Positif Kecanduan

“An, dicari Alwi tuch. Ditungguin di perpustakaan.”
“Kok dia engga sms aja, Ly?”
“I don’t know..”
“Ya udah. Makasih ya, Lely.”
Aku mengikuti langkahnya ke perpustakaan. Karena jujur saja aku khawatir dengannya. Hari ini dia bukan Ana yang kukenal. Sambil pura-pura meminjam buku dan akan membacanya di perpustakaan, aku mencari posisi yang tepat supaya bisa melihat dan (siapa tau) bisa mendengar pembicaraan Ana dengan pacarnya, Alwi.
“Tapi kamu engga bilang sama aku, Wi. Aku punya salah apa sama kamu? Apa aku selingkuh? Atau gara-gara aku lupa hari ulang-tahunmu kemarin?”
“Kamu engga punya salah apa-apa, An. Cuma, sebenarnya aku engga benar-benar sayang sama kamu, An. Aku engga mau terus-terusan bohong sama kamu. Maaf ya.”
“Kalau engga benar-benar sayang, kenapa pacaran kita bisa bertahan dari kita SMP sampai sekarang? Empat tahun, Wi. Dan kamu bilang kamu cuma iseng? Atau jangan-jangan kamu mutusin aku karena kamu sudah mau lulus dan kuliah di luar kota? Sebenarnya ada apa sih, Wi?”
“Maaf ya.”
Lalu Alwi meninggalkan Ana sendirian di perpustakaan. Kejadian di bangku belakangku barusan membuatku terpaku. Apa yang harus aku lakukan? Pura-pura tidak tau dan tidak mendengar? Sedangkan saat ini Ana sangat membutuhkan dukungan dan sandaran, mungkin untuk menangis dan protes atas sikap pacarnya.
Belum juga selesai aku berpikir, Ana sudah berada di depanku dengan mata berkaca-kaca. Seolah-olah dia mengatakan kalau dia memang membutuhkan teman, sekarang juga. Aku pegang tangannya dan aku tarik dia keluar dari perpustakaan. Aku ajak dia ke lapangan basket di belakang sekolah.
Begitu sampai lapangan basket, Ana langsung memelukku dan menangis.
“Aku engga salah apa-apa, Ky. Tapi dia mutusin aku. Aku sayang banget sama dia. Tapi dia cuma iseng. Aku engga terima, Ky.”
“Menangislah semaumu, An. Pundak ini ada untuk kamu bersandar. Keluarkan semua kesedihanmu sekarang.” kataku berusaha menenangkan dan membelai rambutnya.
***

Hari pembagian raport.
“Ciye… Ciye… Yang juara II paralel.”
“Ah kamu apaan sih? Selamat ya, An. Sang juara I paralel. Aku salut sama kamu. Aku belum berhasil mengalahkan kamu dari SMP. By the way, kamu jadi masuk jurusan Bahasa, An?”
“Jadi donk! Aku khan calon ahli bahasa! Kalahkan aku di kelas XI Bahasa nanti!”
“Siapa takut? Makan, yuk! Aku yang traktir deh.”
“Asyiiik!!”
Entah dia sudah lupa dengan masalah kemarin, atau dia memang pandai menyembunyikan kesedihannya. Aku semakin khawatir padanya. Tapi aku juga tak tega untuk bertanya tentang masalah itu. Kenapa aku jadi banyak pikiran begini ya?
Akhirnya kami berdua makan dengan tanpa ngobrol barang satu topik. Dan aku sudah cukup puas melihat senyumnya hari ini.
***

Empat tahun lalu, hari pertama masuk sekolah. Kelas satu SMP.
“Hai, kenalin. Aku Ana. Kamu?” ternyata ada cewek dengan senyum yang sangat indah menghiasi paras cantiknya di kelasku ini.
“Aku Lucky.”
“Melamun aja? Ntar kesambet lho. Hihihi.. Ke kantin, yuk!”
Mulai saat itu, aku kecanduan senyumnya, kecanduan mendengar suaranya, kecanduan keaktifannya di kelas, aku kecanduan dia. Aku juga lah orang yang menyarankan untuk menerima pernyataan cinta Alwi, kakak kelas kami. Sampai sekarang, naik kelas XI, akupun memutuskan untuk memilih kelas jurusan bahasa, kelas yang sama dengan Ana. Selain aku juga sangat menggilai bahasa, karena aku tak mau kehilangan waktu tanpa melihat Ana.
Karena rasa kecanduanku itulah, aku jadi sangat khawatir saat dia punya masalah dengan (sekarang mantan) pacarnya itu.
***

“Halo. Ky, you know? Aku menang lomba English Speech Contest di Untag Banyuwangi!”
“Wow, congratulation! Ya aku tunggu traktirannya ya! Hehehehe”
“Iya, aku dapat voucer makan juga kok. Ntar kita makan bareng di sana ya! Eh, udah dulu ya. Bye..”
Bikin hatiku kepanasan sampai kepala ini terasa berasap dan kebakaran karena keikutsertaan dan kemenangannya. Sebenarnya aku juga ikut, tapi naskahku tidak lolos seleksi. Keesokan harinya, saat aku mengajak Ana berdiskusi tentang puisi-puisi ciptaan Sutarji Kalsum Bachri.
“Ana san.”
“Iya, Sensei (panggilan untuk guru dalam bahasa Jepang)?”
“Ana san belum beruntung tahun ini dalam benrontaikai (lomba speech contest dalam bahasa Jepang) tahun ini. Tapi tetap mendapatkan sertifikat dan souvenir kok. Ana san bisa mengambilnya di meja saya. Tahun depan, motto ganbatte ne (lebih semangat ya)!”
“Hai, ganbarimasu (iya, saya akan berjuang). Terimakasih, Sensei.”
Arang sisa kebakaran kemarin masih berasap, terkena hembusan berita itu, hatiku kebakaran lagi! Bahasa Jepang, aku akan menaklukkanmu!
“Teeeeett.. Teeeeett..” bel sekolah tanda sastra Indonesia dimulai.
“Selamat siang.” Pak Affan menyapa kami.
“Selamat siang, Pak…” seruku dan teman-teman sekelas dengan semangat, karena hari ini Pak Affan akan mengumumkan cerpen siapa saja yang akan dibukukan dalam buku kumpulan cerpen siswa kelas XI.
“Kalian semua memang pantas masuk kelas Bahasa. Saya salut pada kalian, karena semua cerpen karya kalian dinyatakan lolos dan akan dibukukan.”
“Tapi, ..” lanjut Pak Affan. “.. yang menjadi favorit tim teaching Bahasa dan Sastra Indonesia adalah cerpen yang berjudul ‘Memulihmu’.”
Keributan seketika melanda kelasku karena tidak ada seorangpun yang tau judul tersebut karya siapa, dan tidak ada yang mengaku. Aku langsung mencurigai satu orang. Yupz! Siapa lagi kalau bukan teman sebangkuku yang super pintar, Ana.
“Kenapa ngeliatin aku kayak gitu?”
“Cerpen kamu ya?” selidikku.
“Hehehe.. Alhamdulillah..” jawabnya dengan muka datar.
Lama-lama aku bisa gosong dibuatnya. Anak ini dikasih makan apa ya oleh orangtuanya? Atau melakukan ritual tertentu?
“An, sepulang sekolah, aku main ke rumahmu ya!”
“Boleh. Tapi tumben banget tiba-tiba mau ke rumahku. What’s up?”
“Nothing. Hehehe.”
***

Sesampai rumahnya, kami disambut oleh ibunya.
“Eh, ada tamu to? Siapa ini, An? Pacar baru?”
“Ibu, apaan sih? Ini yang namanya Lucky, Bu.”
“Owalah.. Ini to yang namanya nak Lucky. Ana sering cerita tentang kamu lho!”
Aku hanya tersenyum lebar mendengar hal itu. Senang, tidak percaya, surprise, campur aduk tak karuan. Setelah bersalaman dengan ibunya, lantas kami masuk rumahnya.
Rumah yang sangat sederhana. Di ruang tamu ini hanya terdapat meja yang ditata rapi di atas karpet sederhana dan sudah jebol di beberapa bagian. Dinding ruangan yang menghadap pintu berhiaskan foto Ana dan kakak laki-lakinya waktu masih TK (terlihat dari seragam yang mereka kenakan) sedang membawa piala. Ada juga dua lukisan, kucing hutan dan induk burung yang sedang memberi makan anak-anaknya dalam sarang di atas pohon. Terdapat bekas rembesan air di beberapa titik plafonnya. Tebakanku mengatakan kalau pasti ruangan ini bocor di sana-sini saat hujan. Bersebelahan dengan tempatku sekarang bertengger alias duduk, terdapat dua rak buku yang tersusun rapi dan bertanda ‘Ana’ di salah satu rak, dan ‘Afiq’ di rak yang lain.
“Sebentar ya, Ana masih ganti baju.” Kata ibu sambil membawakanku segelas air putih dan mi goreng. Mi goreng? Ya, mi goreng.
“Ini cuma ada mi goreng. Ndak apa-apa ya? Buat mengganjal perut. Karena ibu tidak masak nasi hari ini. Silahkan dimakan dulu, sambil menunggu Ana. Ibu tinggal dulu ya.”
“Iya, Bu. Terimakasih. Ini makanan favorit saya kok, Bu.”
Beberapa menit kemudian mi goreng buatan ibu sudah ludes masuk lemari penyimpanan makananku beserta segelas air putihnya, dan Ana pun muncul.
Aku mengikuti kegiatan demi kegiatan yang Ana lakukan. Yang pertama adalah duduk-duduk di samping rumahnya sambil mengejakan PR dan tugas yang diberikan guru-guru tercintaku hari ini. Menurut cerita Ana, kursi kayu yang lengkap dengan mejanya ini adalah her and her brother’s request. Katanya sangat nyaman bila belajar di sini. Menghadap kebun singkong dan tanaman kebutuhan dapur yang terhampar di samping rumahnya ini, membuat suasana belajar menjadi sejuk dan hijau yang menenangkan sejauh mata memandang. Benar saja, tanpa terasa kami berdua sudah mengerjakan PR, tugas, sekaligus latihan soal-soalnya selama dua jam! Padahal biasanya aku hanya sanggup berkutat dengan buku paling lama 30 menit. Sugoi (awesome)!
Setelah itu, Ana mengajakku ke sebuah ruangan di belakang rumahnya.
“Gudang?” komentarku saat Ana membuka pintu ruangan itu.
“Ini bukan sembarang gudang, Ky. Ini bengkel kakakku. It’s time to play. Have fun!”
“Bengkel, dengan aroma cat yang sangat pekat? Tempat bermain?” Kataku dalam hati.
“Hei, bawa teman hari ini?”seorang pria berkacamata menyapa kami.
“Iya, kak. Sudah siap?”
“Siap donk!”
“Kakak duluan.”
“Ok!”
Mereka setor hafalan kosakata dalam tiga bahasa secara bergantian! Oh my god, Ana menyebut ini bermain? Kalau melihat ekspresi kakak beradik ini hafalan, memang terlihat seperti sedang bermain kuis. Setelah mereka selesai dengan kegiatan ‘bermain’nya, kak Afiq mengajak kami belajar melukis di atas kanvas. You know? Bukan pemandangan atau hewan yang Ana gambar, tapi dia menulis huruf kanji! Dasar calon ahli bahasa!
“Eh, tadi kita belum kenalan ya. Aku Afiq, kakaknya Ana.”
“Lucky, teman sebangkunya Ana.”
“Kak, Ky. Aku kebelet nih. Sebentar ya. Hehehehe.”
Kak Afiq bercerita banyak padaku tentang dirinya dan Ana. Dari ceritanya baru aku tau bahwa foto mereka yang dipajang di ruang tamu adalah foto saat menang lomba di kecamatan. Kak Afiq menang lomba menggambar, dan Ana menang lomba baca puisi. dan dua lukisan yang mengapit foto itu tentu saja hasil coretan kak Afiq.
“Bapak ibu sudah mengajarkan keberanian pada kami sejak kecil. Berani berbicara dengan guru, berani bertanya bila tidak memahami sesuatu, berani tampil di depan orang banyak, dan berani berkompetisi. Selain itu, belajar dan berlatih adalah kegiatan yang diprioritaskan di rumah ini. Apa pun kegemaran kami, kami diijinkan melakukannya, asalkan dengan ketekunan, keseriusan dan disiplin. Karena aku suka menggambar sejak kecil, aku menekuninya sampai sekarang dan telah memenangkan berbagai lomba dan pernah mengadakan pameran tunggal. Dan kamu pasti tau apa yang disukai Ana. Jadi jangan kaget bila seharian melihat Ana berkutat dengan bahasa dan selalu membawa notebook ijonya itu kemana-mana.”
Aku tak dapat berkomentar. Inilah ritual yang Ana lakukan setiap hari sehingga dia bisa selalu menjadi nomor 1. Tapi, pertanyaan masih mengusikku. Apa isi notebook ijonya? Apakah di dalamnya terdapat mantra-mantra yang bisa membuatnya tetap menjadi nomor 1?
“Hei, kok bengong? Mau ikut engga?” Ternyata Ana sudah kembali ke bengkel seni ini.
“Kemana?”
Tanpa menjawab, dia menggeretku ke ruang tamu.
“It’s about my lovely green notebook. Tadi aku mendengar kak Afiq cerita tentang bukuku ini. Kalau kamu penasaran isinya, kamu boleh membawanya pulang kok. Tapi besok harus kamu kembalikan lagi. Bagaimana?”
“Deal.”
Tak terasa siang sudah tergantikan oleh petang. Akupun berpamitan pulang. Tak ada bungkusan yang kubawa sebagai oleh-oleh dari rumahnya. Ilmu? Jangan ditanya, jika ilmu memiliki berat, mungkin aku tak sanggup memikulnya sampai rumahku.
***

Bahkan saat tak bersamanya, aku tetap mendapatkan ilmu baru darinya. Ini mengenai kitab ijo miliknya. Buku itu berjudul ‘My Diary’ pada halaman terdepan, dan berisi daftar kosakata tiga bahasa (bahasa Inggris-Jepang-Arab) yang sudah dia pelajari. Di pojok kanan atas setiap lembar tertulis tanggal secara berurutan tanpa jeda, pertanda bahwa dia mempelajari kosakata baru setiap hari.
Dan terdapat semacam curahan hati di lembar paling belakang,
Alwi sudah terhapus dalam hatiku.
Aku harus fokus untuk masa depan dan cita-citaku.
Tiada detik tanpa belajar dan berlatih.
Ganbatte, Ana!
Ingat pesan Bapak,
“JADILAH NOMOR SATU DIMANAPUN DAN KAPANPUN”

You know? Aku malu pada diriku sendiri. Selama ini aku sombong dan sangat puas dengan prestasi yang telah aku raih. Rasanya sangat tidak pantas bila dulu aku merasa terbakar oleh pencapaian-pencapaiannya. Karena aku sama sekali tak melakukan apapun, hanya berlagak sombong dan yakin, tapi dengan kekosongan di dalamnya. Apa yang sudah aku lakukandan usahakan? Motto itu sekarang menjadi motto hidupku juga.

Nama Penulis: Ana Rifqi Jamil

..... ( lanjutkan membaca setelah login gratis di sini )
Auto Promo BLOGGER Auto Promo INSTAGRAM Auto Promo TWITTER Auto Promo FACEBOOK Auto Promo LINKEDIN
JUDULKARYA
(Serigala Putih) Daun Dari AnginRenaisan Salman
1 Cinta di Antara 3 PilihanOctavia Anizar
2,5 Persen SajaDidin Syamsudin
3 Tahun, 3 Cerita, Kau Tetap Perempuan Istimewa VersikuAkri Midwife Stalker
5 TahunChristian Boham
Abdiku Untukmu Keluarga KecilkuRizky Dwi Utami
Abdiku Untukmu, IbuDestia Eka Putri
AbsurdityNadila Aprilianda
Acara Festival Yang Tak TerlupakanRahman Ditisiyah
ActFor (Anti Conspiration Force)Mamat Fiction
Ada Apa Dengan Sikap AyahHerlina
Ada Teman di Balik PelangiSenja Nilasari
Akibat Jajan SembaranganAdinta Asfiratun Husna
Akibat ParzinahanNeni Indriani
Aksara Tak BisuOan Wutun
Aku Adalah AkuGraciella Eunike Satriyo
Aku Bisa Sendiri!Namira Assyifa Prasetio
Aku Bukan Gadis Menjijikan!Zee Choco
Aku Bukanlah SegalanyaNita Durotul Husna
Aku dan OrganisasikuErvina
Aku Dia Tak SamaRully Prameisti Audhina
Aku Harus BerusahaNenda Wulandari
Aku Ibu dan PianoAntonia Luisa
Aku Juga WanitaKang Zaen
Aku Sebutir PasirSelmi Fiqhi
Aku Tidak Berasal dari Buah yang Bagus, Tapi Pasti Akan Menjadi Buah yang BergunaKinanti Tiara Dewi
Aku Tidak Punya TemanRossa Kurnia Sasongko
Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat KecilkuJoko Susilo
AlhamdulillahAtikah
Allah SWT Memang Maha AdilNurannisa Widiawati
Angklung and The TwinsSalsabila Putri Rulia
Antara Aku, Tukang Cukur dan TuhanWahyu Tio
Artca Penyelamat BudayaResty Gessya Arianty
Arti SahabatPurnawan
Arti Sebuah KehidupanTyaz Hastishita
AyahRiza Fahriza
Ayah kami bukan kriminalRifky Adni
Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang KoruptorMisteradli
Bagaikan Pelangi Setelah HujanNuril Agri Famela
Bahagia Hidup PesantrenPraditiyo Ikhram
Balai HujanAl iz Kusuma
BangkitAlfred Pandie
BapakBanyu Ozora
Bawalah Terbang Ikan IniAris Rizka Fauzi
Belajar Untuk Lebih BersyukurPatra
Beliau Itu IbukuPutri Setiowati
Bella si Mak ComblangNita Setiawan
Benarkah Kak?Siti Muyasaroh
Berantem Sama Teman Waktu SDShandi Dwipermana
Berbagai Rintangan Menuju SekolahAldi Rahman Untoro
Berbahagialah!Fitri Oktavia Annaja
Berbuat Sesuatu Untuk MimpiSiti Nurjanah Septiani
BerjuanglahIevfa
Berkat Gunung MerapiAliyah Revitaningrum
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah LagiAyu Soesman
Berkat TaugeDesi Melati
Bermain MonopoliDeviance Ramadhana Saragih Sitio
Bersahabat Bermodal Kebijakan dan Takdir TuhanVeren Chandra
Bersamamu Ku Gantungkan MimpikuAde Zetri Rahman
Best of The Best My Best FriendMuhammad Nuh Nurkholid
BianglalaYeni Ayu Wulandari
Bidadari Kecil, SaghirahMuallim
Bintang BenderangNi Made Eva Yuliantari
Bintang LapanganAmbarnia
Bolehkah Aku Membenci Ayah?Abdul Rahman Sinaga
Buah KesabaranIbnu Rafif
Bukan Punguk Yang Merindukan RembulanAya Emsa
Bukti KecantikanFariska Hurun In
C3 (Cinta Chandra dan Citra)Yuliatul Mawaddah
Cahaya Untuk IchaAulia Farhah FA
Cangkir Tindih Merah PutihDian Faiqotul Hikmah
CantikDina Istiqomah
Cause of My Parent’s LieJoe Fatrah
CCCCC (Cinta Cenat Cenut Cemungudth Celamanya)Listya Adinugroho
Cerita Kakek HanifEdi Warsidi
Cewek itu LianiRizka Aprilliani
CintaImelda Oktavera
Cinta MonyetTala Nour
Cinta Nggak BisuUpik Junianti
Cinta RayaKarina Dwi Latri Juliani
Cinta Tapi BedaAthe Celiona
Cinta, Cita dan KitaFariska Hurun In
Cintaku Kini Telah PergiRandi Pratama
Cintaku Setahun JagungRamlis Harman Susanto
Cita-Cita AshleyAnastacia Esterliana
Cita-Cita Sang BonekaFinsa Permatasari
Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah AkuNira Nurani Teresna Dewi
Dad Is My HeroEster Chaterine Sara
Daddy O DaddyPebri Pele
Dance it’s my LifeKarina Dwi Latri Juliani
DeadlineCynthia Lantriana
Demi BoybandMuhammad Sulaiman
Demi Hari yang Menanti di Ujung HarapanAhmad Hafizin
Demi IbuFadillah Amalia
Demi Idola TercintaAnis Puspita Sari
Demi MasaRirin Nurpi Herwanti
Deret Tinta Untuk NegeriIlma Ainunisa
Desainer MudaFadillah Amalia
Detektif KacaMuhammad Septian Rachmandika
Di Balik Sebuah PayungHesty Juwita Sari
Di Hatiku Ada NamamuAnitrie Madyasari
Di Seberang Padang Rumput IlalangLoli Asmara dewi
Dia Adalah SorbonneRail Rahardian
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?Hana Sausan
Dia IbukuNeneng Lestari
Dia SemangatkuDina Aulia
Dia.. BintangkuDebi Zahirah Hariwijaya
Diantara Mahasiswa dan DosenNita Setiawan
Diary Ana 1Aghna Asbar
Diary Sahabatku DindaGaluh Ayu
Diary Untuk LangitErika Andini
Dibalik Duka ku ada Duka yang lainZakia She Azhura
Dibalik Senyum TulusmuSofia Octaviana
Dik AnahMuhammad Sofyan Arif
Dirindu DinginnyaAna Marieza Widiawati
Disiplin Itu Penting Untuk KehidupanNovita Indriyani
Ditooo… Apa Lagi (Part 1)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 2)Axas
Ditooo… Apa Lagi (Part 3)Axas
Don’t Judge The Book by The CoverRahmi (Adhe Amii)
Dua Doa Satu CintaNina Noichil
Dunia Baru dalam Kertas LipatEka Ferdianti
Emak, Gue Jadi Artis!Aisyah Hudabiyah
EvanityFirman Nuryadi
FakirBergman Siahaan
Festival Musik dan idolaFadel Mochammad Ibrahim
Filosofi HatiRuri Alifia R
Gadis Berjilbab PilihanChoirul Imroatin
Gadis di Kaki Bukit ProloYeni Ayu Wulandari
Gadis TompelDwi Putri Fw
Gang SetanHotma Lam Uli Marbun
Ganti Kacamata, Gessss!Icetea
Gengsi itu Sama Dengan MiskinImam Prayugo
Get SpiritEcha Nurrizqi
Gifts For GladysNamira Assyifa Prasetio
Gila RamalanOcta Rina
Gitar Tua JokoSeptian Joko Sulistyo
GubukRika Alif Firda
Gulali ChacaTifa Raisandra
Guruku dan BungakuRahmi (Adhe Amii)
HadiahMuggi S Prasetyo
Hadiah dari KakekDwiyanto S
Hadiah Kecil untuk ShyrenaPuspita Sandra Dewi
Hal Yang Membuat Kita BerbedaArif Nurhidayat
HampaAfra Zahirah
Hanya ini Yang Ku PunyaWahyudi Warsaintia
HarapanSeya Zunya Uchiwa
Harapan BaruMuhammad Toriq
Hari KartiniMugito Guido
Hari Terakhir Untuk SalmaAya Lukluk
Harus Kuat Sebagai UlatHeru Prasetyo
Hidup Berawal dari MimpiJaja Nurjaman
Hidupku Tak Sepahit Jamu IbukuChoirul Imroatin
Hikmah Dalam HidupkuSintiya Nuri
Hinaanmu Jadikan Motivasi UntukkuSari Sustianto
Hitam Putih PergaulanAulia Farhah FA
Hujan Dalam Satu HarapanAkmal Farid
Hujan PertamaYudik Wergiyanto
Hukuman yang Tak AdilHidayatulloh Handoyo
Hutang Tingkat DewaWayan Widiastama
I Can’t Take it AnymoreLyna Audiena Wijayanti
I Heart YouRusyda Andini
I Love Mom and DadReyhana Amalia
I’m is Reporter (Part 1)Dziky Iskandar
I’m Sure, I Can Do It!Elfina Astin
IbuNadia Safarah
Ibuku Arti SahabatkuMutiara Devit Merlinda
Identitas GulaRizqi Ardiansyah Tindaon
Ifa Yang di Dunia Maya Bukan Ifa Yang SebenarnyaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Ikatan TerkuatkuApp
Ilalang dan Rumah Laba LabaChoirul Imroatin
ImpianQisthi Zulfa
Impian Anak KampungJohan Syah
Impian Anak PemulungGleam Pratama
Impian Angsa KecilLina Purniawati
Impian Hati menjadi HabibieDiyah Ayu Rahmatika
Impian KayraSharifa Hasna Mahira
In My LifeMasita Rais
In O2SN SemarangLena Sutanti
Indahnya KebersamaanAlfan Fadilah
Ini Berlian… Bukan SampahFadillah Amalia
Inilah Saat yang Kami TungguSlamet Samsoerizal
Inner BeautyGiselle Iona Rachel Tuelah
Inspirasi Dalam GelapAffiantara Marsha Yafenka
Inspirasiku Lewat MusikAan
It’s My PassionSadryna Evanalia
Jalan HidupkuNur Isna Aulya
Jangan Ikut-ikutanLalia Oktiarisqa
Jangan Marah Dong PutriNizahsy Lubis
Jangan MenyerahAuliya Fatimah Nur
Jatuh 7 KaliHernita Sari Pratiwi
Jejak TerakhirMuhammad Septian Rachmandika
Jejak-Jejak Keajaiban MimpiAbdus Salim
Jemari Tuhan Telah MerangkulnyaRahimah Permata Sari
Jilbab dari SahabatkuAnita Avianti
Jiwa Pramuka YudiYulian Rahma
Jl. Flamboyan No. 9Dicky Cahyo
Joni dan Galah IstimewaMuhammad Labib Naufaldi
Just Carry OnWilliam Kamarullah
Kado Terbaik Untukku DariNyaBondan Ratnasari
Kakakku TersayangAngel Lika. S.
Kami Tak BerwajahAhmad Alkadri
Kapsul Cita-CitaNatasha Cynthia
Karena Aku Atau Pencak Silat?Dealya Adira
Karena di Atas Langit Masih Ada LangitAdinta Asfiratun Husna
Karena kau, Sahabat!Tutut Setyorinie
Kaset PenyemangatSalsabila Prameswari
Kau Tetap SahabatkuJuwita Palvin
Ke Rumah PresidenMiga Imaniyati
Keajaiban Saat PesimisReimut
Kebahagiaan Kita SemuaGaluh Rengganis Nugrahaini
Keberanian NadhiaMurni Oktarina
Kebohongan Yang IndahRosmania Robbi C
Kecurigaan DeandraRegita Aryaputri Lesmana
Kedamaian DuniaFadillah Amalia
Keikhlasan Hati AmirManda Ms
Keluarga itu, Keluarga BaitiSlamet Mulyani
Keluargaku MotivasikuM. Hasan Basri
Kematian Tanpa SesalAnteng Maya Surawi
Kembalinya Seorang AktivisMagvirasari Lestari Linra
Kenangan Emak TikHendrawan Ardiansyah
Kenapa Harus AkuYoshe Azura
Kesabaran Dan Perjuangan PutriMega Ayuna Rizki
Kesatria Dari Ujung DesaMuhammad Suhendar
Kesederhanaan Sebuah Cita-CitaDiana Margareta
KesedihankuFairuz Zakyal 'Ibad
Kesuksesan Tuhan Yang AturJhumar Masadian
Keteguhan HatiSyamkhan Habibi
Ketika Hancur Hati IbuRosmania Robbi Chatun
Kisah Cintaku Yang PertamaAgus Purnamasari
Kolak Pelangi dan Sholat DhuhaFarhan Ramadhan
KolaseZainuddin Muza
Kopi PendingFinlan Adhitya Aldan
Kotak Cinta Untuk IbuChoirul Imroatin
Kotak ImpianM Yusuf
Kristal BeningUlfa Nurul Hidayah
Ku Kayuh Ribuan MimpiSriami Wulandari
Kuihat Lirihan SuaraHenydria
Kupu Kupu MalamHari N. M
Kupu-Kupu di Dalam HujanSelmi Fiqhi
Kura-kura dan KudaSiti Ainun Pratiwi Indra
Kutukan PurnamaKachonk Rofiqz
Langit ituAzzam Azizah Fiqli
Lantunan Sendu Melodi BiolakuRiska Putri Meiyana
Lara Prihatini Si Gadis PrihatinDona Ariani
Laron Juga Ingin PacaranShalahuddin
Layangan BumiAnnisa Mauliddina
Lebih Dari SatpamRized Wiasma
Lelaki Paruh Baya di Sekolah TuaNilma Yuliza
Lelaki Tua yang Merindukan BintangAdri Wahyono
Lelucon TakdirIfarifah
Lembaran Kertas HijauHaryanti
Lentera Tak BerujungSintyawati
Lidah DoniWilly Sitompul
Lihat Semangat KamiAndi
Lili (Menjadi Diri Sendiri)Okty Imagine
Lilin HarapanAmalia Septiani Radiva
Lintang KemukusYosi Prastiwi
Lobang Hidung LohiWilly Sitompul
Loper CilikNurvita Rachmadania Winanti
LorongAditya Prana Iswara
Lorong GelapPatrick Hariadi
Love In BostonDian Setianingsih
Ludah Untuk Si CerminHari Arianto
Luka Tak BerdarahZ.Hilmiah
Makna di Hari Raya Idul FitriGaluh Rengganis Nugrahaini
Malaikat Pun Menangis AyahDiandra Aini
Mama dan AkuRani Putri
Manusia-Manusia TrotoarMuhammad Edgar Hamas
Markonah dan Uang Lima RibuanWilly Sitompul
Masa Depan Anak Seorang PemulungWahyu Rizky Ramadhan
Matahari pun Tak BosanDanil Gusrianto
MataharikuAsri Nur Aisyah
Matematika is My LifeVindasya Almeira
Matematika? Siapa Takut!Fitri Rosadela
Mati Dalam Angan (Part 1)Affiantara Marsha Yafenka
Mati Dalam Angan (Part 2)Affiantara Marsha Yafenka
Mawar Terakhir Dari BundaDevi Upi Lestari
May Day (Perjuangan Tanpa Akhir)Wahyudi Warsaintia
Mbah MinRiza Fahriza
Melawan Rasa TakutMiftahul Farhani Isty
Menanam Seribu PohonVindasya Almeira
Menanti LaraR. Ayu Chairunnisya
Menebus MimpiNayudin Hanif
Menggenggam ImpianUmmie Sakdiah Babers
Menghitung HariAyu Sari Listianda
Menjadi Yang KuinginkanNurdiyansah
Menjaring MatahariLedy Triananda
Menjelang Ujian Tengah SemesterRifky Adni
Menyesal TanpamuNona Nada Damanik
Merdeka Atau Tidak Sama SekaliRiky Fernandes
Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)Wulan Puspa Indah
Mereka Bilang Aku Gila (Part 2)Wulan Puspa Indah
Mesin Pemahat MimpiAjeng Laksmi
Meski Tanpa AyahKharisma Titah Utami
Metamorfosa Malaikat Tanpa SayapAmbiwwa Novita
Milikku Milikmu Milik KitaListya Adinugroho
MimpiFarah Fakhirah
Mimpi Secarik KertasUlfah Heroekadeyo
Mimpi Si Anak KambingNurhikmah Hakiki
Mimpi untuk DuniaNurul Ramadhaniah
Miracle Of Giving FoolKinanti Tiara Dewi
Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”Fajar Rofinanda
Miss Culun Menjadi Miss BeautyAdhenna Zakia A
Miss Eum nya Tak Mau Neneng FotoAde Qisti
Misteri Gadis Kecil di Rumah KosongPingkan Aulia Samara
Move OnSiska Pratiwi
Mrs. PerfectNova Seflylya
Mutiara HatiSilmi Kaffah
Mutiara Tanpa CelaFaddilatusolikah
My Book DiaryOldheva Genisa
My Dream Comes TrueBadriyah
My Freaks HolidayUrai Benny Novriady
My Heart For The ChildrenWidya Laksari Sastri
My Life Without SoundChick-A-Dee
My Love is REAL!App
My MistakesFilla Giani
My PromiseAch. Arya Muhammad
Nasihat AyahMusrinah
Nay, Sang TerataiAya Emsa
Nenek ku PahlawankuAhmat Rasyid
Nenek Tua di Sisi KotaTutut Setyorinie
Nyanyian Pagi di VictoriaRan Azlaff
Obat Alami LayilaNaila Izzati Mushafa
One By OneMuhyiddin El Febiens
One Day To RememberDjunita
Padamu Wanita IndonesiaAnnisa Yuni Thorika
Pagelaran TerakhirBolok Sitompul
Pahlawan KecilkuErna Hidayanti
Pahlawan SenjaAstrid Septiani Wulandari
Pandangan MayaFitri Nur Faizah
Panggil Aku Pahlawan PenghianatImron Supriyadi
Pantang MenyerahKhoirul Umam
Pedang KehidupanGede Agus Andika Sani
Pelangi Sesudah HujanRahimatus Sania
Peleburan RasaYeni Ayu Wulandari
Pelita Hati yang KerontangKhoirur Rozikin
Pelita HidupkuSuci Lestari
PembuktianTriyana Aidayanthi
PenalunaAnne Widy
PengabdiankuAnnisa Mega
Pengamen JalananErni Ristyanti
Penggemar RahasiaMuhammad Rafid Nadhif Rizqullah
Pengorbanan Cinta SejatiIrene Lie
Penyair dan MusisiDhika Zakaria
PenyesalanJuanti
Penyesalan TerdalamAndias Putri
Penyesalan TerlambatLaila Insyafah
Perbedaan Itu Mampu Menembus Dunia KelamkuBestiani Mustikaningsih
Perbedaan Jadi Tidak BerartiSri Siswati Tahir
Perjuangan Agar Bisa Menghafal PantunGiselle Iona Rachel Tuelah
Perjuangan Hidupku Dalam Menuntut IlmuSupardin
Perjuangan IbuUlfa Nurul Hidayah
Perjuangan RevitaMila Dita Khotimah
Perjuangan Tanpa Pandang BuluSekar Arum Purbarani
Perpisahan AkhirGea Septa
Persahabatan Chintya dan SiscaAbdullah
Persahabatan yang AbadiAnnisa Berliana Dewi
Persembahan Buat Mama (Part 2)Rita Lestari
Persiapkan DirimuAgus Purnamasari
Pertemuan 5 SahabatIsnaifa
Perubah Hidup Pemulung CilikErdin Suharyadi
Pesan Yang KurangNika lusiyana
Pesawat KertasPutri Novitasari
Pianis PesimisDandi Tri Dirgantara
Pirate KingDini Aprilia Purnamasari
PlatinumTara Rahendya Elfrida
Pohon Mangga Mbah KartoRoni Istianto
Pompom Girls Cheerleaders TeamSyahla Varelya Threonizzahra
Positif KecanduanAna Rifqi Jamil
Pribadi Lebih BaikFadillah Amalia
Pulau HamilSiswari
Putri Bulan dan Dewa LautRibka Sepatia
Rahasia Bintang KelasAldi Rahman Untoro
Rahasia Sebuah PeristiwaAhmad Ghulam Azkiya
Rembulan di Kolong LangitNurlaela A. Awalimah
Rencana Allah Pasti IndahArif Syahertian
RenungkanAlfred Pandie
Rintihan LidahSelmi Fiqhi
Roh Penunggu HutanRendy Mahendra
Romansa KehancuranRiky Fernandes
Saat Nisa Mengatakan BisaNur Faisah
Sacrifice of LoveSalsa Hanifa
Sahabat SejatiSarah Aprilia Andini
Sahabat Yang PertamaGiselle Iona Rachel Tuelah
Sajadah Buat EmakR. Marena
Saksi Bisu Pengorbanan GuruChick-A-Dee
Salah SiapaNi Made Eva Yuliantari
Sandiwara CintaAhmad Azwar Avisin Alhaidar
Satirung PesegYuni Maulina
Say No To DrugsCindy Amanda N
Say Nothing Of Sorry and LoveSherly Yulvickhe Sompa
Sebuah AsaSimah Ayu Lestari
Sebuah Jawaban diujung JurangBryan Adams
Sebuah Karma di 2017Kariza Rai Shafira
Sebuah Nama, Sebuah MisteriGatut Putra
Secret (Rahasia)Alif Kurniawan
SedekAH membawa berkAH untuk semuanyAH…. AH… AH… AHAgung Yansusan
Seekor Makhluk Sebuah DesaGuido Gusthi Abadi
Sehari Sebagai PatriotYustina Rena Oktaviana
Sekuntum Bunga KambojaMila Karlina
Selalu Ada JalanYudha Purwanda Azis
Selamat Jalan SahabatNursyamsi Syam
Semangat Juang Anak CacatWahyu Rizky Ramadhan
Semangat Pagi GurukuNurhikmah Hakiki
Semangat RanikaSelviana
Semangat Yang Tak TerkalahkanMuhammad Jaenal
Semua Akan Indah Pada WaktunyaSultan Oka
Semua Karena KauRirih Rakati Rigarimas
Semua Kerena-NyaAnitrie Madyasari
Semua Untuk AyahVivi Alviani
Semut Yang Pindah RumahDevi Yulia Rahmi
Senandung Indah Untuk TiaraRienz Gladies
Senja dan Catatan Tentang KitaYeni Ayu Wulandari
Senja di Tepi PantaiYuli setiawati
Senja Dipadang IlalangDamayanti Childiesh
Senyuman di Langit AwanggaDwi Surya Ariyadi
Sepasang Teratai MudaPuspita Sandra Dewi
Sepeda Kenangan Dari AyahGisca Ulfa Afiatika
Sepeda KumbangDeska Apriadi
Sepenggal LorosaePrabu Awang
Setangkai Bunga di Tebing GunungNuril Agri Famela
Seuntai Kalung Mutiara FatimahNamira Assyifa Prasetio
Si DogolMuhamad Rafael
Si Gadis KecilIndri Triyas Merliana
Si Kakek dan AkuImelda Oktavera
Si PintarAnnida Hasan
Si Siro Anak Musik RockExtrix Mangkepriyanto
Siapa yang Bersabar Pasti Akan BeruntungAnnida Hasan
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 1)Nurul Fitrah Hafid
Sikapku Untuk Bangsaku (Part 2)Nurul Fitrah Hafid
Sisa HarikuJhaka Sena Putra Jala
Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)Aliffiandika
StarAry Qmtonk
Story About Me and FriendsNamira Assyifa Prasetio
Stuck dan StagnanYeva Fadhilah Ashari
Suara Bintang Terdengar Hingga ke JepangSigit Pamungkas
Suara Sang KertasHalimatus Sa'adah
Suara SumbangNada Aisyah
Sunset IndrayantiFa Adzkiya
Sweet Seventeen KelabuAmanah D'penzy
SyukurkuUzmilatul Khoiroh
Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada JalanAnisa Catteleya
Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah PatahAulia Farhah FA
Tak DisangkaDea firmansyah
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 3)Puspa Allamanda
Tak Lekang Oleh Waktu (Part 4)Puspa Allamanda
Tak Seperti Dongeng “Gadis Penjual Korek Api”Selly Miarani
Tak UbahSelmi Fiqhi
Takdir SukriWahyudi Warsaintia
Taman DianPanji Asuhan
Tangan Yang DiatasMultazam
Teater NahkodaRafi Putri
Tekad NayyifFitri Ayu
TemanEdi Warsidi
Tembang KematianMuhammad Adhimas P
TentangTriyana Aidayanthi
Tentangku dan Ratusan OpiniEltio Atsiil
Terima Kasih 10 Tahun LaluHotma Lam Uli Marbun
Terima Kasih SahabatkuRahardian Shandy
Terima KasihkuFarhan Ramadhan
Terimakasih MotivatorkuFitri Melani
Terimakasih RatihWidyadewi Metta
Tetap Semangat Demi Kain KafanArif AlfanZa
Text Me, Please!Annisa Berliana Dewi
The CompetitionPuji Ratnataliasih
The Dark Fire (Part 2) Green Fire Death FireSelmi Fiqhi
The Gift of LoveDwipayana K
The Grondey and The First Experience (Part 2)Selmi Fiqhi
The Journey of LifeYuliyana
The Last Song For MomNadiyah Rahmah
The One to be BlamedS4stika
Tianna Dan Peri Yang DikutukVirtania Altariel
Time to Come a Freedom for PalestinaAghna Asbar
Tong TongDina Az zakie
Tuhan Membawamu KembaliSifandrea
Tujuan Hidup Seorang Gadis KecilAnti Dwi Putri
Tunanetra? Aku Bisa!Silvia Mayningrum
Uang Untuk Operasi IstrikuGaddang Arief
Ujung Jalan SunyiDira W
Untuk SahabatDestini
Untukmu…Firdausi As-Syuja'y
Usaha dan DoakuTuti Febrina Waruwu
Usaha dan Kerja KeraskuAldi Masda
Usaha Membeli LaptopNafa Putri Maharani
Usaha Membuahkan KeberhasilanDevelyne de Meichella
Valerie OliverianaTheresia Okvitawati
Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. AyahLiya Utari
Wanita KertasLuay Zahirul Ginting
Warna-Warni HujanTiara Purnamasari
Wayang IndonesiaSierra Aulia Shabihah
Weekend Bersama Alam PapandayanRusmiyati Suyuti
When The Caterpillar FlyIfarifah
Why Do We Break Up?Charlly Sermatan
Yang Bukan SegalanyaAsri Nur Aisyah
Yang Istimewa Belum Tentu SempurnaJade Elisa Putri
Yang Kau Pinjam Dari GarudaNadira Mufti
Yang Mengikutiku
Yang Tak Kan TerlupakanAmbiwwa Novita
Yang TerbaikRifqi M Rifai
You Are Inspiration in My LifeSierra Aulia Shabihah
ZawiaFairuz Zakyal 'Ibad


LOAD MORE INSPIRATIONS...

© www&mdot;nomor1&mdot;com · [email protected]&mdot;com · terms of use · privacy policy · 54.80.146.251
team developer · pt excenture indonesia · central park podomoro city · jakarta indonesia