Say Nothing Of Sorry and Love

Jantungku tak henti-henti berdegup kencang. Lagi-lagi surat dari orang yang tak dikenal. Suratnya selalu berisi ancaman yang mampu membuatku bengong-bengong sendiri. Aku tahu aku punya pacar yang tampan kata orang dan pernah dekat juga dengan orang-orang yang cukup populer di sekolah. Tapi haruskah mereka senorak itu menanggapinya? dasar anak-anak lebay. Sepertinya mereka tak kan berhenti mengirim surat-surat itu sampai aku putus dengan pacarku. Ya mau bagaimana lagi, tak mungkin aku memutuskan hubungan hanya karena masalah seperti ini. Kalau aku putus dengannya, tentunya mereka akan tambah senang. Inilah jalan yang sudah kupilih selama setahun, tetap bertahan walaupun dengan berbagai tantangan. Aku bukannya takut dengan surat-surat itu, tapi aku risih aja. Untungnya aku selalu dilindungi teman-teman sekelas yang saling menyayangi. Dan tim basket yang salah satu anggotanya adalah pacarku, kayak orang penting ya dilindungi segala (LEBAY pisan).

Pagi ini begitu menguras tenaga, karena aku telat (lagi-lagi) akhirnya aku disuruh lari keliling lapangan yang kupastikan berukuran XXL (extra extra large) sebanyak sepuluh putaran. Aku lari sekuat tenaga menuju kelas. Aku rasa Pak darso sudah menerangkan materi integral di depan kelas. Dan… yuhuu.. ternyata tidak ada guru, teman-teman sedang sibuk dengan aktivitas masing-masing. Aku berjalan dengan santai menuju kursiku yang melewati kursi Dio (my boyfriend). Dio menarik tanganku dan membuatku duduk di kursi yang ada di sampingnya. “mmm… bau keringat nih Laura”. Aku menatapnya sinis “hisssh.. masbulo?” kemudian aku beranjak dan duduk di tempat dudukku yang ada tepat di belakangnya. “Gitu aja marah.. kenapa lagi?” kemudian dia menghadap padaku. “gak liat ya keringat segede jagung di jidat gue?” jawabku sewot. “ya tahu.. pasti habis disuruh lari keliling lapangan karena telat, memang kenapa bisa telat?”. “nanya lagi, semalem telepon gue sampai jam berapa? Orang udah mau tidur ganggu mulu..”. kulihat dia hanya tertawa “hahaha.. kalau gak salah jam dua malem ya? sorry ra, kan biasa penyakit insomnia lagi kambuh.. jangan ngambek dong”. “gimana gak ngambek! Katanya bakalan bangunin gue pagi-pagi banget, ehh udah lama tidur gak dibangunin juga”. “gue kan juga…” kata-katanya terpotong karena teman sebangkunya mengguncang-guncangkan bahunya “dio.. kepsek tuh”.

Ternyata kepsek mengenalkan guru baru, pengganti pak darso. Tapi kok dia kelihatannya seumuran sama kita-kita ya? Namanya pak Derry, kelihatan muda banget loh, sumpah mampus deh kejepit sumpit kepiting. “eh.. yakin tuh guru beneran?” tanya anisa yang duduk di sampingku. “memangnya kenapa?” tanyaku bego. “gila.. tampang kaya anak ingusan gitu ngajar matematika?”. “memang gak boleh niss?” tanyaku tambah bego. “ya aneh aja gitu, kayanya bakal seru nih kalau yang ngajar cakep”. “hahahaha” aku tertawa bersama anisa, yang membuat dio melihat ke belakang, dan kuyakin dari tadi dia menangkap sinyal aneh-aneh.

Nunggu dio selesai latihan itu sudah jadi aktivitasku. Abisnya aku takut pulang sendiri. “laura.. lo nunggu dio lagi ya?” tanya tommy (cowok yang sempat dekat denganku sebelum aku pacaran dengan dio). “ya gitu deh” jawabku basi. “oke.. kayanya kita bakal lama latihannya, soalnya minggu depan ada turnamen”. “sip deh, yang penting harus juara dong!” kataku sok asik. Dia berlalu dengan senyuman. Beberapa menit kemudian dio datang di sampingku “uty.. yakin mau nunggu”. “iya.. emang kenapa sih? Nyantai aja kali”. “bakal lama banget nih, mungkin sore banget baru pulang. Didit yang anter mau ya? Dia kan cadangan, jadi bisa kalau cuman nganter lo doang”. Jelasnya panjang lebar. “terserah yang penting nyampe rumah dengan selamat”. “pinter banget sih uty” katanya sambil mengacak-acak rambutku. Nama Laura, tapi dipanggil uty. Anehkan? Kata dio, itu berasal dari kata cantik yang dibahasa inggriskan jadi beauty terus disingkat jadi uty.

Aku selamat sampai rumah, ya iya lah yang nganter kan temen dio. Gak mungkin dia berani ngapa-ngapain. Sampai di rumah aku langsung masuk kamar dan tidur sampai malam. Itu pun aku bangun karena telepon dari dio, biasa tanya kabar. “lagi ngapain uty?”. “bobo.. kenapa?”. “gak nanya aja, selamat sampai rumah kan?”. “iyalah.. buktinya gue lagi tidur-tiduran”. “oh.. udah mandi lo?”. “belom, ini aja baru bangun tidur, memang lo udah mandi?”. “udah dong, gue kan hidup steril gitu”. “ihh.. dasar!!!”. Kira-kira seperti itu percakapanku sampai mama memanggilku makan malam. Dan aku terkaget-kaget melihat siapa yang ada di depanku. Aku melihat mama untuk memberi penjelasan. “laura sayang.. ini anak teman papa dari sulteng, dia tinggal disini untuk sementara”. “terus kak reza? Bukan di kamar aku kan ma?”. “ya enggak dong, masih sekamar kok, cuman mau minjem kasur kesayangan kamu katanya”. Aku hanya tersenyum dongkol. Ternyata guru baru itu tinggal serumah sama aku, bisa pinter matematika nih. Aku menghampirinya saat dia sedang duduk di teras. “pak derry guru matematika aku kan?”. Dia tersenyum melihatku “gak usah manggil pak-pak kali, gue juga adik dua tahun dari lo”. “heh maksudnya?”. “umur lo 17 kan? Gue masih 15 tahun”. “gak percaya gak percaya” kataku geleng-geleng kepala. “entar deh gue tunjukin”. Katanya masuk ke dalam rumah dan mengambil sebuah akte kelahiran dan menunjukannya padaku dan aku hanya bisa bengong. “jangan bilang ke temen-temen lo ya! Mereka gak bakal ngehargain gue nantinya”. “ya ya ya ya” kataku akhirnya. Pantesan aku mudah cocok bebicara dengannya, itu semua karena dia memang punya umur yang dekat denganku.

Sudah beberapa bulan derry mengajar di kelasku, dan aku berpura-pura tak tahu apa-apa. Namun sepertinya beberapa orang curiga. Si winda yang memang punya predikat Ratu Kepo, membongkar rahasia derry “duh.. dunia tuh gak sebesar yang kita kira tahu gak.. lo lihat nih” katanya menggebu-gebu menunjukkan foto derry dan profilnya pada teman-teman sekelas “gimana? Asli kan? Dia pernah dapet penghargaan di Harvard university karena baru 14 tahun udah bisa meraih gelar sarjana.. Gila udah pinter, brondong, cakep, aduh.. incaran baru nih, kecil-kecil cabe ijo” katanya heboh. Setelah seantero sekolah tahu tentang derry, akhirnya kepala sekolah menjelaskan dan berharap kita tetap menghargainya. Ya banyak yang setuju, bahkan banyak yang menjadikannya idola dan inspirasi hidup mereka.

Dan sekarang sudah banyak yang tahu kalau derry tinggal di rumahku. Seperti yang sudah kubayangkan, orang yang dulu menerorku karena dekat dengan dio sekarang malah menerorku karena serumah dengan derry. Yang lebih parahnya, sekarang dia meneror dengan mengirim surat memakai darah (yang sangat kuyakin adalah darah ayam), kalau dulu sih pake lipstik.
“yoo.. masih lama gak?” tanyaku pada dio yang sedang asik memainkan bola di atas jarinya. “masih, udah mau pulang ya?” jawabnya agak aneh. “ya gak.. tapi kenapa kita gak pulang aja sih? Kan yang latihan Cuma kamu sendirian disini, terus keliahatannya kamu gak serius juga latihannya”. Dio mendekat dan duduk di sampingku “uty.. lo gak mau cerita sesuatu ke gue?”. “gak ada..” jawabku standar. “pak derry serumah sama lo kan? Kok gue gak tau? lo umpetin dia kemana kalau gue ke rumah lo?”. “eh.. soal itu.. gini.. gue pikir itu bukan masalah penting lah buat lo tau”. “bukannya gue bagian dari hidup lo ya? Setidaknya gue tau apa dan siapa aja yang ada dalam rumah lo”. Aku kaget dan mencoba menjelaskan yang kubisa jelaskan “dio.. lo penting kok dalam hidup gue bahkan penting banget, dan gue paling malas ngebayangin kalau suatu saat nanti gue bakal putus dari lo. Gue gak pernah mikir buat cerita derry sama lo, sorry ya. Atau lo ragu sama gue” kataku sambil memegang tangannya. Dio langsung menarikku ke dalam pelukannya “gue gak ragu ty, maaf banget.. gue cuman kaget aja tadi siang waktu sms masuk ke hp gue terus cerita tentang derry yang tinggal sama lo”. “ya ampun yoo.. kita kan gak Cuma tinggal berdua, masih ada mama, papa, ka reza dan bibi. Kenapa lo harus sensi gitu sih? Tapi siapa sih yang sms lo?”.”gue juga gak tau, nomor gak dikenal gitu. Tadi gue udah nelepon sama sms nomornya, tapi gak aktif terus sms gue juga gak dibales”. Aku mencoba melepaskan pelukannya dan dio berkata “gini dulu kenapa sih?”. “duh.. gini-gini seumur hidup sih gue gak kenapa-kenapa, tapi lo mandi dulu deh, biar umur gue panjangan dikit gitu”. Dio mencubit pipiku gemas “pulang yuk ty”. Untung dio adalah salah satu laki-laki yang tidak terlalu cemburuan seperti yang lain.

Sejarah.. oh sejarah.. aku paling kesal dengan pelajaran ini, gimana tidak tiap kali pelajaran ini, selalu disuruh mencatat.. mencatat dan mencatat. Terus gurunya asik-asikan teleponan. Jadi teman sekelas punya lagu khusus. Gini lagunya “sejarah oh sejarah.. mencatat dan mencatat.. lihat guru di depan.. sedang asik teleponan” ganti lirik balonku. Lagi-lagi dio cengar-cengir melihatku “apa?”. “gak.. cuman pengen aja” dasar tolol “eh.. ty.. lo gak curiga sama anissa.. tadi gue denger dia nyebut-nyebut nama lo di telepon gitu, terus ketawa terbahak-bahak lagi, eh.. pas mau nguping satpam lewat, batal deh ngupingnya”. “yoo.. gue memang deket sama anissa, tapi lo gak usah cemburu gitu kenapa sih? Dia sahabat gue dari Tk tau gak, dia juga sepupu gue! Lo kok gitu mau fitnah dia? Dia gak kayak yang lo pikir tau gak” aku sedikit menggebu-gebu. “ya gue kan cuman ngomong dikit”. “pliss ya.. gue mau belajar” kataku pedas.

Tiap kali bertemu dio, dia selalu membahas keganjalan anissa yang dia rasakan. Aku semakin muak dengan yang dia katakan. Yang paling membuatku dongkol adalah saat dia bilang “ty.. kayanya anissa naksir gue deh, soalnya tiap malam sms gue, selamat malam lah, udah makan lah, dan nice dreamnya itu loh bikin ilfeel”. “tiap hari juga sms gitu kok sama gue” kataku menutupi kecemburuanku. “oh kirain Cuma sama gue dia kaya gitu, syukur deh” katanya masih dengan tampangnya yang polos.

Saat makan malam, aku heran karena derry tidak makan bersama. “ma.. derry mana sih?” tanyaku akhirnya. “aduh mama lupa ngasih tahu kamu.. derry balik ke US, dia mau berobat lanjut”. “kapan baliknya sih? Kok aku gak liat.. sakit apa memangnya?”. “tadi kamu masih di sekolah ra.. mama sama ka reza kok yang antar ke bandara, dia kena kanker otak stadium akhir” jelas mama padaku. “ra.. derry tinggalin buku-buku pelajarannya tuh buat kamu, ada di kardus dekat kamar kamu” sambung ka reza. Pantas saja waktu lewat ke kamar aku melihat ada yang mengganjal dekat pintu, ternyata buku-buku toh.

Aku membuka buku-buku yang ada dalam kardus tersebut. Seperti buku pelajaran pada umumnya, tebal dan bau buku banget.dan yang paling membuatku terinspirasi adalah setiap buku-bukunya, berisi memo-memo yang mengingatkan untuk menghafal yang ini dan yang itu. Satu buku yang paling membuatku penasaran, tertulis dengan judul “RIWAYAT HIDUP”.

Halaman pertama: Aku menulis riwayat hidupku ini sebelum aku meninggal, aku takut sembarang orang akan menceritakan kisahku. Oleh karena itu aku yang akan menulis riwayat hidupku sendiri. Bagi siapa yang terakhir menerima buku ini, tolong berikan saat aku sudah tiada nantinya.

Halaman kedua: -Nama :Derry Polland, -TTL: Palu, 18 juli 1998, dst..

Halaman selanjutnya …

Saking panjangnya penjelasan hidupnya, aku tercenung melihat halaman ke-99..
Karena saat aku masih berusia tujuh tahun aku sudah bisa mengerjakan soal-soal yang diluar keampuan anak seusiaku, orangtuaku begitu bangga melihatku. Namun semakin aku sering berpikir, aku merasakan kepalaku ingin pecah, tapi aku tetap ingin melanjutkan aktivitasku tersebut. Dan akhirnya setiap kali aku belajar dengan giat, aku selalu mengalami yang namanya hidung berdarah atau biasa disebut mimisan. Orangtuaku begitu panik dan membawaku ke dokter dan disitulah awal dari semua kebinasaan yang kurasakan. Karena aku tahu ini penyakit yang tidak mudah, aku tetap mencoba menutupi segala sakit yang kurasakan sampai akhirnya aku sangat ingin bertemu dengan kak Laura Ditya, kata ayah dan ibu dia adalah anak yang selamat dari kematian saat dia masih bayi. Dia selamat dari kematian saat berusia dua tahun, saat aku masih dalam kandungan. Saat itu dia juga terkena kanker otak, dan dia sudah sekarat di rumah sakit selama setahun. Dan saat dia sadar kembali, tak ada lagi terdeteksi satu penyakit pun yang ada pada tubuhnya. Dia adalah anak dari teman ayah. Dialah yang membuatku ingin bertahan hidup dan mau hidup tanpa obat atau pun jarum suntik dan infus. Siapapun kita di dunia ini, tak perlu bukti yang kuat agar kita percaya bahwa kuasa Tuhan masih ada di dunia ini, hanya perlu percaya, Tuhan pasti bekerja di hidup kita.

Aku menahan airmataku yang sudah antri ingin keluar segera untuk meredahkan sesak di dadaku. Mudah-mudahan derry bisa sembuh seperti yang dia harapkan, aku tak tahu harus membantu lewat apa, yang pasti aku hanya bisa berdoa.

“niss.. pinjam laptopmu dong..”. ”pake ngapain ra?”. ”pengen baca cerita-cerita yang ada di laptopmu aja”. “oh.. ambil aja, gue mau ngantin dulu…” katanya sambil berlalu. “nama filenya apaan niss” aku berteriak karena dia sudah sedikit jauh dari kelas. “my diary ra” katanya. Aku melihat filenya, aku heran kenapa harus dinamakan my diary? Kenapa bukan my story? Siapa tau aja my story itu filenya buat kisah-kisah hidupnya gitu, gak tahu aku salah dengar atau apa. Kubuka satu persatu dan kubaca. Awalnya aku takut karena ternyata itu file diarynya. Tapi ada satu kekuatan yang bergerak dalam hatiku yang membuatku ingin membaca seluruh isinya dan aku menemukan kebenaran. Aku menangis sesenggukan di kelas dan dio yang mencoba menenangkanku. “ty.. jangan nangis dong.. nanti dikira aku ngapa-ngapin kamu lagi”. Tiba-tiba anissa datang “kenapa ra?” tanyanya pura-pura care. “gak usah pura-pura bego ya niss, jadi selama ini lo yang neror gue hah? Jadi selama ini lo suka banget sampai gila sama dio, terus pas derry datang lo juga mulai suka sama dia? Tapi kenapa harus gue yang lo gampar pake cara-cara yang gak bermoral gitu? Dan lo juga yang selalu ngefitnah gue lewat sms ke dio kan?” aku langsung nyerocos kaya kereta bawah tanah. Anissa tertawa sinis “gini ya ra.. gue benci banget, setiap ada barang bagus jatuhnya pasti sama lo! Gue gak bisa terima semua keluarga selalu sayang sama lo dan gak sama gue, tiap hari mama juga pesen buat ngejagain lo, oma juga selalu ngasih oleh-oleh cuman buat lo! Kenapa semua harus jatuh ke lo? Lo egois tau gak? Gue pernah cerita kan kalau gue cinta mati sama temen sekelas kita, dan akhirnya lo jadian sama orangnya, walaupun gue gak pernah bilang namanya ke lo, lo harusnya tau kalau temen sekelas yang jomblo kan cuman dia. Pak Derry juga pasti pindah ke US karena gak tahan serumah sama lo, gue yakin itu karena lo manja, penyakitan dan rese!”. Aku memang terima kalau dia cemburu padaku, tapi yang paling tak kumaafkan dia bilang aku rese!. Sialan, kalau bukan sepupu sudah kujahit pake senar gitar tuh gigi (kalau mulut kan ngeri). “tapi kan niss..” aku mulai menangis lagi. “udahlah ty.. gak usah ngomong sama orang yang gak berguna. Busuk lo niss” kata dio akhirnya. Dio menarik tanganku keluar kelas sambil membawakan tasku dan dia kembali ke kelas sebentar, kudengar samar-samar dia bicara “niss.. lo tau gak laura selalu ngebelain lo apapun yang terjadi.. dia selalu bilang bangga punya sepupu kaya lo, dan sampai tadi pun gue yakin dia berharap lo bakal bilang kalau lo minta maaf dan dengan senang hati dia bakal maafin lo, dan lo tetap tega ngelukain hatinya”. Dio keluar dari kelas dan aku langsung memeluknya “ty.. jangan gitu dong, malu nih dilihatin orang, kamunya nangis lagi”. “gue bangga punya lo” kataku padanya.

Dio mengajakku duduk di belakang sekolah. Aku terus menangis dan dia terus memperhatikan wajahku. “kenapa lihat-lihat? Senang ya ternyata anisa suka beneran sama lo? Gak tahu ya hati gue sakit banget!”. Dio hanya tertawa terbahak-bahak. “kenapa ketawa sih?”. Dio tetap senyum-senyum. “yoo.. lo tau gak, anisa itu satu-satunya orang yang gue percaya di kelas. Dia berharga banget buat gue. Sampai saat ini gue gak percaya kalau gue udah kehilangan dia” kataku sambil sesenggukan. “Laura.. percaya sama gue, dia pasti bakal balik buat lo, tunggu aja sampai dia sadar. Lo tulus aja dia pasti tau, gak mungkin ada orang yang tega melukai hati seseorang yang tulus kaya lo”. Aku menatapnya dan terus menangis di bahunya “thank’s yoo”. “gue sudah pernah ngomong sesuatu yang spesial gak?”. “kayanya gak pernah” kataku sambil geleng-geleng. “gini.. gue sayang sama lo, gue juga cinta sama lo. Walaupun dulu kita jadian cuman karena gue pengen ngebuat mantan gue cemburu dan lo juga pengen tommy cemburu, gue rasa dari dulu yang gue suka itu memang lo. Lo inget gak sama cowok yang punya kawat gigi, item dan jerawatan waktu MOS smp? Itu gue ra. Gue nembak lo pas MOS, terus lo nolak gue gitu aja tanpa tahu gue siapa. Dan dengan polosnya lo bilang bakal pacaran sama gue tiga tahun lagi kalau gue mau nunggu terus kalau gue juga udah gak pake kawat gigi. Dan ini gue, lo pasti gak tau kan? Ini pertama kali gue ngomong kalau gue sayang sama lo kan? Gue cuman takut lo nolak untuk yang kedua kalinya”. Aku malu mengakuinya, namun dia memang orang yang paling kubenci saat smp. “maaf yoo, gue malu nih”. “lo terima gue gak?”. Gila udah pacaran selama satu setengah tahun, tapi baru sekarang yang ditembak beneran?. “gue juga sayang sama lo” pertama kali aku mengakui bahwa aku menyayanginya karena dari dulu aku takut kalau aku mengakui itu, dia akan dengan mudah meninggalkanku. “thank’s ra..”.

Dua bulan sejak kejadian itu, anisa akhirnya mau berbicara denganku. “laura..”. “kenapa niss?” kataku lembut berharap dia akan luluh. “kok lo gak jutek sama gue sih? Gue kan jahat”. “niss.. kita kan masih masuk hitungan saudara, gue nganggap lo sama kaya gue nganggap kak reza. Kenapa gue harus marah sama sudara gue? Mungkin aja kan dulu lo lagi khilaf”. “maafin gue ya ra.. gue ngaku salah”. “permintaan maafnya ditolak”. “kenapa?” tanyanya bingung. “karena gue berantem sama lo, gue jadi sering mikir dan jarang makan alhasil gue jadi kerempeng banget. Gue mau lo traktir gue makan bakso seumur hidup”. “sumpeh lo?”. “hahaha.. bercanda kok, tapi hari ini bayarin gue bakso dong, pliss”. “iya deh.. sekarang yuk”. Dio langsung berbalik menatapku dan anissa “kayanya ada yang gratis nih, gue juga dong”. “dasar pasangan mata duitan, pengennya yang gratis-gratis mulu”. “iya dong..” katanya sambil merangkulku “ga apa-apa dong niss kalau gini-gini”. “emangnya gue gak punya? Tuh.. pacar baru..” anissa menunjuk ferry yang sedang berdiri di depan kelas.

Beberapa bulan kemudian kabar dari US datang, derry sudah tiada di dunia ini. Semoga dia diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dia membuatku berfikir untuk menggunakan waktuku dengan baik. But… We have to ready for flip with death in this life.

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.225.39.142
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia