Menebus Mimpi

Nay, itulah nama panggilanku. Kini aku duduk di bangku kuliah semester enam. Aktivitasku di kampus penuh dengan kegiatan organisasi serta menjadi relawan kegiatan sosial. Memang awalnya terasa berat, tapi itulah keinginanku. Keinginan dari dalam hati sanubari yang ingin meraih kesuksesan melalui pengalaman-pengalaman hidup di negeri rantauan. Sukses dimasa muda bukanlah sesuatu yang mustahil. Semua memerlukan waktu dan perjuangan yang luar biasa dan melakukan suatu kegiatan di luar kebiasaan kebanyakan orang. Bukan sekadar aktivitas biasa tetapi untuk menebus sebuah mimpi.

Ingin rasanya aku memiliki satu hari yang khusus dihadiahkan untukku. Hari dimana agar aku bisa beristirahat, sejenak menikmati hari libur. Sedikit menghirup udara segar dan terbebas dari rutinitas dalam kampus serta segelintir aktivitas luar kampus. Rumahku yang jauh dan jadwalku yang begitu padat membuatku jarang liburan pulang ke rumah. Libur Idul Fitri dan Idul Adha adalah jadwal rutinku untuk menemui kedua orang tuaku. Hal inilah yang membuat aku selalu rindu dengan kedua orang tuaku, terutama ibuku.

Ibuku seorang menejer yang luar biasa. Mampu mengurusi semua urusan dalam negeri rumah tangga. Menjadi sosok guru yang terbaik, satu-satunya menteri pendidikan yang kukenal yang mengajarkan nama-nama benda di sekitarku. Mengenalkan agama pada semua anggota masyarakat dalam keluargamu. Menjadi menteri pertahanan yang selalu setia mewujudkan visi misi kehidupan yang sakinah, mawadah, warahmah.

Sosok itulah yang membuat hidupku tetap semangat menjalani hari-hari yang telah Tuhan susun secara sistematis. Hari ini harus lebih baik agar hidupku terus berjalan dan maju ke depan. Walau terkadang rasa capek dan bosan menghinggapiku, menghipnotis semua semangat yang ada. Tapi, aku selalu mencoba menepisnya. Aku tak ingin perjuangan dan kerja keras mereka di desa sia-sia hanya karena sikap malasku. Demi menebus impianku, aku ingin kuliah dengan benar, dan sungguh-sungguh. Aku tak ingin mengecewakan mereka. Pada tiap tetes keringatnya ada kesungguhan dan keikhlasan untukku, memenuhi semua titah Tuhan yang diamanahkannya.

Semester ini memang semester yang melelahkan, tiap harinya hampir melumpuhkan seluruh sel-sel otot tubuhku karena kegiatan praktikum dan presentasi yang disambut dengan kegiatan mengajar disisa waktunya. Maklum sudah hampir lulus makannya aku tidak ingin selalu menggantungkan semua biaya hidupku pada orang tua. Aku lantas beranjak dari tempat tidur dan bergegas menuju kamar mandi. Dengan menarik napas dalam-dalam aku berkata. “Aku harus semangat..! Kamu tidak boleh malas, Nay.” Kataku sendiri mencoba untuk menyemangati. Ingat..! kamu harus segera merampas mimpimu itu dari jiwa malasmu.

Setiap pukul 2.00 dini hari aku buka jurnal praktikum yang bertumpuk dengan buku-buku yang lain. Aku mencoba melihat pekerjaanku kemarin. “Huft… apanya yang salah, ya?!” Tanyaku yang bingung sekali. Beginilah pekerjaanku setelah kegiatan praktikum. Mengerjakan pembahasan hasil praktikum yang sering tidak sesuai dengan teori. Karena aku mengambil prodi pendidikan kimia, mau tidak mau aku harus bergelut dengan angka-angka dan logika-logika yang aku sendiri tak tahu bagaimana menjelaskannya. Entah apa makna dari data-data itu sebenarnya.

Aku terkadang berpikir, bagaimana jika pekerjaan di labolatorium yang aku kerjakan ini benar-benar harus dijelaskan kepada siswaku. Niscaya aku akan bingung bukan kepalang. Menghitung perhitungannya saja aku terkadang kebingungan. Belum lagi reaksi-reaksi kimia yang kompleks dengan perhitungan yang rumit. Apalagi fasilitas lab yang kurang memadai. Pasti aku akan kebingungan. Hal tersebut merupakan tantangan tersendiri yang harus aku hadapi.

Meskipun begitu, dulu kimia adalah mata pelajaran yang aku sukai ketika aku masih di SMA. Pernah menjadi juara olimpiade tingkat propinsi dan tingkat nasional, itulah motivasiku. Oleh karena itu, aku ingin melanjutkan pengetahuanku mengenai kimia di jenjang perguruan tinggi ini. Aku merasakan kesenangan tersendiri dengan kumpulan angka-angka teoritis yang menarik itu. Perhitungannya jelas. Rumus-rumusnya juga jelas. Mudah sekali mempelajari kimia. Saat kita mengerjakan, anggap saja kita seorang ilmuwan. Dan saat mengerjakannya, anggap pula kita sedang mengerjakan laporan penelitian kita sendiri. Dengan begitu, belajar akan lebih menyenangkan. Jika kamu mendapati ketidaksesuaian pada hasil percobaan, lebih baik lanjutkan pekerjaannya esok hari untuk mencari penyebabnya. Sungguh, aku akan malas untuk melanjutkan pekerjaanku jika hasilnya tidak sesuai dengan teori. Bukan bermaksud menunda-nunda. Tapi aku ingin mengistirahatkan pikiran. Berharap, esok pikiranku akan segar kembali. Dan bisa meneliti pekerjaaanku. Salah satu kelemahanku adalah, kurangnya ketelitian dan kecermatan dalam melakukan praktikum. Meskipun aku memahami materinya, kecermatan, ketelitian, dan langkah kerja sangat penting dalam mengerjakan sebuah praktikum sederhana.

Mataku pun sudah mulai membengkak karena kelelahan aku ajak begadang. “Lebih baik, aku selesaikan setelah subuh saja.” Kataku sambil menutup buku. Aku langsung membaringkan tubuhku di atas kasur lantai.

“Nay, persen kesalahannya berapa?” Tanya Robby. “Aku belum selesai, Rob.” Jawabku setelah menyedot jus jambu yang ada dalam gelas plastik. “Ngapain sih, rame-rame?” Tanya Yudi. “Yud, persen kesalahan praktikum biokimia berapa?” Tanya Robby. Ia adalah teman sekamarku yang ingin tahu hasil praktikum kemarin. Aku salut dengan semangatnya. Ia selalu bertanya padaku, jika ia selesai mengerjakannya. Berusaha untuk mencocokkan, dan jika jawabannya berbeda secara teori dan salah. Kita akan segera membenahinya dan membahasnya bersama.

Pernah suatu kali, saya dan Yudi satu kelompok pada praktikum kimia fisika. Saya datang pagi-pagi ke kosnya untuk mencocokkan pekerjaannya yang salah. Sekarang ia tampak kebingungan sekali. Yang ngerti kimia fisika saja belum selesai mengerjakannya. Aku bisa melihar raut wajah kepanikan dari sikapnya. “Jangankan mengerjakannya dulu, soalnya ada tahapan perhitungan yang salah, masa persentase kesalahannya samapai 200%!” Jawab Yudi dengan santai dan terlihat tanpa beban. Tapi, dia adalah teman yang selalu memberiku semangat. Teman seangkatan yang selalu membuatku tersenyum. Mengobati kerinduanku terhadap ibu dan bapak.

Aku sudah lama tidak pulang ke rumah. Tugasku memberi les dan kegiatan di organisasi cukup membuatku kualahan. Antara tanggungjawab dan kerinduan teramat dalam pada kampung halaman. ‘Aku ingin pulang, ibu.., bapak..,’ Teriakku tertahan. Aku raba catatan-catatan mimpiku yang tertempel di dinding. 100 mimpi yang dulu dibuat harus secepatnya ku jemput.

Malam itu, terkenanglah cita-cita semasa SMP dulu. Saat itu terlintas dalam pikiranku ingin menjadi seorang guru. Bukan tanpa alasan, saat itu guru biologiku sangat mahir menjelaskan pelajarannya. Tidak hanya itu, dia juga mengajar bahasa inggris dan bahasa sunda yang membuat ku terpesona. Saya ingin sekali menjadi guru karena guru ilmunya tidak pernah habis walau setiap hari diberikan pada orang lain.

Saat ini langit begitu cerah bertabur bintang-bintang nan menawan. Seperti kehidupanku saat ini, banyak teman disekelilingku. Namun kau rindu hadirnya rembulan, dialah ibuku yang paling berharga dalam hidupku. Membuat hidupku jauh lebih lengkap.

Angin malam kota Bandung menerpa kulitku, terasa dingin hingga menusuk tulang. Aku merasakan kerinduan timangan kasur nan empuk di kamarku. Membawaku masuk dalam kamar. Perlahan-lahan, diriku dibawa terbang ke awan. Menyusuri pulau nan indah bersama ibuku. Kami sekeluarga terlihat gembira dan begitu menikmati. Aku melihat senyum yang begitu natural, senyum yang terpancar dari hati. Sesuatu yang ibu ekspresikan dengan tulus. Aku begitu senang melihat ibu bahagia. “Buatlah ibu bangga, Nay. Jangan biarkan orang lain merendahkan dan meremehkan kita. Aku yakin kamu pasti bisa membuat ibu tetawa dan bahagia lebih dari hari ini.” Kata ibu mengelus punggungku. Tangannya begitu hangat.

Hari-hari begitu cepat berlalu. Begitu mudah siang berganti malam dan malam berganti siang. Namun tak semudah kewajibanku sebagai mahasiswa yang mengemban amanah berat dari orang tua agar cepat lulus. Itulah beban terberat, lebih berat dari mengangkat badanku sendiri.

Masa praktik mengajar di sekolah berupa matakuliah pendidikan latihan profesi telah selesai. Skripsi yang saya kerjakan belum juga beranjak dari proposal awal yang dulu diajukan. Pasalnya, instrumen penelitian yang diperlukan belum juga terselesaikan. Hal inilah yang menjadi tembok raksasa yang sulit ditaklukan, lebih kokoh dari pada tembok China. Disisi lain, kontrak kamar kos akan habis akhir bulan Agustus. Rasanya tidak mungkin untuk meminta uang lagi untuk mengontrak satu tahun lagi gara-gara tidak lulus tepat waktu. “Uang dari mana?” pikirku. Apa alasanku nanti.

Agustus ini saya bertekad untuk menjadikannya bulan Ramadhan ini Ramadhan terakhir masa kuliahku. Konon bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah, dimana semua doa yang kita panjatkan dengan kesungguhan akan cepat terkabul. Disaat-saat itulah semua beban problematika hidup saya curhatkan pada Tuhan. Semoga curhat ini mendapatkan jawaban, harapku begitu menggebu. Tak ada jalan lain, hanya kepada-Nyalah aku kembali.

Bulan Agustus belum berakhir, tapi jawaban Tuhan sudah terlihat begitu jelas. Ada beberapa dieal-dieal yang kami buat dengan beberapa teman kerja di lembaga bimbel. Salah satu alternatifnya adalah saya diperbolehkan tinggal di tempat bimbel jika masa kontrak kos habis. Tawaran tersebut merupakan lampu hijau untuk terus melaju menggapai impian yang hampir pupus.

Masa kontrakan habis telah tiba, akan tetapi seluruh barang milikku telah dipindahkan ke tempat bimbel. Berada di tempat bimbel sudah lebih nyaman ketimbang numpang di tempat kos teman. Beberapa minggu berlalu di tempat bimbel, namun kondisi keuangan semakin boros. Itu terjadi karena jarak dari tempat bimbel ke kampus yang sangat jauh. Harus naik dua kali angkot untuk mencapai tempat baruku itu.

Tempat baru ini seakan memberikan energi yang mahadahsyat, akhir awal September saya melakukan penelitian di tiga sekolah negeri di kota Bandung. Seolah tak peduli dengan kapasitas kekuatan tubuhku, aku mengerjakannya seolah tanpa kehabisan energi. Maklum target kelulusan di bulan Desember harus tercapai. Untuk bisa wisuda bulan Desember, sidang skripsi paling telat adalah bulan Oktober. “Masih ada beberapa mingggu”, gumamku dalam hati. Saya pasti bisa lulus sesuai target.

Ketika energi aktivasi dalam jiwa ini telah mencapai puncaknya, minggu demi minggu, hari demi hari, jam, menit dan detiknya saya manfaatkan secara cantik. Disela-sela rapat pun saya bisa membuat beberapa lembar pembahasan hasil penelitian. Entah malaikat apa yang membantu, seolah-olah pikiran ini menerobos gelapnya lorong-lorong ide.

Selama dua minggu terakhir sebelum sidang, rasanya tidurku tidak pernah nyenyak. Kegelisahan selalu datang seolah menyapa seberapa besar keseriusanku untuk bisa lulus tepat waktu.Hanya doa yang saya pinta saat itu, semua keluarga di rumah mendoakanku. Linangan air mata menghiasi pipi ini, seolah dia hadir untuk mengingatkan semua kecerdasan milikmu itu sebenarnya bukan milikmu. Dikala galau dan jauh dari rahmat-Nya seolah ide dan gagasan pergi meninggalkanku satu per satu. Terasa aliran darah ke otak ini berhenti mengalir, pusing bukan kepang. Hanya sujud dan rukulah yang menjadi pengobat stress.

Draf skripsi yang dibalut warna merah tua telah tersusun di kantor jurusan. Diantara tumpukan tersebut ada drafku yang masuk paling terakhir. Hampir-hampir kantor jurusan tutup karena terlambat ke kampus.

Seminggu kemudian tibalah saatnya ujian sidang, pada Kamis tanggal 27 Oktober 2011 pukul 08.00 wib saya ujian sidang. Dihadapan penguji saya merasa orang yang paling banyak kelemahannya, walaupun bisa disembunyikan pasti penguji akan mengorek dalam-dalam untuk mengungkap materi matakuliah yang belum saya kuasai atau sekadar nguji mental. Alangkah soknya satu pertanyaan dari dosen penguji tidak bisa saya jawab dengan baik. Rasa percaya diri berangsur mulai memudar. Sesaat kemudian dosen penguji kedua bertanya tentang proses pengambilan data dan pengolahannya. “Inilah pertanyaan yang saya tunggu-tunggu” bisik dalam hati. “Akan saya jawab dengan panjang lebar agar waktunya habis, sehingga penguji ketiga tidak sempat bertanaya” setrategi itu muncul secara otomatis. Benar saja, penguji ketiga hanya menyampaikan apa yang akan ia Tanya padaku tanpa harus aku jawab karena waktunya telah habis.

Pada hari yang sama, pukul 14.00 di ruang rapat dosen, ketua jurusan pendidikan kimia, Dr. Ahmad Mudzakir, M.Si menyampaikan hasil ujian sidang pada bulan Oktober. Alangkah kagetnya ketika ketua jurusan mengatakan nilai IPK saya adalah 3, 42. Hal yang tak terduga karena nilaiku naik dari sebelumnya.

Beban agar lulus tepat waktu telah lunas. Namun mimpiku belum tertebus. Dua minggu berlalu setelah ujian sidang, beberapa tawaran pun muncul. Jiwa petualangku muncul sehingga ada satu tawaran untuk menjadi guru akau terima. Alasannya, saya dapat menggali potensi, mengembangkan life-skill, meningkatkan kedewasaan, mengubah pola pikir, meningkatkan kemandirian, menambah wawasan dan pengalaman hidup yang akan memberi banyak warna yang indah dalam setiap derap langkah hidup saya

Setelah lulus dari jurusan pendidikan kimia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada tanggal 21 Desember 2011, saya memutuskan untuk meninggalkan tanah kelahiranku di Serang, Banten. Setelah lolos seleksi program SM-3T (Sarjanan Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal), saya menjadi guru dan mendapat tugas mengajar di SMA Negeri 1 Amarasi Timur.

SMA Negeri 1 Amarasi Timur terletak di sebuah kecamatan terpencil, Amarasi Timur, yang masuk dalam wilayah Kabupaten Kupang-NTT. Jarak untuk mencapai Amarasi Timur dari Kota Kupang adalah 67 km, medan yang harus dilalui pun terbilang berat. Jalan berliku naik-turun bukit dan melewati beberapa sungai sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Amarasi Timur. Amarasi Timur dipilih karena pertimbangan keterbatasan akses informasi, komunikasi, penerangan, dan transportasi.

Kini telah ku tebus cita-cita itu, namun aku harus rela tinggal jauh dengan orang-orang yang saya cintai. Inilah kasih sayang yang terungkap melalui cara yang berbeda. Jauh dimata, dekat dihati, mungkin itu kata-kata yang cokok. Untuk membayar semua mimpi itu dibutuhkan energi dan biaya kerinduan yang luar biasa dahsyat. Semoga hari-hari di sini bisa dilalui dengan semangat dan gembira. Semoga keluarga yang nun jauh di sana diberikan kesehatan dan umur yang panjang. Aku akan segera kembali.

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.158.50.26
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia