apanya di bandingkan fara bu” jawab yusuf.

Sambil mereka persiapan berangkat ke rumah fara, aulia bertanya pada omnya, “om… emange ketemu sama tante fara di mana, ko seperti orang sudah kenal lama.” “om sebenarnya belum pernah lihat tante Fatimah AzZahra,” lagi-lagi keluarga kaget. “lho, terus ko kamu sudah yakin sama fara itu dari mana dek, malah ini sudah minta menikah segala,” mba dewi juga ikut herah dengan adek iparnya ini. “fara adalah anak orang biasa yang kuliah di IAIN Walisongo Semarang mba, dia murid kyai Adnan yang juga kyainya yusuf,” sambil senyum senyum yusuf melanjutkan ceritanya “yusuf kepikiran dengan ibu, karena ibu sudah bilang pingin lihat yusuf menikah, terynata kyai bisa membaca kegundahanku, beliau menawarkan seorang wanita yaitu fara, akan tetapi dia cacat. Yusuf sempat kalut, seorang kyai adnan menawarkan pada yusuf orang yang komplit cacatnya, hati siapa yang menerima, ahirnya dengan berbagai alasan yusuf menolak wanita tersebut, dan kyai bisa mengerti dengan hal itu.

Tiga bulan berlalu, yusuf berfikir pastilah fara sudah mendapatkan jodohnya, dan yusuf menemui kyai lagi dengan persoalan yang sama, akan tetapi kyai adnan masih juga menawarkan fara pada yusuf, saat itu yusuf tidak bisa berbuat apa-apa lagi, yusuf malu sama kyai adnan” “karena malu ahirnya kamu menerima orang cacat suf?” Tanya kaka dam. “tidak kak, bukan karena malu aku menerima fara, tapi karena yusuf berfikir, yusuf seperti orang egois, tidak bisa menerima orang cacat padal orang cacat adalah makhluk Allah juga, bu… fara sudah tidak punya ayah dan ibu sejak kecil, maka semoga dengan hadirnya yusuf di kehidupannya dapat menggantikan orangtuanya.” “ya nak, ibu tahu maksudmu, semoga dia menjadi ladang ibadahmu.” “terima kasih bu, fara adalah sepupu dari kyai adnan, jadi nanti yang menikahkan adalah kyai adnan, yusuf selalu ingat nasehat kyai adnan, beliau berpesan bahwa Allah akan memberi apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita minta. jadi semoga fara adalah apa yang yusuf butuhkan. dulu yusuf menginginkan wanita yang cantik, tinggi badannya, pandai, tapi Allah memberi fara yang komplit”. “Tapi dek, apa kamu tidak ingin melihatnya terlebih dahulu, bukankah Rosulullah juga menganjurkan untuk melihat wanita yang akan di nikahi.” Kata mba dewi. “Tidak mba, insya Allah yusuf sudah sreg dengan fara, akan yusuf jadikan kelebihan pada diri fara apa yang menjadi kekurangannya. Dan semoga kekurangan yang ada pada yusuf bisa di ma’lumi oleh fara, karena kami ingin saling melengkapi, dan mampu menutup kekurangan yang ada pada kami dengan kekurangan dan kelebihan kami berdua, mohon doanya kak, mba.” “insya Allah kami selalu mendoakanmu dek”. Mba dewi yang nota bene orangnya gampang menangis seketika itu juga tanpa kuasanya dia menangis, sambil memeluk mertuanya, bu zainab.

Persiapan telah selesai, saatnya mereka berangkat menuju rumah fara, tidak banyak yang ikut karena memang sangat mendadak, akan tetapi rencana ibunya yusuf setelah akad usai, sekitar satu minggu kemudian akan di lakukan resepsi pernikahan di rumah mereka, tujuannya untuk menyiarkan dan memperkenalkan istri yusuf kepada para sanak saudara dan para tetangga. Akan tetapi kak adam menolak untuk itu karena hanya akan mempermalukan keluarga mereka, yang mempunyai menantu cacat. Tidak dengan mba dewi, dia mendukung penuh dengan rencana ibu mertuanyanya dengan alasan agar mereka tidak membicarakan keluarga mereka di kemudian hari, cukup hari resepsi itu.

Dan mereka telah sampai di rumah fara yang bersebelahan dengan rumah kyai adnan, tampak dari depan ramai di padati orang-orang, bahkan ini di luar dugaan yusuf, lebih-lebih di mata keluarganya. Sekitar dua ribu orang memadati pelataran mesjid yang juga halaman rumah farad an kyai adnan, sepuluh group rebana telah berjajar dari halaman depan sampai dalam masjid melantunkan sholawat tanda mempelai laki-laki telah tiba, semua orang berdiri terpaku pada satu wajah yaitu yusuf, laki-laki beruntung yang mendapatkan fara keponakan kyai adnan. Tiba adnan di dalam masjid dengan di damping kak adam, di depan mihrob telah tersedia sebuah meja yang di balut penutup meja berwarna putih, yang di atasnya ada sebuah al quran, semua orang hening sambil menunggu kyai adnan sebagai wali belum tiba. Sementara di rumah fara ramai wanita-wanita yang sedang menyiapkan makanan untuk walimatul ‘arsy, sementara di dalam kamar fara sedang di dandani sama budenya yang tidak lain adalah bu nyai istri dari kyai adnan, yang bernama Syarifah.

Lima menit kemudian fara keluar dengan di gandeng bude rifa untuk lebih dulu sungkem pada ibunya yusuf. Ketika fara keluar semua mata tertuju padanya tanpa mengerdipkan mata sedikitpun, mereka tak rela melewatkan melihat fara barang sedetikpun, tidak terkecuali ibu dan mba dewi, ketika fara tersenyum pada mereka bagai mereka di ajak senyum oleh bidadari dari kayangan. Wajahnya yang oval, putih, bersih, bibirnya yang tipis dengan lipstick yang senada dengan warna bibirnya membuat semua orang iri ingin memiliki bibir seperti itu. Dengan tinggi badan 150 cm dan berat badan 40 kg membuat fara semakin anggun dengan balutan baju berwarna putih. “Subhanallah… ini bidadari atau menantuku” ucap bu zainab tanpa sadar. Sambil tersenyum sipu fara menjawab “ini menantu ibu, fara”. Kemudian fara mencium tangan bu zainab di lanjutkan menyalami mba dewi dan mereka berbincang bincang bersama yang lain. Suasana hati bu zainab tidak terlukiskan gembiranya begitu melihat menantunya yang begitu cantik, halus suaranya, lembut akhlaknya. Tidak sia-sia ia merestui anaknya untuk menikahi fara yang katanya cacat komplit, ternyata dia kebalikan dari cacat itu, dia tidak sempurna akan tetapi pas untuk anaknya, yusuf. Beda dengan mba dewi, dia malah kebingungan melihat fara yang begitu cantiknya walau dalam hatinya juga merasakan kebahagiaan, karena yang ia tau fara adalah gadis cacat, dan dia yakin kalau beritanya mutasil dari kyai adnan sendiri, dan tidak mungkin kyai adnan berbohong, akan tetapi mba dewi tidak menampakkan kebingungannya di depan semua orang.

Dan di dalam masjid acara akad nikah di mulai karena kyai adnan telah tiba di tempat. “Apa kamu siap suf?” “Insya Allah siap kyai” jawab yusuf dengan tenang. Acara berjalan dengan lancar, tidak ada hambatan sedikitpun. Hutbah nikah yang di sampaikanpun begitu hidmah dan mengena di hati para tamu undangan. Begitu juga di hati yusuf karena ada ayat al quran yang di bacakan, yang intinya bahwa seorang suami akan menjadi pakaian bagi istrinya yaitu untuk melindungi wanita dari fitnah, dari mata yang bukan haknya, dan menjaga kehormatannya. Begitu juga seorang istri menjadi pakaian bagi suaminya. Dan tidak ketinggalan Allah menyuruh hambanya (suami) untuk mendatangi istrinya dan bercocok tanam di ladang masing-masing dengan baik, tentunya mempunyai maksud dan tujuan yang baik pula. Semoga Allah menghimpun mereka agar menjadi lebih baik. Amin…

Hutbah telah selesai, kini saatnya mempelai putri dan putra bertemu, yusuf menuju rumah fara dengan di gandeng kyai adnan. Dalam perjalanan menuju rumah fara, kyai membisikkan sesuatu ke telinga yusuf “suf, saya titip fara, tolong jaga dia jangan karena dia keponakanku, tapi jagalah dia karena Allah, terimalah kekurangannya, syukurilah kelebihannya, dia lemah butuh tangan untuk menjaganya, dia kecil butuh badan kuat untuk membawanya.” “iya kyai, semoga yusuf bisa membawa amanah ini, mohon doanya untuk kami dan anak cucu kami kelak.”

Dan tibalah yusuf dan kyai di ruang depan, inilah saat yang mendebarkan di mana yusuf akan melihat sendiri bahwa istrinya cacat komplit, dalam hati yusuf hanya satu bagaimana perasaan ibu setelah melihat menantunya tadi, apakah ibunya baik-baik saja, dimana dia dan ibunya, dan apa yang terjadi, ini di luar kuasa manusia, ibunya menggandeng bidadari dari ruang tengah yang turun dari kayangan, dalam diamnya yusuf kembali bertanya pada dirinya sendiri, “siapakah yang di gandeng ibu, kenapa ibu tersenyum, apakah dia istriku? Ah itu tidak mungkin, kata kyai istriku cacat komplit, sedangkan dia komplitnya saja, kenapa mba dewi juga ikut tersenyum, sebenarnya ada apa ini.” Masih Dalam lamunannya, tiba-tiba ibunya menyapa yusuf “Anakku, ini istrimu Fatimah azzahro, dan fara ini suamimu lihatlah dan ciumlah tangannya.” Dengan perlahan tapi pasti fara melihat suaminya dengan iringan senyuman yang tulus. Di sisi lain jantung yusuf berdetak keras sekali bahkan seandainya di loudspeaker fara pun dapat mendengarnya. Ketika fara mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan tiba-tiba “maaf… Aku tidak bisa, karena Fatimah azzahro istriku cacat komplit, dia buta, dia juga gagap, dari gagapnya itu telinganya tidak berfungsi, dia juga lumpuh kakinya, jadi ini bukan istriku”. Semua orang tersenyum mendengar perkataan yusuf, termasuk fara sendiri. Kemudian kyai menjelaskan bahwa fara memang cacat, dia buta matanya dari hal yang tidak di Ridhoi Allah, dia gagap dari omongan yang tidak berguna, dia juga tuli dari mendengarkan hal yang dapat membakar telinganya di neraka, dia lumpuh dari langkah menuju tempat maksiat. “yusuf inilah istrimu, Fatimah az zahro yang kau butuhkan itu” kata kyai adnan. Semua orang tersenyum gembira, dan fara menyalami dan mencium tangan yusuf sambil mengucapkan salam “Assalamualaikum mas yusuf…” “Waalakumsalam mba fara…”. bagai satu beban telah rontok beserta akar-akar nya itulah yang di rasakan yusuf ketika kulitnya menyentuh yang halal baginya.

Kebahagiaan telah bersama hari-hari mereka, di rumah yusuf telah di adakan resepsi pernikahan sebagai tanda syukur mereka terhadap sang pencipta yang telah memberikan beribu kenikmatan kepeda manusia, rasanya belum cukup ucapan Alhamdulillah dan resepsi itu di banding kenikmatan yang telah di laimpahkan.

Hari-hari indah hanya milik yusuf dan fara, tidak ada hari yang membosankan bagi pasangan ini. Hari yang suram dan membosankan hanyalah milik mereka yang belum pandai bersyukur, suatu malam ketika semua telah menutup mata yusuf terbangun dari tidurnya secara tiba-tiba, otomatis fara kaget dan bertanya “Ada apa mas…?” “Tidak ada apa-apa mba, saya Cuma teringat tadi saya memberi pengajian pada ibu-ibu tentang ayat 223 surat al baqoroh, saya takut kalau saya termasuk hamba yang belum mengamalkannya” jawab yusuf dengan tegang, sehingga fara pun ikut tegang. Dalam hati fara tersenyum geli mendengar ucapan suaminya, akan tetapi ia akan mengikuti permainan suaminya dengan pura-pura belum paham. “Memangnya ayat itu menjelaskan apa mas sehingga engkau ketakutan seperti ini?” kemudian yusuf menjelaskan isi kandungan ayat tersebut sehingga suasana menjadi adem dengan seketika, sebagai seorang istri sholeha lagi pandai fara paham akan kewajiban dan haknya, mukodimah telah berjalan mulus, memang selama menjadi pengantin baru keduanya belum pernah saling memberikan shodakoh karena terhalang dengan fara yang haid. Tapi malam itu fara telah suci, jadi mereka akan berlayar menuju pulau yang kata semua orang adalah pulau terindah di dunia ini. “Mas… saya boleh mengajukan permintaan sebelum kita saling menshodakoi” “Tentu dindaku yang ayu, engkau adalah hartaku jadi akan aku penuhi selama aku mampu” “Tolong panggil saya ade’ jangan mba’, karena dari kecil aku belum pernah di panggil ade’” “hanya itukah permintaanmu ade’ku sayang” “iya mas…” senyum keduanya mengembang secara bersamaan, dan pandangan mereka saling tabrakan, pandangan yang sudah di liputi rohmahNYA, maka pandangan itu MUTLAK milik mereka berdua, semoga Allah memberi nikmat yang lebih karena syukur mereka. Amin…

Pekalongan, 3 maret 2011/30 Robiul awal1432

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.162.164.247
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia