Daddy O Daddy

Inilah rumahku, rumah yang penuh “kejutan”. Kejutan? yah, “Kejutan”. Di rumah ini aku tinggal bersama Daddy dan Mom-ku¬, ada juga beberapa penjahat kecil yang mengaku dirinya sudah dewasa yang semakin memperbanyak “kejutan” di rumah ini. Itu kakak-ku Marshela dan Argha, mereka itu “kompak” dalam segala hal. Mom dan Dad itu couple yang sangat perfect di mataku. Mom adalah seorang dosen sastra Inggris di salah satu Universitas di kota-ku, sedangkan Dad adalah seorang diplomat kepercayaan seorang duta besar. Marshela dan Argha itu “kompak” mereka adalah mahasiswa jurusan ekonomi yang mempunyai umur tidak jauh beda, hanya satu tahun. Dan aku? aku adalah anak SMA yang baru mengenyam dunia keremajaan yang benar-benar baru untukku, jauh dari yang namanya mainan dan teman-teman bermain. Jauh dari taman bermain dan alat masak-masakan, berlebihan memang.

Di garda terdepan rumahku tiada lain tiada bukan adalah kamar Mom dan Dad. Jadi setiap manusia yang masuk ataupun keluar dari rumah pasti melewati kamar itu. jangan pernah berfikir untuk meloncat pagar, yah, tentu saja kawat berduri. Dad-ku adalah sesosok yang sangat protective terhadap anak-anaknya, apalagi dia mempunyai dua anak perempuan di rumahnya. Tapi Dad juga berlaku seperti itu pada Argha yang merupakan anak laki-laki satu-satunya. Mungkin kami tidak mengerti kenapa Dad melakukan itu, padalah Dad itu buka tentara atau purna polisi yang mempunyai pendidikan militer.

Pernah suatu ketika Argha pulang telat karena asik bermain basket bersama teman-temannya, saat itu juga Argha di hukum untuk membersihkan semua toilet di rumah. Shela juga, ia pernah mengendap-endap keluar hanya untuk bertemu pacarnya yang konon mempunyai 100 tindikan luar dalam, saat itu juga Shela di hukum mengepel seluruh lantai di rumahku yang, wow, sangat besar. Setiap pagi kami harus sudah duduk di meja makan jam 6 pagi, bisa dibayangkan jam berapa kami harus bangun. Dalam hal tidur juga, jam 10 kami sudah harus masuk ke kamar dan jam 11 Dad akan menengok satu-satu ke kamar kami, kata Dad bergadang itu bukan hal yang menguntungkan untuk kesehatan kami.

Sifat protective Dad memang masih di batas wajar menurutku, tapi semua “kejutan-kejutan” yang mulai aku rasakan bermula pada suatu hari di pertengahan bulan Desember.
“Momo, sini.” Marshela berbisik pelan dari pintu kamarnya (Momo itu nama panggilan dari Marshela dan Argha untuk aku). Aku yang merasa aneh dengan bisikan setannya dan enggan untuk mendekat.
“bilang aja dari situ, apa? Aku masih mau baca majalah Kak.” Aku mengabaikan bisikan setannya.
“Ish… Mo, sini. Ada masalah penting banget.” Ia kembali mengeluarkan bisikan setannya.
Aku yang tak kuasa menahan godaan setan berwujud kakakku akhirnya menyerah dan berjalan mendekatinya.
“Apa?”
“Dad mana? Mom juga, kok ga keliatan?”
“gimana mau keliatan, kakak kan di kamar. Eeee… (mengamati sekitar) kayaknya boci.”
“what? Kamu fikir Mom sama Dad itu suka tidur siang apa, udah liat dulu sana.”
“Ya ampun Kak, mereka itu enggak ada, seenggaknya untuk saat ini.”
“ya udah deh, eeeee… gini Mo, kakak mau minta tolong boleh?”
“enggak!”
“Momo!”
“ish… apaan sih kakak.”
“malam ini…”
“gelap?”
“bukan!” Kakak mendorong badanku, “kakak mau pergi malam ini.”
“ya udah pergi aja, jangan lupa tutup pintu.”
“Momo. Kakak serius nih.”
“aku juga serius Kak, kalo kakak ga tutup pintu nanti banyak nyamuk.”
“dengerin kakak dulu dong. Gini, kan kakak lagi punya gebetan baru nih… malam ini dia ngajak keluar, tapi sampe malem. Sekitar jam 11 gitu deh.”
“buuuseeet, mau ngeronda kak?”
“bukan, dia itu kan DJ gitu di salah satu club, jadi buat pulang kakak harus nungguin dia selesai ng-DJ dulu.”
“terus? Hubungannya ama aku apa? Aku harus nyariin becak buat kalian gitu?”
“buuukan oon, nanti kamu pura-pura aja ada buku yang harus di beli buat besok, nah, karena kakak kebetulan di luar kamu minta tolong kakak, naaaahhh…” kakak berdiri sambil menunjuk ke arah hidungku, “nanti kalau kakak pulang telat kan kakak enggak dimarahin.”
“Classic.”
“Momo, nanti kakak janji beliin kamu everything yang kamu mau.”
Aku bangkit dan beranjak pergi dari kamar kakakku, seharusnya tadi aku tidak mengikuti godaan setan ini.

Malam itu, Marshela benar-benar pergi. Aku yang saat itu tengah nonton bola bareng bersama Aga (panggilanku untuk Argha) dan Dad, komplit dengan Bi Sum-Ah (panggilanku untuk Bi Sumi biar lebih keren dikit) ingat kalau aku harus menjalankan rencana Shela.
“aduuuhhhh…” aku memegang kepalaku.
“Kenapa kamu?” Aga langsung tanggap dengan reaksi super anehku.
“Kak aku lupa, aku kan harus beli buku buat besok.”
“Buku apa?” Dad ikut tanggap.
“Buku anu Dad, kumpulan… kumpulan… apa ya, kumpulan cara menghindari pelet.”
“apa?” dad dan Aga tersentak dengan kompaknya.
“Iya… Bu Susana nyuruh beli itu buat besok.”
“Bu Susana? Namanya aja aneh gitu, nyuruh beli buku juga yang aneh lagi. Itu guru ngajar apa sih?” Aga terlihat sangat syok dengan pernyataan dadakanku itu.
“E… ngajar… apa ya, ngajar Biologi.” Aku tersentak bangga karena bisa meloloskan diri dari ketidak percayaan mereka.
“What? Apa hubungannya Pelet, Susana, dan Biologi Mo?” Agak terlihat makin tidak percaya padaku.
“Ya ampun Kak, itu ada korelasinya. Kita itu memperlajari anatomi tubuh manusia.” Aku berfikir sejenak,” pokoknya aku di suruh gitu sama Bu Susana. Jangan banyak nanya deh Kak.”
“Terus kamu mau gimana sekarang Maurine?” Dad membebaskanku dari pertanyaan aneh Aga, (sebenarnya yang aneh itu jawabanku).
“Kak Shela masih di luar kan Dad? Aku mau telpon dia aja.”
“Biar Daddy yang telponin dia, suruh dia beliin buku yang kamu mau.” Dad beranjak dari sofa dan berjalan masuk ke kamarnya.
“thanks Dad, i love u.”
Aku menarik nafas panjang sambil mengusap-usap dadaku, serasa aku baru lolos dari cengkraman maut. Saat aku berpaling dari melihat Dad, Aga sudah menanti penjelasanku.
“Shela kemana?” Aga langsung melotot.
“E…e..e…enggak tau Kak.” Aku menjawab dengan sangat gugup, karena biasanya Aga memang yang paling mengerti Shela.
“Udahlah, kamu ga bakal bisa boongin kakak Mo, kakak itu lebih ngerti dan lebih pinter ketimbang Bu Susana yang ngajarin tentang anatomi dukun santet.” Aga mendekatkan wajahnya, “Momo…” Ia berbisik sampai-sampai bulu kuduk-ku merinding.
“Kak Aga jangan bilang Dad ya, nanti aku kena marah Kak Shela. Kalo kakak bilang, kakak juga dimarahi Kak Shela.” aku menjawab dengan nada yang mengancam.
“Iya, memangnya kakak pernah ingkar janji sama kamu.”
“kak Shela itu pergi ngeronda ama DJ.”
“Hah?” Aga syok mendengar jawabanku. “maksud kamu apaan sih?”
“maksud aku kak Shela bakal pulang malem jam 11 gitu ama gebetannya yang baru, nah, gebetannya itu DJ kak.”
“oooohhh… nekat banget sih, udah tau Dad itu militer abis.”
“nanti kalo ketahuan kak Aga belain aku ya.”
“ogah.”
“kakak…”
“kamu sih, mau aja di suruh Shela. Kakak enggak pernah ya ngajarin adik-adik kakak buat berlaku kayak gitu.” Aga menghela nafas. “ya, nanti kakak belain kamu Mo.” Aga mengelus-elus punggungku yang sudah sangat tegang karena tak mendapat pembelaannya.

Keesokan harinya aku bangun pagi dengan tidak menghiraukan kabar Shela. Aku dan Mom hanya sarapan berdua di meja makan.
“Mom, Kak Aga mana?”
“He do some sport activities, he free today, no class.” Mom cass ciss cusss berbahasa Inggris, itu memang kesukaan Mom.
“Dad mana?”
“Hmmmm… Mom menghela nafas.
“Kenapa Mom?”
“tadi malam kakakmu pulang telat banget Maurine, jam 1 pagi. Dad benar-benar marah, alasan Shela sih beliin kamu buku, Dad juga percaya itu, tapi masalahnya…” Mom memutuskan pembicaraannya.
“Apa masalahnya Mom?” aku begitu penasaran.
“Kakakmu, pernah cerita tentang orang yang lagi deket sama dia saat ini?”
“Ada sie Mom. Memangnya cowok itu kenapa?”
“Dad enggak suka cowok itu.”
“bahkan lebih parah dari Dad membenci si Funky Man?” (Fungky Man itu cowok yang konon punya 100 tidikan luar dalem).
“Yup, Mom juga enggak ngerti, tapi Dad enggak suka.”
Aku berhenti bertanya-tanya pada Mom dan menyelesaikan sarapanku. Setelah sarapan aku mencoba menengok keadaan Shela.
“Kak Shela…” aku membuka perlahan pintu kamarnya.
“Kenapa Mo?” kak Shela terlihat baru bangun komplit dengan bau alkohol.
“kakak tadi malem gimana?”
“hmmm… gimana apanya? Oh ya, Thanks udah bantuin kakak Mo.”
“kata Mom, Dad enggak suka cowok itu?”
“Iya, sudahlah. Kakak kan udah dewasa. Kakak tahu apa yang terbaik buat kakak.” Shela dengan bangganya mempublikasikannya padaku. Aku mulai malas mendengar perkataan Shela yang memang enggak kapok sama apa yang sering terjadi padanya. Jadi aku lebih memutuskan untuk keluar dan meninggalkannya sendiri dengan bau alkohol itu.

Malam itu terasa sangat sepi, hanya aku dan Dad yang nonton bersama. Mom sedang membaca skripsi mahasiswanya (atau lebih pas, lagi nyoret-nyoret skripsi mahasiswanya) di ruang kerja Dad. Kesunyian kami pecah saat Aga datang sambil membawa CD film, dan Mom juga tak kalah penasarannya ingin ikut menonton. Akhirnya kami larut dalam asyiknya menonton film “God Must Be Crazy” yang sangat kocak. Mungkin karena keasyikan kami, kami sampai lupa dengan jam.

Saat itu sudah hampir jam 1 pagi saat kerasnya suara telepon mengganggu kami yang hampir tertidur di kamar masing-masing. Dad dengan segera mengangkat telepon, karena saking heningnya suasana saat itu, bahkan aku benar-benar mendengar jelas percakapan Dad.
“ya selamat malam, Jhon Tyre di sini.” Dad terdiam mendengar balasan dari seberang. “Apa? Marshela? Di kantor polisi? Ya saya akan segera ke sana.” Dad buru-buru menutup teleponnya.
Aku yang tak bisa berpura-pura tidak mendengar langsung berjalan keluar menuju tempat Dad, ternyata Aga dan Mom juga sama sepertiku.
“Shela kenapa Dad?”
“Shela ada di kantor polisi, katanya dia terjaring razia kepolisian di salah satu club.”
“Apa? Bukannya Shela ada di kamar. Oh My God, apa sih yang dilakukan anak itu.” Mom memegang kepalanya sambil menahan rasa syoknya.
Aku hanya terdiam saat itu, merasa bersalah? Tentu saja. Seharusnya aku bisa melarang kakakku berbuat lebih jauh dari yang dia lakukan kemarin.

Aku melihat seorang polisi sedang berbicara serius dengan Dad, aku memeluk tangan kekar Aga yang menemaniku di ruang tunggu. Mom sengaja tidak ikut karena Mom sering pusing dan pingsan mendengar sesuatu yang mengagetkan.
“Kak… Kak Shela enggak kenapa-kenapa kan?” aku mengeratkan pelukanku.
“Tenang, Shela pasti ok Mo.”
“aku takut Kak. Aku juga salah.”
“kamu enggak salah kok Mo, emang Shela aja yang belum mengerti. Semua yang Dad lakukan itu bukan karena enggak mau anaknya bahagia, tapi Dad melakukan itu semua demi kebaikan kita.”
Aku tidak menjawab ceramah Aga, karena aku melihat Dad berjalan keluar bersama Kak Shela. Aku langsung berdiri dan menerima pelukan Shela. Shela menangis dengan sangat keras. Dad bilang pacar Shela ditemukan membawa nark*ba. Untunglah hasil tes Shela negatif, sehingga Shela bisa keluar. Kami pulang dengan perasaan senang di campur menyesal karena Shela telah melakukan sesuatu yang membuat Dad marah.

Saat sampai di depan pintu rumah, Dad tiba-tiba merasa pusing, Aga langsung menyangga tubuh Dad agar tidak jatuh.
“Dad okay?” Aga bertanya dengan penuh kekawatiran.
“Daddy okay, Cuma pusing sedikit.” Dad begitu lemas menjawab, Aga buru-buru membawa Dad masuk ke kamarnya.

Pagi itu, semua warga rumahku terlihat begitu sayu. Bagaimana tidak, tadi pagi-pagi sekali Dad harus dikirim ke rumah sakit, bisa ditebak pasti karena kejadian semalam. Aku berangkat sendiri ke rumah sakit, karena semua orang sudah ada disana sejak tadi subuh termasuk Shela. Hanya aku yang bertugas menjaga rumah.

Sesampai di sana aku melihat Aga, Shela, dan Mom duduk di depan ICU. Aku sedikit panik dan mempercepat langkahku mendekati mereka.
“Mom… gimana Dad?”
“Dad is okay Honey, tadi Dad droop jadi harus masuk ICU.” Mom menahan air matanya, aku memeluk Mom dengan sangat erat.
“Pasti semua karena Shela Mom.” Shela menyela kesedihan Mom. “Shela bener-bener udah salah selama ini mengira pendidikan Dad itu percuma, menganggap kalau Dad enggak menganggap anak-anaknya dewasa. Aku salah udah berfikir gitu Mom.”
“Shela, penyesalan itu memang selalu datang belakangan. Dad melakukan itu semua agar nanti kalian jadi anak-anak yang memang bisa mencapai apa yang kalian inginkan. Cuma itu yang Mom dan Dad inginkan, ini semua nantinya kalian yang akan menikmati kebahagiaannya, bukan kami.” Mom mendekati Shela dan memeluk Shela.
Aku dan Aga juga menyadari apa yang dikatakan Mom itu benar, tidak ada ruginya Dad memberikan pendidikan seperti ini kepada kami, semuanya untuk kami. Sama seperti Shela aku juag menyesal karena sempat berfikir apa yang dilakukan Dad itu Cuma untuk menyiksa kami. Aku menatap pintu ICU dan berharap Dad akan keluar dengan keadaan yang lebih baik, aku berjanji akan mengikuti semua kata-kata Dad asal Dad bisa keluar dengan sehat.

5 tahun telah berlalu semenjak kejadian yang menyadarkan aku, Shela, dan Aga. Sekarang mungkin saatnya kami mengucapkan terimakasih kepada Dad dan Mom. Aku baru saja menyelesaikan studi kedokteranku, Shela sekarang sudah menjadi salah satu manager di perusahaan ternama di kota ini, dan Aga yang paling menduduki puncak kariernya, menjadi CEO di perusahaan asing. Ia mendapat kepercayaan yang begitu besar tentu karena kerja keras dan kedisiplinan Aga, yang membuatnya pantas mendapatkan semua itu.

Hari ini natal, kami sekeluarga berkumpul di rumah. Membagikan kado, membuat foto keluarga dan bercengkrama bersama Mom dan Dad yang begitu senang melihat kami. Jujur saja melihat Mom dan Dad begitu bangga melihat kami, aku rasanya seribu kali lebih bahagia bisa membuat orang tua-ku¬ bahagia. Apapun yang diberikan Dad dan Mom, itulah yang terbaik untuk kami.

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )


Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.166.150.10
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia